Pasokan Listrik Terbatas Rawan Pelanggaran Pemilu Di NTT

Senin, 12 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu NTT Nonato Da Purificacao Sarmento (kedua dari kiri)  dalam kegiatan Media Gathering

Ketua Bawaslu NTT Nonato Da Purificacao Sarmento (kedua dari kiri) dalam kegiatan Media Gathering" Pengawasan Persiapan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum 2024 di Kupang, Senin. Foto Mediasi NTT.Com/Benny)

“Kami minta komitmen dari PLN NTT untuk bisa memasok aliran listrik di sejumlah TPS itu sehingga bisa meminimalisir terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaan pemilu 2024,” kata Ketua Bawaslu NTT Nonato Da Purificacao Sarmento.

KUPANG MEDIASI NTT.COM- Pasokan listrik yang terbatas berpotensi terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaan pemilihan umum 2024 karena saat ini terdapat 1.377 tempat pemungutan suara (TPS) yang mengalami kendala dalam pasokan aliran listrik dari Perusahan Listrik Negara (PLN) di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Kendala aliran listrik di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di NTT dapat berisiko rawan pelanggaran pemilu dalam pelaksanaan pemilu 2024,” kata Ketua Bawaslu NTT Nonato Da Purificacao Sarmento dalam kegiatan Media Gathering” Pengawasan Persiapan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara PemilihAn Umum 2024 di Kupang, Senin.

Ia mengatakan menjelang pemungutan suara, Bawaslu NTT telah mengidentifikasi TPS – TPS yang dikategorikan rawan.

TPS rawan adalah TPS yang di dalamnya terdapat hal-hal yang berpotensi mengganggu atau menghambat proses pemilu demokratis.

Pemetaan TPS rawan berdasarkan tujuh dimensi dan 22 indikator yang berada di 21 Kabupaten di Provinsi NTT seperti dimensi jaringan internet dan listrik.

Menurut dia Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terdapat kendala jaringan internet di lokasi TPS sebanyak 1.893 TPS dan yang terbanyak terdapat di Kabupaten Lembata mencapai 239 TPS.

Sementara itu jumlah TPS yang terdapat kendala aliran listrik di lokasi TPS sebanyak 1.377 dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Sumba Timur mencapai 503 TPS.

“Kami minta komitmen dari PLN NTT untuk bisa memasok aliran listrik di sejumlah TPS itu sehingga bisa meminimalisir terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaan pemilu 2024,” kata Ketua Bawaslu NTT Nonato Da Purificacao Sarmento.

Di menegaskan telah meminta PLN NTT untuk melakukan berbagai upaya agar pasokan listrik ke daerah-daerah itu bisa terpenuhi sehingga tidak berdampak pada terjadinya pelanggaran pemilu. (Ben)

Berita Terkait

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang
1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan
Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM
Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap
Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif, Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:26

1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:38

Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:50

DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:16

Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43