Pemda Papua Barat Fasilitasi Pemulangan 18 Jenasah Warga NTT

Kamis, 14 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenasah para korban lakalantas di Manokwari, Papua Barat setelah dievakuasi tim Sar.

Jenasah para korban lakalantas di Manokwari, Papua Barat setelah dievakuasi tim Sar.

“Pemerintah Papua Barat menyatakan turut berduka cita atas peristiwa ini. Kami siap memfasilitasi pemulangan jenasah ke daerahnya di NTT,” tegas Domiggus

Manokwari, MediasiNTT.Com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menegaskan Pemerintah Papua Barat memfasilitasi pemulangan 18 jenasah korban kecelakaan maut ke daerahnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penegasan itu disampaikan Dominggus Mandacan saat melayat para korban kecelakaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari, Rabu (13/4).

“Pemerintah Papua Barat menyatakan turut berduka cita atas peristiwa ini. Kami siap memfasilitasi pemulangan jenasah ke daerahnya di NTT,” tegas Domiggus yang turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan, Direktur RSUD Manokwari, dr. Alwan Rumusan dan Ketua Persatuan Flobamora, Papua Barat, Clinton Tallo.

Pemerintah Provinsi Papua Barat juga menangung seluruh biaya perawatan bagi korban lakalantas yang masih dalam perawatan medis.

Ia mengatakan kasus kecelakaan maut yang merengut 18 orang korban asal NTT itu merupakan kecelakaan lalulintas yang fatal terjadi di Papua Barat karena merenggut banyak korban jiwa.

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Trans Manokwari- Pegunungan Arfak, Rabu dini hari, akibat rem truk blong, menyebabkan 18 orang penumpangnya meninggal dunia, di antaranya 13 orang tewas seketika.

Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Pol. Raydian Kokrosono melalui Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi mengatakan bahwa kecelakaan maut tersebut berawal dari pengemudi truk dengan nomor polisi PB 8374 MC yg mengangkut 29 orang, melintas di jalan trans tersebut sekitar pukul 03.00 WIT dari Kabupaten Pegunungan Arfak menuju Manokwari.

Saat melintas di TKP turunan kilometer 10 Manyambo, truk diduga mengalami rem blong yang mengakibatkan kendaraan oleng dan menabrak tebing sebelah kiri.

Menurut dia, dalam kejadian tersebut sebanyak 18 orang meninggal dunia. Sebanyak 13 orang di antaranya meninggal dunia di TKP saat kejadian dan lima orang lainnya meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit.

“Korban lainnya yang mengalami luka berat maupun luka ringan masih menjalani perawatan di rumah sakit Manokwari,” ujarnya.(ria/ant)

 

Berita Terkait

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang
1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan
Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM
Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap
Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif, Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:26

1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:38

Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:50

DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:16

Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:34

Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata

Winston Rondo Prihatin, Bangunan Sekolah Dibiarkan 10 Tahun Tanpa Perbaikan

Kamis, 22 Okt 2026 - 05:49