Program Studi Dokter Spesialis Undana Mampu Mengatasi Kekurangan Tenaga Spesialis Di NTT

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek)  Togar Mangihut Simatupang bersama Gubernur NTT Melkiades Laka Lena dan Rektor  Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng saat memberikan keterangan pers di Kupang, Jumat.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Togar Mangihut Simatupang bersama Gubernur NTT Melkiades Laka Lena dan Rektor Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng saat memberikan keterangan pers di Kupang, Jumat.

“Dengan adanya program studi dokter spesialis maka  bisa mengurai berbagai persoalan kekurangan dokter spesialis yang selama ini dialami di NTT. Kami berharap pemerintah daerah di NTT mengirim anak daerah untuk mengikui pendidikan dokter spesialis di undana,” kata Melkiades Laka Lena.

KUPANG, MEDIASI NTT.COM – Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek)  Togar Mangihut Simatupang menegaskan  kehadiran Program Studi Dokter Spesialis dan Subspesialis di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kekurangan Tenaga dokter spesialis yang sering dialamimi kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek Togar Mangihut Simatupang mengatakan hal itu kepada wartawan usai kegiatan pengresmian peluncuran Prodi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran Wilayah Bali dan Nusa Tenggara di Graha Cendana, Universitas Nusa Cendana Kupang, Jumat.

“Dengan adanya program studi dokter spesialis yang dimiliki Undana bisa mengatasi ketimpangan dalam distribusi teaga dokter spesialis yang masih dialami NTT,” kata   Togar Mangihut Simatupang.

Ia mengatakan Kemendiktisaintek telah menargetkan  membuka 148 program studi spesialis dan subspesialis secara nasional dan untuk wilayah timur Indonesia mulai dari NTT.

“Kita harus bersyukur program ini mulai dari ufuk timur Indonesia yakni NTT. Kemendiktisainstek telah membuka 160 program pendidikan dokter spesialis dan subspesialis yang diluncurkan secara serentak di Indonesia ,” kata Togar Mangihut Simatupang.

Dikatakannya terdapat tiga pertimbangan  Kemendiktisaintek menetapkan NTT sebagai  lokasi pembukaan Program Studi Dokter Spesialis dan Subspesialis NTT memiliki sumber daya manusia (SDM) unggul yang telah melahirkan tokoh nasional bidang kesehatan  seperti  mantan Gubernur NTT Ben Mboi, serta  beberapa tokoh lainnya yakni Frans Seda, dan Goris Keraf.

“NTT banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional dalam berbagai bidang,” kata Togar Mangihut Simatupang.

Pertimbangan lain yaitu Undana mampu mengemban amanah penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis, serta yang paling penting adanya komitmen untuk bekerja secara kolaborasi  dengan  perguruan tinggi mitra dan dukungan pemerintah daerah NTT yang sangat tinggi.

Sementara itu Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena menegaskan kehadiran  Program Studi Dokter Spesialis dan Subspesialis di UIndana menjadi sejarah baru dalam bidang kesehatan di NTT.

“Dengan adanya program studi dokter spesialis maka  bisa mengurai berbagai persoalan kekurangan dokter spesialis yang selama ini dialami di NTT. Kami berharap pemerintah daerah di NTT mengirim anak daerah untuk mengikui pendidikan dokter spesialis di undana,” kata Melkiades Laka Lena. (Ben)

 

Berita Terkait

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru
Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana
Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT
Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:55

Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:42

Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:13

Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:50

Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43