Kabupaten Nagekeo Peringkat Atas NTT Bidang Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokakarya Penuntasan Literasi Berbasis Ekosistem Pendidikan yang melibatkan pemerintah daerah, kementerian, dan mitra pembangunan yang dilaksanakan INOVASI (Inovasi Untuk Anak Sekolah Indonesia) Kemitraan Australia dan Indonesia yang berlangsung di Mbay, Senin.

Lokakarya Penuntasan Literasi Berbasis Ekosistem Pendidikan yang melibatkan pemerintah daerah, kementerian, dan mitra pembangunan yang dilaksanakan INOVASI (Inovasi Untuk Anak Sekolah Indonesia) Kemitraan Australia dan Indonesia yang berlangsung di Mbay, Senin.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan mitra pembangunan terhadap pengembangan literasi di Nagekeo. Kami menyadari bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus diupayakan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal daerah. Hasil lokakarya ini akan segera kami tindak lanjuti melalui langkah-langkah konkret ke depan,” kata Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada.

NAGEKEO, MEDIASINTT.COM – Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, mengungkapkan  hasil rapor pendidikan Nagekeo bertengger di peringkat atas Provinsi NTT dengan status hijau selama tiga tahun berturut-turut yang meliputi literasi, numerasi dan pendidikan karakter.

Hal itu dikatakan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dalam Lokakarya Penuntasan Literasi Berbasis Ekosistem Pendidikan yang melibatkan pemerintah daerah, kementerian, dan mitra pembangunan yang dilaksanakan INOVASI (Inovasi Untuk Anak Sekolah Indonesia) Kemitraan Australia dan Indonesia yang berlangsung di Mbay, Senin.

Bupati Nagekeo Simplisius Donatus mengakui masih terdapat tantangan, terutama menurunnya minat baca akibat terbatasnya ketersediaan buku di sekolah, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), dan perpustakaan daerah.

“Minat baca anak sempat tinggi, tetapi menurun karena koleksi buku yang tersedia sebagian besar sudah pernah dibaca, sementara penambahan koleksi baru masih terbatas,” ujar Bupati Simplisius Donatus

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama para pemangku kepentingan telah menyepakati percepatan pembahasan Perda Literasi dan Perbukuan.

“Regulasi ini penting sebagai payung hukum sekaligus dasar penganggaran. Prosesnya sudah berjalan, meski sempat tertunda karena keterbatasan kuota perda tahun ini. Kami berharap dapat segera disahkan,” tambahnya.

Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Shafar Laga Rema, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.

“DPRD berkomitmen mempercepat pembahasan dan penetapan perda ini. Regulasi ini akan menjadi fondasi hukum sekaligus landasan anggaran bagi penguatan literasi di daerah,” tegasnya.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, yang turut hadir dalam lokakarya, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan hasil kegiatan benar-benar berdampak hingga ke tingkat sekolah dan masyarakat. Upaya ini mencakup pemenuhan fasilitas perpustakaan dan ketersediaan bahan bacaan.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan mitra pembangunan terhadap pengembangan literasi di Nagekeo. Kami menyadari bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus diupayakan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal daerah. Hasil lokakarya ini akan segera kami tindak lanjuti melalui langkah-langkah konkret ke depan,” kata Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada.

Lokakarya ini difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama Program INOVASI (Kemitraan Indonesia–Australia) sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui forum ini, diharapkan lahir rekomendasi dan aksi nyata untuk mempercepat peningkatan literasi siswa sekaligus memperluas akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas dan inklusif. (ben)

 

Berita Terkait

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao
Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol
PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Winston Rondo Prihatin, Bangunan Sekolah Dibiarkan 10 Tahun Tanpa Perbaikan
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:30

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:07

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:34

SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:49

Winston Rondo Prihatin, Bangunan Sekolah Dibiarkan 10 Tahun Tanpa Perbaikan

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:30

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:07