Bupati Kupang Inginkan RKPD Berpihak Pada Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO/HO PROKOPIM KABUPATEN KUPANG - Bupati Yosef Lede saat  membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kupang Tahun 2027 dengan tema “Percepatan Transformasi Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi, Infrastruktur Berkelanjutan dan SDM Berkualitas Menuju Kabupaten Kupang Emas”  di Aula Kantor Bupati Kupang, Jumat (13/03/2026).

KETERANGAN FOTO/HO PROKOPIM KABUPATEN KUPANG - Bupati Yosef Lede saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kupang Tahun 2027 dengan tema “Percepatan Transformasi Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi, Infrastruktur Berkelanjutan dan SDM Berkualitas Menuju Kabupaten Kupang Emas” di Aula Kantor Bupati Kupang, Jumat (13/03/2026).

“Melalui forum ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa dokumen RKPD yang disusun tidak hanya memenuhi aspek administratif perencanaan, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat, selaras dengan isu strategis daerah, serta sejalan dengan arah pembangunan nasional dan provinsi,” kata Yosef Lede.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Bupati Kupang, Yosef Lede inginkan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kupang Tahun 2027 responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Yosef Lede saat  membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kupang Tahun 2027 dengan tema “Percepatan Transformasi Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi, Infrastruktur Berkelanjutan dan SDM Berkualitas Menuju Kabupaten Kupang Emas”  di Aula Kantor Bupati Kupang, Jumat (13/03/2026).

Forum konsultasi publik ini turut dihadiri Wakil Bupati Kupang, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, para camat, pimpinan LSM, NGO, serta berbagai mitra pembangunan lainnya.

Bupati Yosef Lede menyampaikan bahwa konsultasi publik rancangan awal RKPD merupakan tahapan awal yang sangat strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, forum ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk menghimpun masukan, saran, serta pandangan terkait arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Kupang pada tahun 2027.

“Melalui forum ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa dokumen RKPD yang disusun tidak hanya memenuhi aspek administratif perencanaan, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat, selaras dengan isu strategis daerah, serta sejalan dengan arah pembangunan nasional dan provinsi,” kata Yosef Lede.

Dia mengatakan RKPD Kabupaten Kupang Tahun 2027 disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kupang Tahun 2026–2045 serta memperhatikan kondisi dan capaian pembangunan daerah saat ini, sehingga menjadi bahan penting dalam penyempurnaan rancangan awal RKPD sebelum dilanjutkan ke tahapan Musrenbang RKPD.

Bupati Yosef Lede juga menekankan pembangunan daerah difokuskan pada peningkatan produktivitas dan daya saing ekonomi melalui penguatan sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, serta UMKM yang didukung hilirisasi produk lokal.

Selain itu, pemerintah daerah juga memprioritaskan peningkatan kualitas infrastruktur konektivitas wilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan akses pelayanan dasar bagi masyarakat.

Fokus pembangunan lainnya meliputi peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan dasar serta penguatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, percepatan penurunan stunting, dan perlindungan sosial.

Pemerintah daerah kata poliis partai Gerindra ini juga terus mendorong penguatan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berbasis digital, sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup serta ketahanan terhadap perubahan iklim dan bencana.

Bupati Yosef Lede berharap seluruh peserta forum dapat memberikan masukan yang konstruktif, objektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal daerah. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

“Secara khusus kepada Bapperida dan seluruh perangkat daerah, saya minta agar hasil konsultasi publik ini diolah secara profesional, berbasis data, dan terukur, sehingga RKPD tahun 2027 yang dihasilkan menjadi dokumen perencanaan berkualitas dan implementatif,” tegasnya.  (ben)

Berita Terkait

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers
Ukir Prestasi Gemilang IPDN Serahkan Penghargaan Spesial Bagi Bupati Kupang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:44

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43