Rendahnya Partisipasi Pilkada 2024 Karena Ada Kejenuhan Politik

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPU Provinsi NTT menggelar hari kedua Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2024, Minggu (8/12/2024). FOTO KPU NTT

KPU Provinsi NTT menggelar hari kedua Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2024, Minggu (8/12/2024). FOTO KPU NTT

“Seharusnya menjadi koreksi bersama terutama partai politik, aktor politik, akademisi dan penggiat kepemiluan.Mereka tentunya memahami hal ini dan menjadi bahan pelajaran agar kedepannya lebih baik lagi,” kata Riko Noviantoro.

JAKARTA, MEDIASI NTT.COM – Peneliti Kebijakan Publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnerships (IDP-LP) Riko Noviantoro menilai rendahnya angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 karena ada kejenuhan politik.

“Ada situasi kejenuhan politik, di mana masyarakat letih dengan situasi politik pascapilpres, terutama terhadap berbagai manuver jelang pilpres ketika itu,” kata Riko Noviantoro ketika diminta tanggapannya rendahnya angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2024, Selasa.

Hal ini, menurut Riko, seharusnya menjadi koreksi bersama terutama partai politik, aktor politik, akademisi dan penggiat kepemiluan.

“Seharusnya menjadi koreksi bersama terutama partai politik, aktor politik, akademisi dan penggiat kepemiluan.Mereka tentunya memahami hal ini dan menjadi bahan pelajaran agar kedepannya lebih baik lagi,” ujarnya.

Dia mengatakan rendahnya partisipasi pemilih ini bisa menjadi simbol ketidakpercayaan publik terhadap mekanisme pemilu.

“Artinya seluruh tahapan pemilu dinilai meragukan, sehingga mendorong rasa enggan untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi lima tahunan ini,” ujarnya.

Riko juga berpendapat bahwa beberapa daerah menunjukkan pemilih gen-z aktif terlibat, bahkan dalam masa kampanye pilkada.

Untuk itu ia meminta KPU sebagai penyelenggara pemilu melakukan evaluasi semuanya tahapan yang dilalui.

“KPU seharusnya memberikan penjelasan atas fakta tersebut,” katanya.

Seperti diketahui berdasarkan data hasil pleno rekapitulasi hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Sebanyak 1.276.980 pemilih di NTT tidak ikut memilih dalam Pilkada serentak 2024 27 November 2024 lalu.

Daftar pemilih tetap (DPT) NTT di Pilkada 2024 sebanyak 3.988.372 pemilih terdiri dari laki-laki 1.958.444 dan perempuan 2.029.928 pemilih. Namun demikian pada perhelatan pilkada 2024 hanya 2.711.392 pemilih yang ikut memilih terdiri dari laki-laki sebanyak 1.294.481 pemilih dan perempuan 1.416.911 pemilih.

Sedangkan pemilih yang tidak ikut memilih sebanyak 1.276.980 pemilih yaitu laki-laki sebanyak 663.963 (33,90 persen) pemilih dan perempuan sebanyak 613.017 (30,19 persen) pemilih dengan demikian warga NTT yang tidak memberkan suara pada plkada 27 November 2024 sebanyak 1.276.980 atau 32,02 persen. Hanya 67,98 persen pemilih yang berpartisipasi di Pilkada 2024. (ant/Ben)

Berita Terkait

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang
1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan
Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian
DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM
Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap
Turnamen Voli SMSI Cup Siap Digelar, Berbagai Doorprize untuk Penonton Dihadirkan
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko Terima Bintang Kehormatan LVRI
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif, Oleh: Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

SMSI Usul Pembenahan Tata Kelola HPN, Petinggi PWI Malah Meradang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:26

1.340 CPNS Di NTT Protes, Ada 40 CPNS Dianak Emaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:38

Persiapkan Pelantikan Pengurus DPP, FKPTT Gelar Gladi Bersih dan Tegaskan Komitmen Pengabdian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 03:50

DPRD NTT Minta Pertamina Ambil Langkah Nyata Atasi Kelangkaan BBM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:16

Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43