282 Juta Pendudukan Indonesia Ikut Program JKN

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis.

“Program JKN bukan sekadar memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya SDM Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Ketika masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani biaya yang besar, mereka dapat terus berkarya, meningkatkan produktivitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujar Pujo.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menyebutkan  282,7 juta jiwa atau 98,62 persen dari total penduduk Indonesia sudah mengikuti Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN ).

Hal itu dikatakan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban BPJS Kesehatan kepada publik sekaligus wujud keterbukaan informasi atas pengelolaan Program JKN sepanjang tahun 2025.

“Program JKN bukan sekadar memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya SDM Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Ketika masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani biaya yang besar, mereka dapat terus berkarya, meningkatkan produktivitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujar Pujo.

Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Memasuki lebih dari satu dekade penyelenggaraannya, Program JKN tidak hanya berhasil memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan program melalui tata kelola yang baik, kondisi keuangan yang sehat, serta inovasi layanan yang semakin mudah dijangkau masyarakat.

Ia mengatakan hingga 31 Desember 2025, jumlah peserta Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen dari total penduduk Indonesia.

Menurut dia besarnya cakupan kepesertaan tersebut diikuti dengan tingginya pemanfaatan layanan kesehatan. Sepanjang tahun 2025, Program JKN mencatat lebih dari 725,3 juta pemanfaatan layanan kesehatan, atau lebih dari 1,9 juta pemanfaatan layanan setiap hari.

“Angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Program JKN, sekaligus menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang berkualitas semakin mudah diakses oleh peserta di seluruh Indonesia. Selain itu, BPJS Kesehatan secara konsisten memperkuat transformasi digital melalui berbagai kanal layanan,” kata Pujo.

BPJS Kesehatan terus melakukan beragam inovasi  dalam pelayanan JKN, seperti melalui Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165, serta Care Center 165. Kemudahan akses tersebut turut diperkuat melalui perluasan jejaring fasilitas kesehatan dengan 23.770 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Selain itu juga telah didukung  3.194 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), dan 6.190 fasilitas kesehatan penunjang yang tersebar di seluruh Indonesia yang telah menjadi mitra BPJS Kesehatan.

Pujo menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan Program JKN juga ditopang oleh pengelolaan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan yang sehat dan akuntabel.

Hingga akhir tahun 2025, aset bersih DJS Kesehatan tercatat sebesar Rp30,04 triliun, yang mampu memenuhi estimasi pembayaran klaim selama 1,88 bulan, sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, hasil investasi Dana Jaminan Sosial Kesehatan mencapai Rp3,94 triliun, mencerminkan pengelolaan dana yang dilakukan secara hati-hati dan berorientasi pada keberlanjutan program.

“Komitmen tersebut juga tercermin dari berbagai capaian tata kelola organisasi. Pada tahun buku 2025, BPJS Kesehatan kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) dari Kantor Akuntan Publik untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, atau 34 kali sejak PT Askes (Persero),” kata Pujo.

BPJS Kesehatan juga  mencatat skor 97,67 pada penilaian tata kelola organisasi, skor 4,01 pada maturitas Governance, Risk and Compliance (GRC), skor 685 pada Baldrige Excellence Framework (BEF), serta skor 80,48 dalam Survei Penilaian Integritas yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  (ben)

Berita Terkait

PJKR UKAW Bantai Fakultas Hukum Tiga Set Pembukaan SMSI CUP I 2026
Gereja GMIT Narwastu Noelbaki Gelar Penyambutan Pendeta Baru
Pendidikan Tinggi Pariwisata Segera Di Bangun Di Pulau Sumba
Undana Turunkan Tim Survei Masalah Kemiskinan Di Sumba Tengah
Berkat Program JKN, Febrina Bisa Berobat Dengan Nyaman Dan Mudah
Kejaksaan Negeri Sumba Barat Geledah Kantor PD Lawadi Sumba Barat Daya
Ingga Vistara: Kompetensi Literasi dan Numerasi Rendah Bukan Isu Dasar
Rektor Unika Weetebula Sebut Praktisi Mengajar Bagi Mahasiswa Sangat Tepat

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:39

PJKR UKAW Bantai Fakultas Hukum Tiga Set Pembukaan SMSI CUP I 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:01

Gereja GMIT Narwastu Noelbaki Gelar Penyambutan Pendeta Baru

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:42

282 Juta Pendudukan Indonesia Ikut Program JKN

Kamis, 16 April 2026 - 00:43

Pendidikan Tinggi Pariwisata Segera Di Bangun Di Pulau Sumba

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:20

Undana Turunkan Tim Survei Masalah Kemiskinan Di Sumba Tengah

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bantu 200 Ekor Ayam Petelur Bagi Jemaat Bolatena, Rote Ndao

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:45

Pulau Timor

Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT

Senin, 5 Okt 2026 - 20:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Dan IFTK Ledalero Bangun Mitra Kerjasama Pendidikan

Senin, 5 Okt 2026 - 01:21

Undana siapkan fasilitas pendidikan darurat di lokasi bencana gempa bumi di Pulau Flores.

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Siapkan Fasilitas Pendidikan Darurat Bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 2 Sep 2026 - 08:20

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Wakil Rektor Undana : Pemilihan Dekan FST Berlangsung Riang Gembira

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:13

Pulau Flores

Undana Dan IFTK Ledalero Tindak Lanjuti Penguatan Kemitraan

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:54

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Dr Jacob M. Ratu Terpilih Sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:40

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Bank NTT Dan Fetomone Melengang Ke Final SMSI Cup 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 21:08