LLKK Undana Jadi Laboratorium Hidup bagi Pelajar Stella Gracia

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO/HO-HUMAS UNDANA -Sebanyak 40 siswa SMP Stella Gracia Kupang melakukan studi lapangan ( field trip ) di laboratorium tersebut untuk mempelajari ekosistem pertanian dan peternakan khas Nusa Tenggara Timur (NTT) di -   Laboratorium Lahan Kering Kepulauan (LLKK) Universitas Nusa Cendana (Undana).

FOTO/HO-HUMAS UNDANA -Sebanyak 40 siswa SMP Stella Gracia Kupang melakukan studi lapangan ( field trip ) di laboratorium tersebut untuk mempelajari ekosistem pertanian dan peternakan khas Nusa Tenggara Timur (NTT) di - Laboratorium Lahan Kering Kepulauan (LLKK) Universitas Nusa Cendana (Undana).

“Sejak diberi amanah memimpin unit ini, fokus saya adalah memastikan laboratorium ini memberikan dampak konkret. Lahan kering bukan sekadar objek riset, tetapi harus menjadi pusat edukasi bagi masyarakat, termasuk siswa sekolah,” ujar Nixon.

MEDIASINTT.COM –   Laboratorium Lahan Kering Kepulauan (LLKK) Universitas Nusa Cendana (Undana) kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat riset akademis, tetapi juga bertransformasi menjadi medium pembelajaran kontekstual bagi generasi muda.

Pada Kamis (30/4/2026), sebanyak 40 siswa SMP Stella Gracia Kupang melakukan studi lapangan ( field trip ) di laboratorium tersebut untuk mempelajari ekosistem pertanian dan peternakan khas Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Undana untuk memperkenalkan karakteristik lahan kering kepada pelajar sejak dini, sekaligus menjadikan fasilitas universitas sebagai ruang belajar alternatif yang relevan dengan kebutuhan lingkungan lokal.

Dalam kegiatan ini, para siswa kelas I hingga III SMP Stella Gracia diajak keluar dari batasan ruang kelas untuk melihat langsung aplikasi ilmu pengetahuan. Mereka mempelajari berbagai teknik pengelolaan lahan kering, mulai dari sistem pengairan, pemupukan organik, hingga pengelolaan pakan ternak dan budidaya perikanan.

Stela Olang, salah satu guru pendamping dari SMP Stella Gracia, menyatakan bahwa pemilihan LLKK Undana didasarkan pada pengelolaan area yang tertata baik serta relevansinya dengan kurikulum sekolah. “Kegiatan rutin tahunan ini sangat penting agar siswa memiliki pengalaman belajar yang nyata. Di sini, mereka bisa berinteraksi langsung dengan objek pembelajarannya, baik itu tanaman maupun ternak,” ungkap Stela.

Kepala UPT Lahan Kering Undana, Nixon Rammang, S.Hut., M.Si., menjelaskan bahwa pengembangan fungsi laboratorium sebagai pusat edukasi publik adalah bentuk nyata dari penerjemahan visi Rektor Undana. Menurutnya, lahan kering adalah penciri sekaligus “jantung” bagi identitas institusi Undana.

“Sejak diberi amanah memimpin unit ini, fokus saya adalah memastikan laboratorium ini memberikan dampak konkret. Lahan kering bukan sekadar objek riset, tetapi harus menjadi pusat edukasi bagi masyarakat, termasuk siswa sekolah,” ujar Nixon.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka tampak aktif berdiskusi dengan tenaga teknis lapangan mengenai cara kerja teknologi pertanian dan mekanisme adaptasi tanaman di wilayah kering.

Merespons tingginya minat lembaga pendidikan, Nixon mengungkapkan bahwa pihak UPT LLKK tengah menyiapkan draf formal kerja sama (MoU dan PKS) dengan sejumlah sekolah di Kota Kupang. Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan program edukasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Ke depan, Undana tidak hanya akan menunggu kunjungan dari sekolah, tetapi juga berencana hadir langsung ke sekolah-sekolah melalui program sosialisasi keunggulan teknologi lahan kering. Program ini nantinya mencakup aspek teknis pertanian, peternakan, hingga potensi pariwisata berbasis lingkungan ( ecotourism ) yang dikelola oleh Undana.

 

Melalui pendekatan pembelajaran luar ruang ini, Undana berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang memiliki kepekaan terhadap potensi daerah, sekaligus mempertegas peran universitas sebagai pionir pengembangan sumber daya manusia di kawasan kepulauan lahan kering. (ade)

Berita Terkait

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao
Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol
PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru
Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:30

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:07

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:34

SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:55

Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:30

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:07