Ketua KPPS Di NTT Merasakan Manfaat Program JKN-KIS

Senin, 19 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Bastian Donuhulu yang menderita sakit saat sedang menjalankan tugas penyelengara pemilu 2024

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Bastian Donuhulu yang menderita sakit saat sedang menjalankan tugas penyelengara pemilu 2024

“Kami sangat bersyukur dengan menjadi JKN-KIS tidak mengeluarkan uang sedikitpun untuk perawatan selama tiga hari di rumah sakit. Kami sekeluarga sangat merasakan manfaat JKN-KIS karena tidak mengeluarkan uang untuk membeli obat maupun makan selama di rawat di rumah sakit, karena semua ditanggung BPJS Kesehatan,” kata Bastian Donuhulu.

KUPANG MEDIASI NTT.COM – Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Bastian Donuhulu yang menderita sakit saat sedang menjalankan tugas penyelengara pemilu 2024 mengaku merasakan manfaat adanya JKN-KIS saat melakukan perawatan medis di RS Leona Kupang.

“Saya merasakan sekali manfaat JKN-KIS saat menjalani perawatan medis di rumah sakit, karena menderita sakit ketika sedang mempersiapkan kegiatan pemungutan suara pada pemilu 2024, Rabu (14/2/2024) lalu,” kata Bastian Donuhulu saat ditemui di Kupang, Senin.

Bastian Donuhulu selaku Ketua KPPS di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) Kecamatan Oebobo, Kota Kupang mulai merasakan sakit saat sedang mempersiapkan semua logistik pemilu pada 13 Februari 2024.

Pada saat itu kata dia masih sempat menandatangani berbagai dokumen serah terima logistik pemilu seperti surat suara maupun dokumen lainya untuk kegiatan pemungutan suara Presiden dan Wakil Presiden serta pemilu legislatif pada 14 Februari 2024, namun karena kondisi kesehatanya sudah semakin lemah sehingga Bastian Donuhulu meminta pendampingan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk mengambil alih tugas sebagai KPPS.

Ia mengatakan kondisi kesehatanya semakin lemah sehingga memilih ke rumah sakit guna menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Leona Kupang pada 14 Februari 2024, setelah menyiapkan semua dokumen untuk pemungutan suara.

Bastian Donuhulu bersama anggota keluarga menuju UGD RS Leona dan pada saat itu dokter memutuskan agar dirinya harus menjalani perawatan medis di rumah sakit, sehingga selama tiga hari dirawat di ruangan perawatan kelas III.

Menurut dia hanya dengan kartu JKN-KIS peserta mandiri tidak mengeluarkan dana untuk membeli obat maupun makanan dan biaya perawatan selama tiga hari di rumah sakit.

Dia juga merasakan pelayanan kesehatan dilakukan para petugas kesehatan di rumah sakit Leona yang melayani dengan baik selama perawatan.

“Kami sangat bersyukur dengan menjadi JKN-KIS tidak mengeluarkan uang sedikitpun untuk perawatan selama tiga hari di rumah sakit. Kami sekeluarga sangat merasakan manfaat JKN-KIS karena tidak mengeluarkan uang untuk membeli obat maupun makan selama di rawat di rumah sakit, karena semua ditanggung BPJS Kesehatan,” kata Bastian Donuhulu.

Bastian Donuhulu mengaku akan memberikan motivasi kepada warga di wilayahnya untuk ikut dalam program JKN-KIS karena memiliki mafat yang positif untuk kepentingan perlindungan kesehatan saat menderita sakit.

“Kami sangat merasakan manfaat BPJS Kesehatan ini, kami tidak harus mencari uang lagi untuk biaya rumah sakit tetapi karena sudah menjadi peserta JKN-KIS secara otomatis dibebaskan dari biaya perawatan di rumah sakit, saya akan memberikan motivasi kepada warga lainnya agar ikut dalam program JKN-KIS,” kata Bastian Donuhulu.

Menurut dia semangat gotong royong sangat dirasakan dalam program JKN-KIS karena peserta yang sehat bisa membantu peserta JKN-KIS yang sedang menderita sakit dan membutuhkan biaya untuk kebutuhan perawatan.

Dia berharap BPJS Kesehatan Kupang terus melakukan sosialisasi kepada warga tentang manfaat JKN-KIS untuk kesehatan sehingga semakin banyak warga menjadi peserta JKN-KIS. (Ben)

 

Berita Terkait

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang
1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan
Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM
Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap
Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif, Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:26

1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:38

Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:50

DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:16

Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43