Gerindra Usul Pangkas Dana Perjalanan Dinas Anggota DPRD NTT

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi NTT  Muhammad Supriyadin Pua Rake

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi NTT Muhammad Supriyadin Pua Rake

“Bagi kami, persoalannya bukan sekadar menghitung berapa kali anggota DPRD boleh bepergian.Ini soal keberanian DPRD melakukan koreksi terhadap dirinya sendiri,” kata Muhammad Supriyadin Pua Rake,

KUPANG,MEDIASINTT.COM – Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi NTT mengusulkan dilakukan pembatasan perjalanan dinas luar daerah bagi  pimpinan dan anggota DPRD maksimal tiga kali dalam satu tahun sebagai upaya penghematan keuangan daerah.

“Bagi kami, persoalannya bukan sekadar menghitung berapa kali anggota DPRD boleh bepergian.Ini soal keberanian DPRD melakukan koreksi terhadap dirinya sendiri,” kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi NTT, Muhammad Supriyadin Pua Rake, Senin.

Menurut dia NTT sedang menghadapi tekanan fiskal yang berat dan pada saat yang sama, rakyat di provinsi berbasis kepulauan ini sedang  membutuhkan anggaran untuk pendidikan, kesehatan, penanganan bencana, infrastruktur dasar, perlindungan sosial dan berbagai pelayanan publik lainnya.

Dalam situasi seperti ini, kata dia  DPRD tidak boleh hanya meminta pemerintah melakukan efisiensi sementara lembaga DPRD sendiri tidak mau berhemat.

Karena itu Fraksi Gerindra mengusulkan beberapa perubahan.

Pertama, perjalanan dinas luar NTT dibatasi maksimal tiga kali setahun dan hanya dilakukan untuk kepentingan yang benar-benar strategis, memiliki tujuan serta hasil yang jelas, dan tidak dapat diselesaikan melalui komunikasi daring.

Kedua, hentikan budaya studi banding, konsultasi dan kunjungan kerja yang tidak menghasilkan manfaat konkret bagi rakyat. Teknologi memungkinkan banyak koordinasi dengan kementerian dan lembaga dilakukan melalui Zoom atau video conference. Jangan membeli tiket pesawat untuk sesuatu yang sebenarnya dapat diselesaikan dari Kupang.

Ketiga, penghematan jangan berhenti pada perjalanan dinas. Kegiatan seremonial, rapat di luar kantor, seminar, percetakan, konsumsi dan berbagai belanja pendukung DPRD yang tidak mendesak juga harus dievaluasi.

Keempat, setiap rupiah yang berhasil dihemat harus dapat ditelusuri dan diarahkan kembali kepada kebutuhan rakyat. Jangan sampai perjalanan dinas dipotong, tetapi anggarannya hanya berpindah ke pos belanja birokrasi lainnya.

Kami ingin penghematan itu terlihat hasilnya: membantu sekolah yang kekurangan fasilitas, memperkuat pelayanan kesehatan, membantu masyarakat terdampak bencana, melindungi kelompok rentan dan membiayai pelayanan dasar yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Kelima, fungsi DPRD harus dikembalikan ke substansinya: legislasi, anggaran dan pengawasan. Ukuran produktivitas anggota DPRD bukan berapa kali melakukan perjalanan dinas, tetapi berapa banyak persoalan rakyat yang berhasil diperjuangkan dan diselesaikan.

Kami juga mengusulkan agar penggunaan anggaran perjalanan dinas DPRD semakin transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Gerindra tidak sedang mengatakan bahwa seluruh perjalanan dinas itu buruk. Ada perjalanan yang memang diperlukan untuk memperjuangkan kepentingan NTT kepada pemerintah pusat. Yang harus kita hentikan adalah perjalanan tanpa urgensi, tanpa hasil yang terukur dan sekadar menghabiskan anggaran.

Karena itu, usulan ini sekaligus merupakan ajakan kepada seluruh fraksi dan pimpinan DPRD NTT untuk melakukan pembenahan bersama.

Kita tidak punya legitimasi moral meminta rakyat hidup hemat apabila lembaga politiknya sendiri tidak berani berhemat.

Dalam situasi fiskal yang sulit, politik anggaran harus kembali kepada prinsip paling sederhana:

yang bisa dihemat, kita hemat; yang tidak mendesak, kita tunda; dan uang rakyat harus sebesar-besarnya kembali untuk kepentingan rakyat. (Ben)

Berita Terkait

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang
1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan
Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM
Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap
Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif, Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:26

1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:38

Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:50

DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:16

Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:34

Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata

Winston Rondo Prihatin, Bangunan Sekolah Dibiarkan 10 Tahun Tanpa Perbaikan

Kamis, 22 Okt 2026 - 05:49