“Pembangunan ini bukan sekadar program kerja setelah kami menjabat, melainkan sebuah misi spiritual dan komitmen yang telah dirancang sejak awal,” ungkap Yosef Lede
KUPANG, MEDIASINTT.COM – Langkah bersejarah kembali diukir Pemerintah Kabupaten Kupang dalam pembangunan sektor spiritual dan pariwisata. Pembangunan Patung Kristus Memberkati di Desa Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking, Senin (5/10/2026).
Prosesi tersebut dihadiri langsung Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Kupang Yosef Lede, serta Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki.
Hadir pula jajaran Forkopimda Kabupaten Kupang, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, akademisi, serta masyarakat setempat.
Peletakan batu pertama ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan sebuah ikon spiritual sekaligus destinasi wisata religi baru di Kabupaten Kupang. Kehadiran Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau diharapkan tidak hanya menjadi simbol iman, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Suasana haru dan khidmat terasa sepanjang prosesi. Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dimulainya pembangunan yang menurutnya telah lama dirancang dan menjadi impian bersama.
Yosef menegaskan, pembangunan Patung Kristus Memberkati bukan sekadar program pemerintah setelah dirinya bersama Wakil Bupati menjabat, tetapi merupakan bagian dari misi spiritual dan komitmen yang telah dipersiapkan sejak awal.
“Pembangunan ini bukan sekadar program kerja setelah kami menjabat, melainkan sebuah misi spiritual dan komitmen yang telah dirancang sejak awal,” ungkap Yosef Lede.
Menurut Yosef, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir bersama gereja dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi rakyat sekaligus menjadi bentuk persembahan kepada Tuhan.
“Kami percaya bahwa pemerintah adalah wakil Allah yang berdiri bersama gereja dan masyarakat. Apa yang menjadi hak rakyat dan bagian untuk Tuhan harus kita persembahkan dengan tulus,” tegasnya.
Pembangunan Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau diharapkan menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Kupang yang mampu memperkuat identitas daerah sebagai wilayah yang memiliki potensi wisata religi dan budaya.
Selain memiliki nilai spiritual, pembangunan tersebut juga diharapkan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pertumbuhan aktivitas pariwisata, usaha kecil, jasa, serta sektor pendukung lainnya.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemerintah Kabupaten Kupang bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen mengawal proses pembangunan hingga Patung Kristus Memberkati dapat berdiri dan menjadi simbol berkat, persatuan, serta harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Kupang dan NTT. (ben)













