Undana Dan Jepang Bahas Teknologi Dalam Mendeteksi Virus Rabies Di NTT

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Nusa Cendana (Undana) bersama Center for Animal Disease Control (CADIC) Universitas Miyazaki, Jepang  membahas rencana  penggunaan teknologi  yang dapat memudahkan dalam mendeteksi virus pada hewan yang terinfeksi rabies di Nusa Tenggara Timur.

Universitas Nusa Cendana (Undana) bersama Center for Animal Disease Control (CADIC) Universitas Miyazaki, Jepang membahas rencana penggunaan teknologi yang dapat memudahkan dalam mendeteksi virus pada hewan yang terinfeksi rabies di Nusa Tenggara Timur.

“Pelatihan ini bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi komitmen untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat dalam pengendalian rabies yang masih menjadi tantangan besar di wilayah kita,” tegas Prof. Jefri.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana (Undana) bersama Center for Animal Disease Control (CADIC) Universitas Miyazaki, Jepang  membahas rencana  penggunaan teknologi  yang dapat memudahkan dalam mendeteksi virus pada hewan yang terinfeksi rabies di Nusa Tenggara Timur.

Hal itu ditandai dengan dilakukan pelatihan penggunaan teknologi deteksi virus rabies  yang berlangsung di Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Undana, Senin.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa kolaborasi internasional ini harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat NTT.

“Pelatihan ini bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi komitmen untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat dalam pengendalian rabies yang masih menjadi tantangan besar di wilayah kita,” tegas Prof. Jefri.

Program yang berlangsung hingga 13 Maret 2026 ini melibatkan sinergi antara akademisi Undana, praktisi internasional, dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Veteriner Dinas Peternakan NTT.

Melalui penguatan laboratorium dan SDM ini, Undana memposisikan diri sebagai pusat rujukan diagnostik yang kredibel guna mendukung terwujudnya NTT bebas rabies di masa depan.

Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil langkah strategis dalam menekan angka penyebaran rabies di Nusa Tenggara Timur melalui transfer teknologi bersama pakar internasional.

Bekerja sama dengan Center for Animal Disease Control (CADIC) Universitas Miyazaki, Jepang, Undana menggelar Rabies Diagnostic Training Program untuk meningkatkan akurasi deteksi virus pada hewan yang terinfeksi.

Program pelatihan  ini merupakan wujud nyata tanggung jawab akademik dalam merespons darurat kesehatan hewan yang berdampak langsung pada keselamatan manusia (zoonosis).

Pelatihan intensif ini merupakan implementasi lanjutan dari kemitraan akademik antara FKKH Undana dan CADIC Universitas Miyazaki yang telah dirintis sejak tahun 2022.

Dekan FKKH Undana, Dr. dr. Christina Olly Lada, S.Ked., M.Gizi, menekankan bahwa penguatan kemampuan diagnostik adalah kunci utama dalam strategi pengendalian rabies di NTT.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi mitra dari Jepang dalam penguatan penelitian kesehatan hewan. Harapannya, kapasitas diagnostik yang meningkat akan mempercepat respons penanganan di lapangan,” ujar Dr. Christina dalam sambutannya.

Direktur CADIC Universitas Miyazaki, Prof. Ayako Yoshida, menjelaskan bahwa pihaknya membawa pengalaman panjang dalam pelatihan diagnostik bagi tenaga kesehatan hewan di Jepang untuk dibagikan kepada para peneliti di Indonesia. Fokus utama pelatihan adalah penguasaan teknik deteksi virus rabies secara cepat dan tepat.

Selain Prof. Yoshida, pelatihan ini menghadirkan narasumber spesialis Veterinary Public Health, Prof. Kentaro Yamada, serta Dr. Akitoyo Hotta dari Japan Institute for Health Security. Para peserta tidak hanya menerima pengetahuan dasar, tetapi juga mempraktikkan langsung teknik diagnostik di Laboratorium Veteriner Dinas Peternakan Provinsi NTT. (Ben)

Berita Terkait

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru
Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana
Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT
Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:55

Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:42

Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:13

Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:50

Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43