Kementerian Perumahan Sukseskan Pembangunan Rumah Di NTT

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para mahasiswa Undana  mengikuti kegiatan sSosialisasi Pembangunan Program 3 Juta Rumah melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang digelar secara hibrida, Kamis (9/4/2026).

Para mahasiswa Undana mengikuti kegiatan sSosialisasi Pembangunan Program 3 Juta Rumah melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang digelar secara hibrida, Kamis (9/4/2026).

“Potensi perguruan tinggi sangat besar. Undana dan institusi pendidikan lainnya diperkirakan mampu menyumbang ribuan layanan teknis setiap tahun melalui integrasi kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat,” ujar Iryanto.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengandeng mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk mengambil peran strategis sebagai mitra teknis dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah di Provinsi Nusa  Tenggara Timur.

Dalam skema nasional pembangunan rumah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diproyeksikan menerima alokasi 1.000 hingga 2.000 unit perumahan bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Keterlibatan mahasiswa Undana mengemuka dalam Sosialisasi Pembangunan Program 3 Juta Rumah melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang digelar secara hibrida, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi wadah sinergi antara pemerintah pusat, dinas perumahan daerah, pengembang, pelaku UMKM, serta unsur akademisi.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian PKP, Iryanto Sirait, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa mahasiswa dan dosen Undana memiliki potensi besar dalam percepatan penyediaan hunian layak melalui implementasi Klinik Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Mahasiswa dari program studi Teknik Sipil dan Arsitektur dapat berkontribusi langsung melalui skema magang, kerja praktik, Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Secara nasional, kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan puluhan ribu layanan teknis tahunan, mencakup pembenahan sanitasi, penyediaan air bersih, hingga peningkatan kualitas struktur bangunan.

“Potensi perguruan tinggi sangat besar. Undana dan institusi pendidikan lainnya diperkirakan mampu menyumbang ribuan layanan teknis setiap tahun melalui integrasi kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat,” ujar Iryanto.

Di sisi operasional, Direktur Pembangunan Perumahan Perdesaan, Teddy Paul H. Siagian, S.T., M.T., menegaskan bahwa efektivitas program ini sangat bergantung pada aspek legalitas lahan. Kesesuaian tata ruang wilayah dan terpenuhinya aspek spasial menjadi syarat mutlak sebelum konstruksi dimulai. Kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai kunci agar pembangunan rumah tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran secara regulasi.

Sementara itu, Direktur Pembiayaan Perumahan Perkotaan, Buhari Sirait, memaparkan rincian dukungan finansial pemerintah. Pada tahun 2026, target penyaluran dana mencapai Rp29,541 triliun. Angka tersebut ditargetkan mampu menyentuh 6.213 debitur di sisi penyedia (pengembang) dan 60.122 debitur di sisi permintaan (pembeli/individu).

Program ini juga menurut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Nusa Tenggara II Soemin Kase, S.T., M.Si. didesain untuk menghidupkan ekosistem ekonomi lokal. Pemanfaatan dana tidak hanya terbatas pada pembelian rumah, tetapi juga renovasi hunian yang mendukung kegiatan usaha produktif. Sektor pengembang, penyedia jasa konstruksi, hingga pedagang bahan bangunan lokal di NTT diharapkan dapat menangkap peluang dari besarnya anggaran penyediaan tanah dan material.

Sosialisasi yang ditutup dengan diskusi skema KUR bersama BRI dan Bank BTN ini mempertegas posisi Undana sebagai laboratorium hidup. Program 3 Juta Rumah diharapkan menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa Undana untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan solusi konkret atas persoalan hunian di Nusa Tenggara Timur. (ben)

Berita Terkait

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru
Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana
Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT
Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:55

Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:42

Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:13

Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:50

Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43