Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Firdaus Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Firdaus Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Dugaan Miring kerap menerpa jejak digitalnya. Namun, di bawah karpet koalisi, ia memegang semua kunci orkestrasi politik nasional.

Oleh: Firdaus

Pintu gerbang rumah besar itu selalu riuh, tetapi segalanya tunduk pada satu ketukan dirigen. Ketika obrolan di kedai kopi mulai beralih pada desas-desus “geliat bayang-bayang sang mantan”, sebuah pertanyaan besar menyergap meja diskusi: “Mengapa harus Don Dasco menjadi Mendagri?”.

Seorang kawan lama, dengan dahi berkerut, buru-buru menyodorkan telepon genggamnya, meminta rekam jejak digital sang tokoh diperiksa ulang.

Tuduhan yang beredar di jagat maya memang riuh, mirip riak opini tanpa hulu. Di panggung politik, tudingan yang sumir acap kali menguap bagai embun pagi—seperti riuh rendah tuduhan Amien Rais kepada Tedy yang lelap ditelan waktu.

Namun, dalam hukum politik rimba Jakarta, desas-desus bukan sekadar isapan jempol. Rumor adalah bahasa sandi dari pergeseran lempeng kekuasaan.

Di balik dinding kokoh Partai Gerindra, pria bernama lengkap Sufmi Dasco Ahmad ini bukan sekadar Ketua Harian.

Di kalangan internal, ia adalah “Don” yang kerap di indikasikan tokoh yang mengendalikan mesin politik. Dan dikalangan aktivis Pers dan Intelejen Don juga dikenal dengan julukan Ketua Umum DPR.

Dari analisis sumber lingkaran dalam membisikkan satu skenario ekstrem: jika badai politik berembus dan Presiden Prabowo Subianto mangkat, Dasco adalah sosok paling logis yang bakal berdiri di palang pintu kekuasaan untuk mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Artinya, untuk Wapres saja Don Dasco pantas, apalagi hanya Mendagri. Seandainya usia Prabowo melampaui pemilu 2029, Don Dasco pula yang mampu mengorkestrasi kemenangan Prabowo Gibran Jilid dua.

Sebagai parameter, kekuatan tersembunyi Don ini tidak tumbuh dari ruang hampa. Gurita pengaruhnya menancap dalam di berbagai sektor sektor krusial:

Pertama, dari aspek hukum; Sebagai mantan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan alumnus Komisi III, ia karib dengan para petinggi aparat penegak hukum.

Kedua, struktur partai; Sebagai ketua harian, jaringan instruksinya tegak lurus dari DPP hingga pengurus ranting di daerah.

Ketiga, Jaringan aktivis; Don piawai merangkul jaringan aktivis lintas generasi dan gerakan buruh untuk meredam riak demonstrasi di jalanan.

Keempat, sektor korporasi; dalam korporasi, pengaruhnya menyusup halus dalam penataan pos strategis di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kelima, Wakil Ketua DPR; Posisinya di kursi pimpinan DPR, ia dengan mudah mengamankan serta memuluskan seluruh kebijakan strategis istana.

Keenam, media massa; Hubungan persuasif Don dengan para pemred, selain itu Don juga secara struktural menempatkan Dewas LPP dan komisaris BUMN di organisasi wartawan, memastikan narasi politiknya kerap mendapat panggung yang teduh di mata pers.

Ketujuh, Bisnis; Dengan latar belakangnya sebagai mantan direktur berbagai perusahaan keamanan dan firma hukum memberinya pasokan logistik yang kokoh untuk menggerakkan roda taktis koalisi.

Kedelapan, kaderisasi; Dengan berbagai sumberdaya, Don mampu mengorkestrasi kader muda dilingkar Hambalang yang disiapkan Presiden untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Kelompok muda yang poluler dengan Sebutan Satria Jedi yang kemudian bermetamorfosis dengan Boys Hambalang ini, merupakan jangkar utama Don didalam mengorkestrasi agenda Presiden untuk berhubungan dengan berbagai kelompok.

Kesembilan, tidak pernah menjadi tersangka; Hingga saat ini, dugaan miring dalam jejak digitalnya Don Dasco belum pernah terbukti secara hukum. Tanpa ketukan palu hakim, “Don Kancil” dari Senayan ini tetap melenggang bebas, mengantongi semua kunci orkestrasi republik di sakunya.

(Penulis adalah Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia – SMSI)

Berita Terkait

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang
1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan
Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM
Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap
Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif, Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:26

1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:38

Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:50

DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:16

Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap

Sabtu, 26 September 2026 - 08:13

Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43