Sri Manfaatkan Kartu JKN Untuk Pemeriksaan Penyumbatan Kelenjar Mamae

Rabu, 20 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Karmila (28) merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Sri Karmila (28) merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

“Saya sedang melakukan pemeriksaan di rumah sakit karena ada penyumbatan di kelenjar mamae. Air susu saya tidak keluar padahal saya saat ini masih menyusui anak. Sebelumnya saya lakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan pertama tempat saya terdaftar. Dokter yang melakukan pemeriksaan memberikan rujukan ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Sri.

KUPANG MEDIASINTT.COM – Semua orang pasti menginginkan bisa menjalani hidup yang sehat tanpa ada penyakit yang menganggu. Banyak orang berusaha untuk memiliki pola hidup yang sehat sehingga nantinya berharap akan memiliki tubuh juga akan sehat.

Namun kadang hal  itu tetap tidak bisa terhindar dari penyakit. Kadang penyakit ini bisa saja datang tiba-tiba bahkan untuk orang-orang yang memiliki tubuh yang sehat, sehingga perlu untuk memiliki jaminan kesehatan sebagai proteksi diri sebelum menderita sakit, karena dengan itu dapat membantu biaya yang besar jika membutuhkan untuk pelayanan kesehatan.

Seperti dialami Sri Karmila (28) merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tinggal di Kota Kupang.

Ia dan keluarganya terdaftar sebagai peserta bukan penerima upah (PBPU) atau sering disebut peserta mandiri, ia terdaftar sebagai peserta mandiri kelas 3. Saat ditemui Tim Jamkesnews, ia sedang melakukan pemeriksaan di salah satu rumah sakit karena adanya penyumbatan di kelenjar mamae.

“Saya sedang melakukan pemeriksaan di rumah sakit karena ada penyumbatan di kelenjar mamae. Air susu saya tidak keluar padahal saya saat ini masih menyusui anak. Sebelumnya saya lakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan pertama tempat saya terdaftar. Dokter yang melakukan pemeriksaan memberikan rujukan ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Sri.

Sri sudah cukup lama terdaftar sebagai peserta JKN, selama menjadi peserta ia beberapa kali pernah menggunakan kartu JKN untuk melakukan pengobatan di puskesmas maupun rumah sakit. Selama ini ia merasa dilayani dengan sangat baik oleh dokter maupun petugas yang melayaninya. Tidak ada perbedaan pelayanan yang di dapatkan membuat Sri senang menggunakan kartu JKN untuk pengobatan.

“Selama ini saya rutin membayarkan iuran setiap bulan, karena saya ingin kartu JKN selalu aktif. Saya juga tidak mau ketika sakit namun kartu tidak aktif karena belum bayar iuran. Untuk iuran setiap bulan menurut saya tidak berat, karena dengan manfaat yang sudah didapatkan jelas itu tidak sebanding. Jauh lebih besar manfaat yang sudah saya manfaat dari pada iuran yang dibayarkan. Tidak ada ruginya kalau kita rutin bayar iuran setiap bulan meskipun belum menggunakan, karena itu bisa jadi ladang pahala juga untuk kita membantu peserta lain yang sedang membutuhkan biaya karena sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap Sri.

Harapan Sri semoga ke depannya ia dan keluarga selalu bisa menggunakan kartu JKN untuk berobat. Ia akan rutin untuk membayarkan iuran setiap bulan karena ingin kartu JKN nya tetap aktif dan dapat digunakan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Ia juga ingin peserta lain sama seperti dirinya untuk rutin membayarkan iuran setiap bulan. Sri juga berpesan bagi masyarakat yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN segera, karena banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan setelah menjadi peserta JKN.

“Saya senang sekarang pelayanan menggunakan JKN sangat cepat, tidak ribet seperti dulu yang harus fotocopy berkas. Sekarang kalau mau berobat saya cukup menunjukan KTP sudah dapat dilayani dengan baik. Yang terpenting rutin bayar iuran setiap bulan dan pastikan kartu selalu aktif sehingga tidak menghambat pelayanan nantinya. Terimakasih juga untuk BPJS Kesehatan yang sudah sangat baik menjalankan program JKN ini. Sehingga dengan adanya program ini sudah banyak sekali peserta yang terbantu untuk biaya pengobatannya. Sehingga kalau sakit tidak memberatkan lagi masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN untuk biayanya. (ig/ade)

Berita Terkait

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers
Ukir Prestasi Gemilang IPDN Serahkan Penghargaan Spesial Bagi Bupati Kupang
Pemkab Kupang Distribusi Bantuan Beras 238 Ton

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:43

Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:34

Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata

Winston Rondo Prihatin, Bangunan Sekolah Dibiarkan 10 Tahun Tanpa Perbaikan

Kamis, 22 Okt 2026 - 05:49