Pelayanan Tambal Gigi Dan Pembersihan Karang Gigi Cukup Dengan JKN

Kamis, 14 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novita Gracia Nifu

Novita Gracia Nifu

“Awalnya saya merasakan sakit gigi yang sangat mengganggu aktivitas. Benar kata pepatah yang bilang lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi, karena kalau sakit gigi kita sudah tidak bisa apa-apa. Mau makan dan minum saja sudah tidak enak lagi kalau sudah sakit gigi. Kemudian saya memberanikan diri melakukan pemeriksaan di puskesmas termpat saya terdaftar,” cerita Novita.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – menjaga kesehatan diri sangatlah penting bagi setiap orang. Dengan kondisi tubuh yang sehat maka segala aktifitas dapat dikerjakan dengan baik. Apalagi bagi seorang pekerja yang sering kali berhadap dengan banyak orang sehingga dengan tubuh yang sehat bisa bekerja dengan maksimal.

Salah satu yang sering dianggap sepele adalah kesehatan gigi. Padahal jika gigi sudah mulai sakit maka akan sangat berdampak pada semua aktivitas jadi jangan pernah anggap sepele kesehatan gigi. Lebih baik menjaga kesehatan gigi sejak dini sebelum nanti menyesal setelah ada gigi sakit dan berlobang. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan rutin menggosok gigi setiap hari.

Novita Gracia Nifu (23) merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sedang melakukan pemeriksaan kesehatan gigi di salah satu rumah sakit di Kota Kupang.

Ia merupakan peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah pusat yang saat ini memiliki usaha kecil-kecilan. Ia melakukan pemeriksaan gigi berlubang karena sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Awalnya saya merasakan sakit gigi yang sangat mengganggu aktivitas. Benar kata pepatah yang bilang lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi, karena kalau sakit gigi kita sudah tidak bisa apa-apa. Mau makan dan minum saja sudah tidak enak lagi kalau sudah sakit gigi. Kemudian saya memberanikan diri melakukan pemeriksaan di puskesmas termpat saya terdaftar,” cerita Novita.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter puskesmas, dirinya diberikan rujukan untuk menjalani proses tambal gigi dan pembersihkan karang gigi di rumah sakit. Di rumah sakit, Novita mengaku dilayani dengan sangat cepat oleh dokter maupun petugas rumah sakit.

“Tambal gigi dan juga pembersihan karang gigi berjalan dengan lancar, sehingga sakit gigi saya dapat teratasi dengan baik. Sekarang saya sudah bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal kembali,” ungkap Novita.

Meskipun terdaftar sebagai peserta yang gratis atau iuran dibayarakan oleh pemerintah, Novita tidak merasakan perbedaan pelayanan dengan peserta umum.

Ia di rumah sakit dilayani dengan baik tanpa ada perbedaan pelayanan yang pernah dengar.Ternyata tidak terbukti dari pelayanan yang diperolehnya  sangatlah baik tanpa ada masalah sedikitpun di rumah sakit.

Dia juga ingin masyarakat tidak percaya terhadap isu-isu pelayanan yang kurang baik dengan menggunakan Program JKN karena itu tidak terbukti benar.

“Saya berharap semua masyarakat Indonesia dapat terdaftar sebagai peserta JKN. Ayo yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN. Banyak sekali manfaat yang didapatkan jika sudah aktif terdaftar sebagai peserta. Kalau tiba-tiba sakit kita bisa fokus pada penyembuhan penyakit tanpa harus memikirkan berapa biaya yang harus dikeluarkan,karena saya tahu biaya berobat itu sangatlah mahal,” tambah Novita.

Dirinya mencontohkan seperti ia yang baru selesai tambal gigi dan pembersihan karang gigi. Jika tidak menggunakan kartu JKN uang yang harus ia keluarkan sangat banyak untuk pengobatan tersebut. Namun semua dapat diatasi karena dirinya terdaftar sebagai peserta JKN yang aktif.

Di akhir pertemuan, Novita ingin program yang mulia ini dapat terus ada dan berjalan dengan baik. Dia berharap Program JKN ini dapat hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan atau yang sedang sakit. Program JKN menurut Novita dalah salah satu kebutuhan utma yang harus dimiliki oleh semua masyarakat.

“Rutinlah untuk membayarkan iuran meskipun saat ini kita masih diberikan kesehatan, karena iuran yang dibayarkan setiap bulan, meskipun belum digunakan tetapi dapat bermanfaat bagi peserta lain yang sedang sakit,” tutupnya. (gt/si/ade)

Berita Terkait

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers
Ukir Prestasi Gemilang IPDN Serahkan Penghargaan Spesial Bagi Bupati Kupang
Pemkab Kupang Distribusi Bantuan Beras 238 Ton

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:43

Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:34

Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata

Winston Rondo Prihatin, Bangunan Sekolah Dibiarkan 10 Tahun Tanpa Perbaikan

Kamis, 22 Okt 2026 - 05:49