Rektor Undana Gagas Mahasiswa Dan Alumni Jadi Motor Penggerak Kewirausahaan Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO/HO-HUMAS UNDANA - Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, bersama jajaran pimpinan universitas saat melakukan audiensi dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (21/2).

KETERANGAN FOTO/HO-HUMAS UNDANA - Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, bersama jajaran pimpinan universitas saat melakukan audiensi dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (21/2).

“Beberapa hal secara akademik perlu diperiksa kembali. Undana diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan dasar tersebut kemudian merumuskan rekomendasi kebijakan yang tepat bagi Pemprov maupun Pemkab,” ujar Gubernur Melki.

KUPANG, MEDIASINTT.C0M- Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale menggagas agar mahasiswa dan alumni di lembaga perguruan tinggi negeri ini sebagai motor penggerak kewirausahaan daerah  melalui penerapan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Gagasan ini disampaikan  Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, bersama jajaran pimpinan universitas saat melakukan audiensi dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (21/2).

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) dan Universitas Nusa Cendana (Undana) menyepakati sinergi strategis untuk mengubah paradigma ekonomi masyarakat dari pola konsumtif menuju produktif.

Salah satu poin krusial yang diinisiasi dalam pertemuan tersebut adalah penerapan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi mahasiswa dan alumni sebagai motor penggerak kewirausahaan daerah.

Gubernur Melki Laka Lena menekankan pentingnya peran Undana sebagai mitra pemerintah dalam memetakan isu aktual, terutama kemiskinan ekstrem dan stunting.

Merujuk pada data BPS, meski kemiskinan di NTT turun dari 19 persen ke 17,5 persen, angka stunting justru menunjukkan peningkatan.

“Beberapa hal secara akademik perlu diperiksa kembali. Undana diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan dasar tersebut kemudian merumuskan rekomendasi kebijakan yang tepat bagi Pemprov maupun Pemkab,” ujar Gubernur Melki.

Gubernur mendorong Undana menjadi proyek percontohan (pilot project) penyaluran KUR di lingkungan akademis. Skema ini bertujuan agar mahasiswa dan alumni dapat mengakses permodalan untuk sektor-sektor produktif tanpa terjerat pinjaman ilegal atau rentenir.

“Undana bisa membantu pengurusan KUR dengan mengidentifikasi sektor produktif yang potensial. Kita ingin ‘KUR masuk kampus’ agar anak muda memiliki akses berwirausaha yang aman dan menjanjikan,” tambah Gubernur Melki.

Merespons hal tersebut, Rektor Undana Prof. Jefri S. Bale menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan program hilirisasi produk peternakan, kelautan, dan pertanian dalam satu sistem pengelolaan. Undana juga berkomitmen memperkuat literasi kewirausahaan di kalangan mahasiswa guna mendukung kemandirian ekonomi.

Pertemuan tersebut juga menyoroti fenomena “penuaan” di sektor agraris akibat keengganan generasi muda bergerak di bidang pertanian dan perikanan. Dekan Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana, Prof. Philiphi de Rozari, menekankan perlunya kampanye kreatif untuk mengembalikan kebanggaan profesi petani di mata Generasi Z.

KETERANGAN FOTO/HO-HUMAS UNDANA - Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, bersama jajaran pimpinan universitas saat melakukan audiensi dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (21/2).
KETERANGAN FOTO/HO-HUMAS UNDANA – Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, bersama jajaran pimpinan universitas saat melakukan audiensi dengan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (21/2).

“Kita harus membangun narasi bahwa menjadi petani adalah pekerjaan mulia yang memberi makan bangsa. Generasi muda yang kreatif harus didorong untuk bangga dengan identitas tersebut, terutama jika didukung dengan sentuhan teknologi dan akses modal yang memadai,” tutur Prof. de Rozari.

Sinergi ini diharapkan segera ditindaklanjuti melalui pembentukan forum bersama antara akademisi, praktisi, dan legislatif guna memastikan setiap riset dan pengabdian masyarakat di Undana dapat memberikan dampak langsung bagi pembangunan inklusif di Nusa Tenggara Timur. (Ade)

Berita Terkait

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru
Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana
Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT
Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:55

Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:42

Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:13

Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:50

Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43