Tim Pakar ITB Perkuat Pendampingan Program Studi Seni Di Undana

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG,MEDIASINTT.COM – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) menyelenggarakan Pendampingan dan Akselerasi Kurikulum bersama tim pakar Institut Teknologi Bandung (ITB) di Aula FKIP Undana, Kupang, pada Kamis (27/8/2026).

Langkah strategis ini ditempuh untuk mentransformasi serta merestrukturisasi kurikulum dua program studi, yakni Prodi Seni Pertunjukan dan Prodi Tenun Ikat, berbasis keunggulan budaya lokal Nusa Tenggara Timur agar mampu merespons perkembangan industri kreatif nasional serta mempercepat karir lulusan.

Kegiatan ini menghadirkan dua pakar dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB, Dr. Dona Saphiranti, M.T. dan Dr. Intan Rizky Mutiaz, M.Ds. Kehadiran tim pakar disambut oleh Dekan FKIP Undana Prof. Dr. Melkisedek Taneo, M.Si., didampingi para Wakil Dekan, Koordinator Prodi, serta jajaran dosen dan tim pengembang kurikulum FKIP Undana.

Pendampingan kurikulum ini berfokus pada penguatan kapasitas akademik serta integrasi teknologi digital di kedua program studi seni.

Pada sektor vokasi Tenun Ikat, pakar ITB Dr. Intan Rizky Mutiaz merekomendasikan rekonstruksi program studi dari jenjang Diploma Tiga (D3) menjadi Diploma Empat (D4) Sarjana Terapan atau melakukan penyesuaian ke arah desain industri kreatif. Skema D4 tersebut dinilai memberi keleluasaan bagi mahasiswa untuk menguasai kompetensi creative planner, kepemimpinan desain, hingga peramalan tren pasar (trend forecasting).

Guna menjembatani karya etnis Nusa Tenggara Timur dengan selera generasi muda dan pasar digital global, tim pakar ITB mendorong penerapan metode pembelajaran modern, mulai dari penggunaan mood board, eksperimentasi motif, hingga pemanfaatan perangkat lunak desain 3D seperti CLO 3D untuk kriya tenun dan produksi multimedia pertunjukan.

Sementara itu, pengembangan kurikulum Prodi Seni Pertunjukan—yang mencakup rumpun musik, tari, dan etnomusikologi—diarahkan pada kolaborasi multidisiplin antara etnografi musik, koreografi tari etnis, serta tata kelola acara (event management). Melalui skema studio seni terapan dan ruang pertunjukan terbuka, mahasiswa didorong untuk menciptakan karya yang responsif terhadap isu lingkungan, pariwisata daerah, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Dalam aspek teknis kriya, pembahasan kurikulum Tenun Ikat mencakup perumusan Standard Operational Procedure (SOP) pengolahan bahan tenun tangan (hand-woven treatment) agar ramah terhadap pemotongan pola fashion modern, sekaligus menyusun Standar Kompetensi Kerja (SKK) yang diintegrasikan ke dalam mata kuliah praktikum.

Di sisi lain, kemitraan akademik ini turut membuka peluang kerja sama program mobilitas mahasiswa 3+1+1, pertukaran dosen, dan riset terapan bersama. Pimpinan FKIP Undana dan ITB juga menjalin kesepakatan untuk memperkuat komunikasi strategis dengan pemerintah daerah se-NTT, Kementerian Kebudayaan, serta LPDP guna memfasilitasi dukungan beasiswa khusus bagi mahasiswa seni.

“Kehadiran Tim Pakar ITB di Kampus Undana merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta pengembangan karya seni di NTT. Melalui pendampingan kurikulum ini, kami berharap Prodi Seni Pertunjukan dan Prodi Tenun Ikat melahirkan lulusan unggul yang berakar kuat pada kearifan lokal,” ujar Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Melkisedek Taneo, M.Si.

“Prodi Tenun Ikat di Undana memiliki keunikan khas yang tidak dimiliki perguruan tinggi lain di Indonesia. Namun, tantangannya adalah bagaimana mengemas kurikulum idealis ini agar kekinian dan menarik. Kami mendorong penguatan nilai tambah melalui pendekatan desain, digital marketing, hingga pemanfaatan perangkat lunak 3D tanpa menghilangkan identitas tradisional NTT,” kata Pakar FSRD ITB, Dr. Intan Rizky Mutiaz, M.Ds.

Melalui akselerasi kurikulum berbasis kemitraan bersama ITB ini, Undana optimistis Prodi Seni Pertunjukan dan Prodi Tenun Ikat dapat berkembang menjadi pusat keunggulan (Center of Excellence) pendidikan seni dan budaya etnis yang adaptif, mandiri, serta berdaya saing di kawasan Indonesia Timur.

Pembaruan kurikulum seni dan kriya FKIP Undana menjawab kegelisahan stagnasi pendidikan berbasis tradisi di Nusa Tenggara Timur. Keterbatasan pada skema vokasi konvensional dan ketiadaan integrasi teknologi digital selama ini membuat hasil karya etnis NTT sulit menembus pasar komersial berskala luas.

Melalui restrukturisasi ke jenjang D4 Sarjana Terapan dan pengadopsian teknologi desain digital hasil kolaborasi bersama pakar ITB, hambatan relevansi industri tersebut kini berhasil dipangkas. Mahasiswa tidak hanya dibekali keahlian melestarikan tradisi, tetapi juga dibekali kemampuan membaca tren pasar global serta mengelola seni pertunjukan secara profesional, menjadikan kebudayaan NTT sebagai motor penggerak ekonomi kreatif baru.  (ben)

 

Berita Terkait

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru
Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana
Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT
Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:55

Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:42

Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:13

Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:50

Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43