Workshop Pengembangan Kurikulum Program Studi PG-PAUD Di Nagekeo Hadirkan Para Pakar Pendidikan

Selasa, 28 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

STKIP Citra Bakti mengadakan Workshop Pengembangan Kurikulum Program Studi PG-PAUD Terintegrasi Bahasa Ibu Program Kemitraan INOVASI dan STKIP Citra Bakti. Workshop

STKIP Citra Bakti mengadakan Workshop Pengembangan Kurikulum Program Studi PG-PAUD Terintegrasi Bahasa Ibu Program Kemitraan INOVASI dan STKIP Citra Bakti. Workshop

“Kami berharap dengan kurikulum ini, mahasiswa kami akan lebih siap dan mampu mengajar anak-anak usia dini dengan menggunakan bahasa ibu sebagai media pengajaran utama,” Ketua STKIP Citra Bakti Dr. Dek Ngurah Laba Laksana, M.Pd.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Citra Bakti mengelar workshop pengembangan kurikulum program studi Pendidikan Guru -PAUD terintegrasi bahasa ibu program kemitraan INOVASI dan STKIP Citra Bakti dengan menghadirkan sejumlah pakar pendidikan.

Workshop bagi guru para Pendidik Guru PAUD dilakukan selama lima hari mulai tanggal 13-17 Februari 2023 berlangsung di Auiditorium STKIP Citra Bakti di Mbay Kabupaten Nagekeo.

Dalam kegiatan itu tampil sejumlah pemateri seperti Prof. Dr. Rachma Hasibuan, M.Kes dengan Materi Evaluasi kurikulum prodi PG-PAUD STKIP Citra Bakti, Prof. Dr. Mustadji, M.Pd dengan materi mendesain pembelajaran kolaboratif dan partisipatif,Ignatius Dharta Ranu Wijaya, S.Sos, M.Pd dengan materi integrasi perlindungan anak dalam kurikulum prodi PG-PAUD serta Dr. Sofia Hartati, M.Si dengan materi pengembangan kurikulum program studi PG-PAUD.

Para pemateri juga ikut memberikan masukan untuk pengembangan kurikulum dan modul ajar dalam pengembangan pendidikan Guru PAUD terintegirasi bahasa ibu.

Ketua STKIP Citra Bakti Dr. Dek Ngurah Laba Laksana, M.Pd dalam kesempatan itu mengatakan pengembangan kurikulum ini merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini yang semakin berkualitas dan inklusif.

“Kami berharap dengan kurikulum ini, mahasiswa kami akan lebih siap dan mampu mengajar anak-anak usia dini dengan menggunakan bahasa ibu sebagai media pengajaran utama,” ujarnya.

Dia mengatakan kurikulum ini dirancang untuk mengajarkan mahasiswa PG-PAUD tentang cara mengajar anak-anak usia dini dengan menggunakan bahasa ibu sebagai bahasa pengantar.

Kurikulum ini kata dia mencakup modul ajar dan materi yang berfokus pada cara mengembangkan kemampuan bahasa anak-anak, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa ibu yang digunakan.

Materi Workshop hari kedua membahasa Rencana Pembelajaran Semester (RPS) merupakan dokumen perencanaan pembelajaran yang disusun sebagai panduan bagi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan dan modul ajar oleh tim pengembang modul ajar mata kuliah yang terintegrasi Bahasa ibu.

Kegiatan diskusi diikuti dengan melakukan revisi dan penyempurnaan draft kurikulum dan modul ajar yang terintegrasi Bahasa ibu sesuai saran para pakar dan peserta.

Pada kegiatan itu tim INOVASI Jakarta yakni Andika serta Veni juga menjadi pemateri tentang bagaimana transisi Bahasa Ibu diintegrasikan dalam pembelajaran dan manfaat pembelajaran berbasis Bahasa ibu.

Ermelinda Yosefa Awe, S.Sos, M.Pd selaku manajer program mengucapakan terima kasih kepada tim INOVASI yang turut serta hadir dan mendampingi tim dalam pelaksanaan workshop.

“Draft modul dan kurikulum prodi PG-PAUD sudah dihasilkan. Banyak hal yang belum dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut, oleh karena itu kita akan lakukan penguatan kepada para tim pengembang dan TPK terkait dengan menemukan arah yang sama untuk pentegrasian bahasa ibu dalam proses pembelajaran,” kata Ermelinda Yosefa Awe, S.Sos, M.Pd.

Dia mengatakan akan turun ke sekolah dan berdiskusi terkait pengintegrasian bahasa ibu dalam kegiatan pembelajaran, setelah melakukan perbaikan lalu dilanjutkan dengan pembekalan kepada mahasiswa terkait mata kuliah dan integrasi bahasa ibu.

“Setelah itu dilakukan validasi dan pada akhirnya adalah penetapan kurikulum dan modul ajar yang akan digunakan oleh STKIP Citra Bakti selanjutnya,” kata Ermelinda Yosefa Awe, S.Sos, M.Pd.

Turut hadir dalam kegiatan itu para guru PAUD Kabupaten Ngada dan Nagekeo, para alumni yang saat ini sudah mengajar di Kabupaten Ngada dan Nagekeo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada dan Nagekeo, pegiat budaya, pengurus Yayasan disabalitas, INOVASI NTT dan Yayasan Sulinama. (Gige)

Berita Terkait

Undana Dan IFTK Ledalero Tindak Lanjuti Penguatan Kemitraan
Anggota Polda NTT Pulihkan Mental Anak-Anak Penyintas Gempa Flores
Mahasiswa Undana dan Polres Manggarai Timur Lakukan Pendampingan Psikologi Korban Gempa
Jalur Laut Jadi Tumpuan, Kepolisian Distribusi 100 Ton Bantuan Ke Pulau Pemana
Rektor Undana Ikut Bersama Mendiktisaintek Pantau Dampak Gempa Di Pulau Flores
Wali Kota Kupang Pimpin Pengiriman Logistik Untuk Koban Bencana Gempa Flores
Peduli Bencana Gempa Flores , Undana Kirim Tim Relawan Ke Daerah Terdampak
BPJS Kesehatan Kupang Distribusi Bantuan Bagi Korban Gempa Flores

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:54

Undana Dan IFTK Ledalero Tindak Lanjuti Penguatan Kemitraan

Jumat, 4 September 2026 - 16:33

Anggota Polda NTT Pulihkan Mental Anak-Anak Penyintas Gempa Flores

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:06

Mahasiswa Undana dan Polres Manggarai Timur Lakukan Pendampingan Psikologi Korban Gempa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:31

Jalur Laut Jadi Tumpuan, Kepolisian Distribusi 100 Ton Bantuan Ke Pulau Pemana

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:44

Rektor Undana Ikut Bersama Mendiktisaintek Pantau Dampak Gempa Di Pulau Flores

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43