Undana Komitmen Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

setelah  Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., bersama jajaran Resimen Mahasiswa (Menwa) dan  para mahasiswa Undana turun gunung dalam aksi “Gerakan Tanam Padi Serentak” se-Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipusatkan di Desa Manusak, Kabupaten Kupang, Senin (16/2/2026).

setelah Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., bersama jajaran Resimen Mahasiswa (Menwa) dan para mahasiswa Undana turun gunung dalam aksi “Gerakan Tanam Padi Serentak” se-Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipusatkan di Desa Manusak, Kabupaten Kupang, Senin (16/2/2026).

“Pangan adalah soal hidup matinya suatu bangsa. Undana hadir di tengah sawah hari ini untuk memastikan bahwa semangat swasembada pangan tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi gerakan yang melibatkan seluruh elemen, termasuk mahasiswa sebagai generasi penerus,” ujar Prof. Jefri

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana (Undana)  menyatakan komitmennya mendukung penuh program kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat swasembada  pangan nasional.

Komitmen itu ditunjukan setelah  Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., bersama jajaran Resimen Mahasiswa (Menwa) dan  para mahasiswa Undana turun gunung dalam aksi “Gerakan Tanam Padi Serentak” se-Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipusatkan di Desa Manusak, Kabupaten Kupang, Senin (16/2/2026).

Kegiatan kolaboratif ini dihadiri  Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur Johni Asadoma, Bupati Kupang, Yosef Lede  serta jajaran pimpinan daerah dan perwakilan Kementerian Pertanian RI sebagai langkah strategis memperkuat swasembada pangan berkelanjutan.

Kehadiran mahasiswa Undana dalam kegiatan ini bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat.

Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menegaskan bahwa sektor pertanian adalah fondasi kemandirian bangsa yang harus didukung oleh inovasi dari kalangan akademisi.

“Pangan adalah soal hidup matinya suatu bangsa. Undana hadir di tengah sawah hari ini untuk memastikan bahwa semangat swasembada pangan tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi gerakan yang melibatkan seluruh elemen, termasuk mahasiswa sebagai generasi penerus,” ujar Prof. Jefri di sela-sela penanaman padi.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, memberikan apresiasi atas keterlibatan dunia pendidikan dalam gerakan ini.

Ia memaparkan capaian signifikan NTT yang meraih Pin Penghargaan Swasembada Pangan Nasional dari Kementan RI setelah produksi Gabah Kering Giling (GKG) mencapai hampir 1 juta ton pada 2025.

“Petani adalah pahlawan kita. Dengan peningkatan produksi sebesar 36,81% dari tahun sebelumnya, kita optimis target 1,18 juta ton GKG di tahun 2026 dapat tercapai melalui kerja kolaboratif antara pemerintah, petani, dan akademisi,” ungkap Gubernur Melki.

Selain fokus pada padi, Wakil Gubernur Johni Asadoma turut mendorong penguatan komoditas lokal lain seperti sorgum dan jagung sebagai substitusi beras yang efektif di lahan kering NTT. Di sisi lain, Bupati Kupang Yosef Lede menekankan pentingnya mekanisasi pertanian melalui sistem “brigade alsintan” guna meningkatkan efisiensi produksi pangan di Kabupaten Kupang yang ditargetkan mencapai 100.000 ton tahun ini.

Keterlibatan aktif Undana dalam Gerakan Tanam Padi Serentak ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sektor pertanian sekaligus menjadi jembatan transfer teknologi dari kampus ke kelompok tani di pedesaan. Dengan sinergi yang kuat, Undana optimis NTT mampu menjadi lumbung pangan yang mandiri dan berdaya saing.

Bupati Kupang Yosef Lede dalam kesempatan itu  mengatakan, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang merasa terhormat dan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Provinsi NTT yang telah mempercayai Kabupaten Kupang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan straregis nasional tersebut.

Ia mengatakan kehormatan yang diterima tersebut akan menjadi motivasi bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih kolaboratif dalam membangun sektor pertanian di Kabupaten Kupang.

“Arah kebijakan pembangunan pertanian Kabupaten Kupang diselaraskan dengan kebijakan nasional serta program pembangunan pemerintah provinsi NTT, jadi kita suara pada satu tujuan besar yaitu mewujudkan daerah yang berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional yang adalah pondasi kedaulatan bangsa”, ujar Yosef Lede.(Ben)

Berita Terkait

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru
Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana
Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT
Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:55

Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:42

Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:13

Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:50

Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43