Guru di Manggarai Timur Diminta Melek Teknologi

Kamis, 25 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus saat memimpin Hari Guru Nasional 2021 di Borong.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus saat memimpin Hari Guru Nasional 2021 di Borong.

“Saya minta kepada pengurus PGRI untuk mendata semua guru yang ada di Manggarai Timur baik guru negeri maupun guru swasta. Tidak boleh ada guru yang tidak terdata atau terlewatkan,” kata Jaghur Stefanus.

Borong, MediasiNTT.Com – Wakil Bupati Manggarai Timur Jaghur Stefanus mengajak para guru untuk mampu beradaptasi di era society 5.0 dan melek teknologi dalam melakukan pekerjaan di dunia pendidikan.

“Kita sudah berada di era society 5.0, masa dimana teknologi adalah bagian dari kehidupan manusia. Jangan sampai teknologi yang menguasai kita, tapi kita (manusia) yang harus memegang kendali,” kata Wabup Jaghur di Borong, Kamis.

Jaghur Stefanus mengatakan hal itu saat memimpin upacara bendera memperingati Hari Guru Nasional dan ulang tahun ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kabupaten Manggarai Timur di lapangan SMPN 1 Borong, Manggarai Timur.

Wabup Jaghur menekankan pentingnya para guru untuk mempersiapkan diri dan beradaptasi dengan era society 5.0 karena teknologi akan membantu proses belajar mengajar dan membimbing anak didik untuk berinteraksi secara daring.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Jaghur Stefanus saat memimpin Hari Guru Nasional 2021 di Borong.

Dia mengatakan ketidakmampuan menguasai dan memanfaatkan teknologi secara positif akan menyebabkan banyak pihak terjebak pada hal negatif, semisal hoaks.

Era society 5.0, kata dia, bertujuan untuk mengintegrasikan ruang maya dan ruang fisik; membuat hidup lebih mudah. Penguasaan teknologi secara cerdas akan menjaga keseimbangan dan membantu penyelesaian banyak masalah, termasuk masalah pendidikan.

Selanjutnya Wabup Jaghur menekankan pendataan para guru oleh PGRI. Menurutnya, PGRI sangat dibutuhkan untuk membantu dan memfasilitasi penyelesaian berbagai permasalahan para guru, baik yang terkait kelembagaan maupun personal.

“Saya minta kepada pengurus PGRI untuk mendata semua guru yang ada di Manggarai Timur baik guru negeri maupun guru swasta. Tidak boleh ada guru yang tidak terdata atau terlewatkan,” tegas dia.

Pada kesempatan tersebut Wabup Jaghur juga meminta agar penerapan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan ketat, khususnya saat melakukan pembelajaran tatap muka.(ade)

Berita Terkait

Undana Dan IFTK Ledalero Tindak Lanjuti Penguatan Kemitraan
Anggota Polda NTT Pulihkan Mental Anak-Anak Penyintas Gempa Flores
Mahasiswa Undana dan Polres Manggarai Timur Lakukan Pendampingan Psikologi Korban Gempa
Jalur Laut Jadi Tumpuan, Kepolisian Distribusi 100 Ton Bantuan Ke Pulau Pemana
Rektor Undana Ikut Bersama Mendiktisaintek Pantau Dampak Gempa Di Pulau Flores
Wali Kota Kupang Pimpin Pengiriman Logistik Untuk Koban Bencana Gempa Flores
Peduli Bencana Gempa Flores , Undana Kirim Tim Relawan Ke Daerah Terdampak
BPJS Kesehatan Kupang Distribusi Bantuan Bagi Korban Gempa Flores

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:54

Undana Dan IFTK Ledalero Tindak Lanjuti Penguatan Kemitraan

Jumat, 4 September 2026 - 16:33

Anggota Polda NTT Pulihkan Mental Anak-Anak Penyintas Gempa Flores

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:06

Mahasiswa Undana dan Polres Manggarai Timur Lakukan Pendampingan Psikologi Korban Gempa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:31

Jalur Laut Jadi Tumpuan, Kepolisian Distribusi 100 Ton Bantuan Ke Pulau Pemana

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:44

Rektor Undana Ikut Bersama Mendiktisaintek Pantau Dampak Gempa Di Pulau Flores

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43