Program JKN, Penyemangat Hati Madjid Dalam Menjalani Proses Pemulihan

Selasa, 17 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madjid Abidano (70)  merasakan dampak kehadiran Program JKN ini.

Madjid Abidano (70) merasakan dampak kehadiran Program JKN ini.

“Kemarin saya baru melakukan pemeriksaan lab dan diambil darahnya. Selama menjalani pemeriksaan lab, saya diperlakukan dengan sangat baik oleh dokter dan perawat. Mereka juga sangat ramah dan sabar ketika mengarahkan saya yang sudah cukup kesulitan bergerak. Sudah tiga hari saya dirawat dan teman-teman saya ingin berkunjung, tapi saya bilang tidak perlu karena saya dalam waktu dekat akan sembuh dengan menggunakan BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, saya tidak perlu khawatir dengan biaya pengobatan tapi hanya perlu fokus pada kesehatan saya,” ujar Madjid.

KUPANG MEDIASI NTT.COM  – Kehadiran Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program JKN memastikan bahwa seluruh penduduk Indonesia memperoleh manfaat perlindungan kesehatan dan pemeliharaan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Madjid Abidano (70) juga merasakan dampak kehadiran Program JKN ini.

Sebagai salah satu peserta JKN dan seorang pensiunan, Madjid menceritakan bahwa di usianya yang sudah renta, ia merasa sudah mulai malas minum air. Menurutnya, minum air seringkali terlupakan karena ia mengerjakan aktivitas lainnya di rumah dan sekitarnya. Itulah yang menyebabkan Madjid sakit saluran kencing dan terpaksa dirawat inap di rumah sakit.

“Diagnosis dari dokter itu saya mengalami infeksi saluran kencing yang disebabkan karena dehidrasi. Saya sendiri sudah umur tujuh puluh tahun dan saya rasa kegiatan saya hanya itu-itu saja. Jadi saya tidak merasa bahwa minum air bukanlah suatu kewajiban, tetapi informasi lanjutan dari dokter bahwa syukurnya saya tidak mengidap penyakit prostat,” ungkap Madjid pada Jumat (02/08).

Sejak Madjid masuk dari IGD, kemudian tidak menunggu lama ia sudah di pindahkan ke kamar rawat inap. Ia mengaku sudah sering berobat di Rumah Sakit St Carolus Borromeus. Menurutnya pelayanan dari perawat dan dokter di sana sangat bagus dan memuaskan. Tidak ada perbandingan antara pasien umum maupun pasien BPJS Kesehatan.

“Kemarin saya baru melakukan pemeriksaan lab dan diambil darahnya. Selama menjalani pemeriksaan lab, saya diperlakukan dengan sangat baik oleh dokter dan perawat. Mereka juga sangat ramah dan sabar ketika mengarahkan saya yang sudah cukup kesulitan bergerak. Sudah tiga hari saya dirawat dan teman-teman saya ingin berkunjung, tapi saya bilang tidak perlu karena saya dalam waktu dekat akan sembuh dengan menggunakan BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, saya tidak perlu khawatir dengan biaya pengobatan tapi hanya perlu fokus pada kesehatan saya,” ujar Madjid.

Ia pun berpendapat bahwa Program JKN sangat besar dan nyata manfaatnya karena dirasakan oleh setiap individu. Oleh karena itu, mereka tidak perlu khawatir terhadap biaya pengobatan karena dengan kartu BPJS Kesehatan, pesertanya sudah bisa mendapatkan biaya perawatan yang memuaskan. Menurut Madjid, Program JKN memberikan manfaat nyata dengan memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang adil dan terjangkau terhadap layanan kesehatan berkualitas.

“Dengan adanya Program JKN, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kesehatan tanpa khawatir akan biaya yang tinggi, sehingga mereka dapat mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan tanpa membebani keuangan. Selain itu, program ini juga memberikan perlindungan finansial melalui mekanisme jaminan kesehatan yang dapat mengurangi risiko keuangan akibat biaya pengobatan yang tidak terduga. Dengan kata lain, Program JKN tidak hanya meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan, tetapi juga memberikan kepastian dan perlindungan kepada masyarakat Indonesia dalam menjaga kesehatan mereka,” ujar Madjid.

Sebagai penutup, ia mengharapkan agar Program JKN bisa semakin merata dan lebih bermanfaat bagi masyarakat dalam hal layanan kesehatan yang lebih baik. Karena dengan Program JKN, ia optimis seluruh masyarakat bisa mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai tanpa harus terkendala biaya.

“Mudah-mudahan dengan terlindungi Program JKN, seluruh masyarakat yang sakit bisa berobat ke fasilitas kesehatan tanpa harus terkendala oleh biaya yang tinggi. Program JKN bukan hanya menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan, tetapi juga menghadirkan kemudahan dalam mengelola berbagai aspek yang berkaitan dengan kesehatan mereka,” ujar Madjid (AK/FR)

Berita Terkait

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers
Ukir Prestasi Gemilang IPDN Serahkan Penghargaan Spesial Bagi Bupati Kupang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:44

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43