Pulau Semau Segera Mengantongi Sertifikatg Bebas Dari Brucellosis

Jumat, 11 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLT Sekda Kabupaten Kupang Novita Foenay (kedua dari kiri) saat memimpin rapat evaluasi pembebasan brucellosis di Pulau Semau. Foto Prompim serta Kabupaten Kupang.

PLT Sekda Kabupaten Kupang Novita Foenay (kedua dari kiri) saat memimpin rapat evaluasi pembebasan brucellosis di Pulau Semau. Foto Prompim serta Kabupaten Kupang.

“Pemerintah Kabupaten Kupang berterima kasih atas kontribusi semua pihak khususnya Tim dari Balai Besar Veteriner Denpasar selama berkerja di Pulau Semau atas dedikasi waktu dan tenaga guna menghasilkan justifikasi secara epidemiologis dan historis Semau Bebas Brucellosis,” kata Novita Foenay.

KUPANG MEDIASINTT.COM – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Novita Foenay mengatakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI telah mengusulkan kepada Menteri Pertanian untuk menerbitkan sertifikat bebas brucellosis di Pulau Semau .

“Sesuai informasih yang kami terima dari Koordinator Pencegahan Penyakit Hewan Direktorat Kesehatan Hewan bahwa sudah mengusulkan kepada Menteri Pertanian RI untuk menerbitkan sertifikat bahwa Pulau Semau telah bebas brucellosis,” kata Novota Foenay di Kupan

Menurut dia Pemerintah Kabupaten Kupang bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI telah melakukan rapat evaluasi terhadap penanganan kasus penyakit brucollosis di Pulau Semau.

Novita Foenay menyatakan rapat evaluasi akhir ini menjadi bagian terpenting dari seluruh rangkaian kegiatan pengumpulan data dasar dan pengambilan sampel yang dilaksanakan sejak tahun 2018 sampai saat ini.

“Pemerintah Kabupaten Kupang berterima kasih atas kontribusi semua pihak khususnya Tim dari Balai Besar Veteriner Denpasar selama berkerja di Pulau Semau atas dedikasi waktu dan tenaga guna menghasilkan justifikasi secara epidemiologis dan historis Semau Bebas Brucellosis,” kata Novita Foenay.

Dia mengatakan masyarakat peternak secara swadaya telah menyiapkan kandang jepit guna memperlancar proses pemeriksaan maupun vaksinasi kepada petugas lapangan dari Dinas Peternakan Kabupaten Kupang.

Sementara itu Sub Koordinator Pencegahan Penyakit Hewan Direktorat Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Siti Yulianti menyatakan pembebasan brucellosis di Pulau Semau mendapat perhatian khusus Pemerintah dan jadi konsen nasional.

Dijelaskannya Pulau Semau sudah memasuki tahap akhir pendataan dan segera diusulkan kepada Menteri Pertanian untuk terbitkan sertifikat bebas brucellosis. (*/ebi)

Berita Terkait

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers
Ukir Prestasi Gemilang IPDN Serahkan Penghargaan Spesial Bagi Bupati Kupang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:44

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43