“Prajurit Yon TP harus siap bertempur dengan kemahiran menembak, bela diri, dan patroli, serta mendukung pembangunan melalui kompi pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi zeni,” kata Sjafrie.
KUPANG,MEDIASINTT.COM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta prajurit yonif teritorial pembangunan (YTP) memiliki kemampuan untuk bertempur sekaligus membangun ekonomi di daerah.
Hal itu dikatakan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat mengunjungi Marshalling Area Yonif TP 929/Meo Matane Mutis di Soe, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, seperti dikutip siaran pers Kementerian Pertahanan (Kemhan), Senin.
“Prajurit Yon TP harus siap bertempur dengan kemahiran menembak, bela diri, dan patroli, serta mendukung pembangunan melalui kompi pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi zeni,” kata Sjafrie.
Menurut Sjafrie, kemampuan itu harus dimiliki para prajurit karena mereka mengemban tugas penting selama di Yon TP.
Salah satu tugasnya yakni menjaga pertahanan wilayah dan memastikan masyarakat di sekitar markas dalam keadaan aman.
Selain itu, prajurit YTP juga memiliki kompi-kompi khusus yang bertugas untuk membangun perekonomian warga seperti membangun dan mengelola perkebunan sayur atau buah.
Hasil dari kebun tersebut bisa dinikmati langsung oleh warga ataupun dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.
Selain itu, YTP juga memiliki kompi untuk membangun infrastruktur desa seperti memperbaiki jalan, jembatan dan ragam fasilitas umum lainnya.
“Karena prajurit yang kuat bukan hanya siap menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir memberi manfaat nyata bagi rakyat,” kata Sjafrie.
Sjafrie berharap dengan adanya kunjungan ini, para prajurit di Yonif TP 929/Meo Matane Mutis semakin semangat memberikan pelayanan terbaik untuk rakyat. (*/ben)











