Ambil Antrean Pemeriksaan Kesehatan Di FKTP Jadi Mudah Berkat Aplikasi Mobile JKN

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vilda Menoh (28) merupakan peserta JKN yang berasal dari Kota Kupang

Vilda Menoh (28) merupakan peserta JKN yang berasal dari Kota Kupang

“Pelayanan sebagai peserta JKN dengan menggunakan antrean online lebih cepat dan tidak terjadi diskriminatif antara pasien JKN dengan pasien umum. Semuanya tidak ada perbedaan, semua peserta dilayani sama sesuai dengan antrian peserta masing-masing. Untuk biayapun semua sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan sehingga tidak ada lagi biaya yang dibebankan kepada saya, termasuk biaya obat juga tidak pernah ada dibebankan biaya tambahan,” tegas Vilda.

KUPANG, MEDIASI NTT.COM  –  Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin dimudahkan dalam mengakses pelayanan kesehatan dengan hadirnya antrean online yang mudah diaskes oleh peserta Program Jaminan Kesehatan (JKN).

Antrean online bisa digunakan untuk berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKPT) dan fasilitas kesehatan tingkat rujukan guna memudahkan peserta program JKN.

Peserta tidak perlu lagi menunggu lama di rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan. Cukup menggunakan antrean online yang dapat dengan mudah diakses melalui Aplikasi Mobile JKN.

Dengan menggunakan antrean online, peserta dapat mengatur waktu untuk datang ke rumah sakit hanya dengan melihat antrean peserta yang sudah dilayani melalui Aplikasi Mobile JKN. Peserta yang akan berobat dapat datang ketika sudah mau dilayani tanpa harus menunggu lama di rumah sakit.

Vilda Menoh (28) merupakan peserta JKN yang berasal dari Kota Kupang. Vilda sendiri terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Swasta. Ia bekerja sebagai guru di TK Kaisarea Kota Kupang. Vilda saat ini sedang menggunakan antrean online untuk tambal gigi di Poli Gigi Rumah Sakit St. Carolus Borromeus Kupang.

“Dulu sebelum adanya antrean online, proses pendaftaran dilakukan secara manual yang pasti membutuhkan waktu lama di rumah sakit. Saya dulu pernah berobat menggunakan antrian manual, jadi harus datang lebih awal ke rumah sakit untuk ambil antrian. Harus menunggu berjam-jam di rumah sakit agar bisa dilayani untuk berobat,” ungkap Vilda.

Vilda mengungkapkan rasa leganya karena kini lebih mudah berobat dengan memanfaatkan antrean online di Aplikasi Mobile JKN. Ia tidak perlu lagi terburu-buru datang ke rumah sakit, cukup memantau giliran pelayanan melalui aplikasi dan baru berangkat ketika antreannya sudah dekat. Lokasi rumah sakit yang tidak jauh dari sekolah tempatnya mengajar juga membuatnya lebih mudah mengatur waktu berobat tanpa mengganggu kegiatan belajar-mengajar.

Sebelumnya, Vilda juga berobat menggunakan antrean online di FKTP, ia tidak perlu datang pagi-pagi untuk ambil antrian walaupun ia terdaftar di Puskemas yang cukup ramai. Semuanya sudah sangat dimudahkan ketika ia berobat di Puskesmas, dimana rujukan yang diberikan untuk pengobatan gigi ke rumah sakit juga melalui online di Aplikasi Mobile JKN.

Vilda membandingkan dulu antrean manual dan sekarang antrian online jauh berbeda. Dengan adanya antrean online sangatlah memudahkan untuk pengobatan dan pelayanan di rumah sakit. Ia senang dapat berobat dengan mudah dan cepat menggunakan antrean online ini. Vilda merasa lebih nyaman menggunakan antrean online karena bisa langsung lewat handphone.

“Pelayanan sebagai peserta JKN dengan menggunakan antrean online lebih cepat dan tidak terjadi diskriminatif antara pasien JKN dengan pasien umum. Semuanya tidak ada perbedaan, semua peserta dilayani sama sesuai dengan antrian peserta masing-masing. Untuk biayapun semua sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan sehingga tidak ada lagi biaya yang dibebankan kepada saya, termasuk biaya obat juga tidak pernah ada dibebankan biaya tambahan,” tegas Vilda.

Ia menyampaikan harapannya agar seluruh peserta JKN dapat memanfaatkan antrean online untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik di FKTP maupun FKRTL tanpa harus menunggu lama di fasilitas kesehatan. Menurutnya, layanan ini seharusnya semakin memudahkan peserta karena seluruh proses dapat diakses langsung melalui telepon genggam.

“Harapan untuk BPJS Kesehatan teruslah berinovasi guna meningkatkan pelayanan yang lebih baik untuk peserta JKN di seluruh Indonesia,” tutup Vilda. (sw/ok/ade)

 

Berita Terkait

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao
Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol
PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Winston Rondo Prihatin, Bangunan Sekolah Dibiarkan 10 Tahun Tanpa Perbaikan
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:30

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:07

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:34

SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:49

Winston Rondo Prihatin, Bangunan Sekolah Dibiarkan 10 Tahun Tanpa Perbaikan

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:30

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:07