Nagekeo Jadi Contoh Penguatan Literasi Dan Perbukuan Daerah

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokakarya Penuntasan Literasi Berbasis Ekosistem Pendidikan yang melibatkan pemerintah daerah, kementerian, dan mitra pembangunan.

Lokakarya Penuntasan Literasi Berbasis Ekosistem Pendidikan yang melibatkan pemerintah daerah, kementerian, dan mitra pembangunan.

”Bappenas mendorong integrasi perpustakaan sekolah dan madrasah ke dalam proses pembelajaran,” kata Didik

NAGEKEO,MEDIASINTT.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terus mendorong penguatan ekosistem literasi dan perbukuan di daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menjadi contoh daerah progresif dalam pengembangan literasi.

Saat ini, pemerintah daerah tengah mempercepat pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perbukuan dan Akselerasi Budaya Literasi. Langkah ini bertujuan memastikan gerakan literasi tidak hanya bersifat programatis, tetapi juga memiliki landasan kebijakan dan penganggaran yang kuat serta berkelanjutan.

Inisiatif ini berangkat dari praktik baik yang telah dilakukan di lapangan, termasuk pengembangan lebih dari 100 perpustakaan ramah anak yang berdampak pada peningkatan minat baca siswa. Upaya tersebut diperkuat melalui Lokakarya Penuntasan Literasi Berbasis Ekosistem Pendidikan yang melibatkan pemerintah daerah, kementerian, dan mitra pembangunan.

Lokakarya membahas sejumlah agenda utama, yakni percepatan penyusunan Perda Akselerasi Budaya Literasi dan Perbukuaan, optimalisasi penyediaan dan pemanfaatan buku pendidikan (cetak dan digital) termasuk untuk anak berkebutuhan khusus.

Kepala Pusat Perbukuan (Pusbuk) Kemendikdasmen, Supriyatno, menyampaikan komitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan buku di Nagekeo dengan mengedepankan prinsip perbukuan 3M, yaitu berkualitas, murah, dan merata.

Selain itu, ia menambahkan bahwa sistem penilaian buku akan dibuka untuk publik agar guru, orang tua, dan siswa dapat memilih bahan bacaan yang bermutu secara mandiri.”Kami akan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk membangun ekosistem perbukuan yang sehat, mulai dari penyusunan, penilaian, hingga pengawasan buku,” tegasnya.

Sedangkan agenda pembelajaran praktik pengembangan dan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan madrasah sebagai rujukan dalam penyusunan peta jalan pengembangan perpustakaan sekolah dan madrasah menjadi sorotan Bappenas. Tema ini menegaskan bahwa penuntasan literasi memerlukan sinergi aktif antara pemerintah, sekolah, perpustakaan, komunitas, dan mitra pembangunan.

Direktur Agama, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Bappenas, Didik Darmanto, menekankan pentingnya optimalisasi fungsi perpustakaan.

Ia menjelaskan bahwa literasi tidak hanya mencakup kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami dan menerapkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Ia juga menyampaikan bahwa dari sekitar 220 ribu perpustakaan di Indonesia, sekitar 70 persen berada di sekolah atau madrasah, namun kurang dari 5 persen yang berfungsi optimal.

”Bappenas mendorong integrasi perpustakaan sekolah dan madrasah ke dalam proses pembelajaran,” kata Didik Darmanto dalam kegiatan yang dihadiri Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus dan Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo G..M.Sada. (ben)

 

Berita Terkait

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang
1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan
Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM
Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap
Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif, Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:26

1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:38

Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:50

DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:16

Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43