Kejati NTT Sebut Dugaan Penyuapan Jaksa Di Manggarai Tidak Terbukti

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO MEDIASI NTT.COM/BENKepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Roch Adi Wibowo (tengah).

KETERANGAN FOTO MEDIASI NTT.COM/BENKepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Roch Adi Wibowo (tengah).

“Kami sudah melakukan kelarifikasi terhadap berbagai pihak yang disebut-sebut dalam berita itu ternyata informasi  semua katanya-katanya dan tidak bisa dibuktikan ,”tegas Kejati Roch Adi Wibowo

KUPANG, MEDIASI NTT.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Roch Adi Wibowo mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dilakukan tim pengawas Kejaksaan tidak menemukan adanya bukti  terjadi penyuapan terhadap aparat Kejaksaan Negeri Ruteng dalam kasus  bawang merah yang sempat viral di media social di daerah itu.

“Saya yang pimpin. Berdasarkan  klarifikasi dilakukan tim  dipimpin Asisten Pengawas Kejaksaan Tinggi NTT terhadap berbagai pihak yang disebut-sebut dalam berita yang sempat ramai di media sosial, tidak ditemukan bukti terjadinya penyuapan,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Roch Adi Wibowo di Kupang, Selasa.

Roch Adi Wibowo mengatakan hal itu terkait  hasil pemeriksaan terhadap kasus dugaan pemberian suap terhadp  aparat Kejaksaan Negeri Ruteng dalam kasus pegadaan benih bawang merah TA 2023  yang  tidak cukup bukti dengan adanya penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai.

Kejati NTT mengatakan  penyidik  juga sempat melakukan konfrontir  terhadap berbagai pihak  terkait rekaman yang beredar, namun rekaman itu  hanya menjelaskan percakapan antara si A dan B dan B ke C yang katanya-katanya.

“Kami sudah melakukan kelarifikasi terhadap berbagai pihak yang disebut-sebut dalam berita itu ternyata informasi  semua katanya-katanya dan tidak bisa dibuktikan ,”tegas Kejati Roch Adi Wibowo

Dia mengatakan karena tidak cukup bukti sehingga prosesnya tidak bisa dilanjutkan dan Kejaksaan Tinggi  NTT sudah melaporkan hal itu kepada Jaksa Agung Bidang Pengawasan bahwa kasus dugaan penyuapan tidak terbukti. (ben)

 

Berita Terkait

Anggota DPR-RI Viktor Bungtilu Laikodat Sebut Kabupaten Kupang Kaya Potensi SDA
SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang
1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan
Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM
Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap
Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:19

Anggota DPR-RI Viktor Bungtilu Laikodat Sebut Kabupaten Kupang Kaya Potensi SDA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:26

1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:38

Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:50

DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:30

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:07