“Hari ini saya mau sampaikan bahwa kita mungkin mulai dengan menata kembali UKM-UKM yang telah ada, serta memikirkan apakah kita perlu melengkapi beberapa hal yang diperlukan ataupun direvitalisasi,” ujar Dr. Rudi.
KUPANG,MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar rapat koordinasi dan penataan kelembagaan lintas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Ruang Rapat Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Gedung ICT Centre Undana, Kupang, Rabu (16/9/2026).
Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Rudi Rohi, S.H., M.Si., serta dihadiri para pembina UKM dari bidang kesehatan, kehumasan, olahraga, seni dan budaya, kerohanian, pencinta alam, hingga pramuka. Langkah revitalisasi dan konsolidasi organisasi ini ditujukan untuk mengevaluasi agenda kerja kegiatan rutin dan menyukseskan perhelatan Pontuak Festival 2026, sekaligus menjembatani produksi pengetahuan (knowledge production) dengan kontribusi nyata mahasiswa yang berdampak luas bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Dr. Rudi Rohi menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pembina dan menegaskan komitmen pimpinan universitas untuk menata serta merevitalisasi keberadaan UKM di lingkungan Undana.
“Hari ini saya mau sampaikan bahwa kita mungkin mulai dengan menata kembali UKM-UKM yang telah ada, serta memikirkan apakah kita perlu melengkapi beberapa hal yang diperlukan ataupun direvitalisasi,” ujar Dr. Rudi.
Selain pembenahan internal kelembagaan, koordinasi ini mewajibkan setiap UKM menyusun program kerja baik yang bersifat tahunan maupun kegiatan rutin. Langkah tersebut sekaligus menjadi tumpuan untuk menyukseskan Pontuak Festival 2026 yang akan menghadirkan rangkaian kegiatan akademik, olahraga, seni, pengembangan soft skill, hingga Student Expo.
Dr. Rudi mengarahkan setiap bidang pembinaan untuk memperkuat peran spesifiknya. Bidang kesehatan diarahkan terhubung dengan Unit Layanan Terpadu (ULT) dan peka terhadap kondisi psikologis institusi, bidang kehumasan memperkuat pers kampus dan media sosial, sementara bidang kerohanian bertugas menjembatani aspek intelektual dan spiritual. Di sisi lain, bidang olahraga, seni, dan budaya difokuskan pada pengembangan talenta, sedangkan kepramukaan serta pencinta alam mengemban misi menjaga kepedulian lingkungan.
“Apapun yang kita lakukan, kita harus mampu menjembatani knowledge production, kerja mahasiswa, alumni, dan mitra. Kita jangan sekedar menyelenggarakan event, tapi harus bisa menjadi pusat pendidikan olahraga maupun seni,” tambah Dr. Rudi.
Melalui konsolidasi ini, Undana berkomitmen menjadikan seluruh UKM sebagai motor penggerak kemajuan mahasiswa. Keberadaan wadah kemahasiswaan ini diharapkan tidak hanya mendorong capaian prestasi dan potensi internal, tetapi juga mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat luas. (sel)











