Di Usia Senja, Program JKN Menjadi Penolong Martha

Sabtu, 25 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martha Lopo peserta Jaminan kesehatan nasional (JKN). Foto BPJS Kesehatan.

Martha Lopo peserta Jaminan kesehatan nasional (JKN). Foto BPJS Kesehatan.

“Saya berterimakasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah menyelenggarakan program mulia ini, karena saya sangat merasakan manfaatnya. Semoga program ini terus ada dan dapat dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat dimanapun seperti yang sudah saya rasakan selama ini,” kata Martha Lopo.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – BPJS Kesehatan merupakan badan yang di amanahkan untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan hadirnya Program JKN, memberikan kemudahan akses untuk masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan di seluruh
fasilitas kesehatan.

Sehingga masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN dapat dilayani dengan baik tanpa mereka harus memikirkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatannya. Fokus pada penyembuhan penyakit jika sudah memiliki kartu JKN.

Martha Lopo (70) merupakan salah satu peserta JKN dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau bisa disebut peserta mandiri. Martha yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini sudah cukup lama terdaftar sebagai peserta mandiri. Selama menjadi peserta JKN, ia rutin menggunakan untuk berobat.

Apalagi saat ini di usia senja Martha sangat bergantung dengan JKN untuk pengobatannya jika sakit.

“Saya sudah sering menggunakan kartu JKN untuk berobat, baik itu di puskesmas maupun di rumah sakit. Selama berobat menggunakan JKN tidak ada biaya yang saya keluarkan, semua sudah ter-cover BPJS Kesehatan. Ketika menggunakan kartu JKN yang penting sesuai prosedur dan tinggal merasakan manfaatnya. Saat ini saya rutin untuk kontrol ke rumah sakit karena penyakit darah tinggi, yang saya alami,” ungkap Martha.

Martha pernah dirawat di rumah sakit karena penyakit lambung selama 4 hari. Selama di rumah sakit ia dilayani oleh dokter serta petugas rumah sakit dengan sangat baik. Pelayanan yang diberikan menurutnya sudah sesuai dengan yang ia harapkan.

Bukan hanya itu, dirinya juga diperlakukan sama dengan peserta lain yang ada di rumah sakit tersebut tanpa membeda-bedakan. Selama pengobatan di rumah sakit Martha tidak dikenakan biaya sepersen pun karena ia aktif terdaftar sebagai peserta JKN.

“Saya sudah merasakan langsung manfaat dari program JKN dan puas dengan segala pelayanan yang diberikan di puskesmas maupun di rumah sakit selama ini berobat. Saya bersyukur bisa menjadi salah satu peserta yang ambil bagian dari Program JKN ini. Menurut saya, biaya pengobatan yang telah saya terima selama ini jauh lebih besar dari iuran yang saya bayarkan setiap bulannya. Jadi dengan hanya
mengeluarkan iuran sebesar tiga puluh lima ribu rupiah setiap bulan itu sangatlah kecil, jika dibandingkan dengan manfaat yang saya dapatkan,” ujar Martha.

Dengan manfaat yang ia terima, Martha menyebut jangan pernah merasa rugi menjadi peserta JKN, karena iuran yang kita bayarkan setiap bulan dapat membantu peserta lain yang sedang sakit dan membutuhkan biaya pelayanan ketika harus mengakses fasilitas kesehatan.

“Ketika sakit, peserta sehat yang rutin membayarkan iuran juga dapat membantu untuk biaya pelayanan kesehatan. Jadi program gotong-royong antara peserta yang rutin membayarkan iuran yang akan terus menopang keberlangsung dari Program JKN,” katanya.

Martha berharap Program JKN dapat berkesinambungan dan terus ada kedepannya. Semakin memberikan pelayanan terbaik, memberikan kemudahan kepada peserta dalam pelayanan dan menjadi pelindung bagi peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, agar segera mendaftar karena banyak manfaat. Semua pelayanan yang diberikan dengan menggunakan kartu JKN atau bayar sendiri sama tanpa membeda-bedakan, yang terpenting kita ikuti sesuai alur pelayanan.

“Saya berterimakasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah menyelenggarakan program mulia ini, karena saya sangat merasakan manfaatnya. Semoga program ini terus ada dan dapat dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat dimanapun seperti yang sudah saya rasakan selama ini,” tutup Martha. (gt/is/ade)

Berita Terkait

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers
Ukir Prestasi Gemilang IPDN Serahkan Penghargaan Spesial Bagi Bupati Kupang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:44

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43