Kabupaten Kupang Kampanye Pencegahan Kekerasan Di Sekolah

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur  dalam menyambut Hari Pendidikan Nasional 2026 melakukan kampanye dan sosialisasi pencegahan kekerasan, perundungan, serta program sekolah sehat bagi jenjang SD dan SMP.

Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam menyambut Hari Pendidikan Nasional 2026 melakukan kampanye dan sosialisasi pencegahan kekerasan, perundungan, serta program sekolah sehat bagi jenjang SD dan SMP.

“Bakat-bakat terpendam anak-anak perlu terus didorong agar mampu berkembang dan bersaing hingga ke tingkat yang lebih tinggi” kata Marthen Rahakbauw.

MEDIASINTT.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur  dalam menyambut Hari Pendidikan Nasional 2026 melakukan kampanye dan sosialisasi pencegahan kekerasan, perundungan, serta program sekolah sehat bagi jenjang SD dan SMP.

Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri  1 Kupang Tengah, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, pada Rabu, (29/04/ 2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw mengatakan kegiatan ini merupakan momentum penting untuk menggali, mengembangkan, dan menampilkan potensi peserta didik Kabupaten Kupang melalui berbagai cabang lomba seperti cerdas cermat, pidato Bahasa Inggris, dan storytelling.

“Bakat-bakat terpendam anak-anak perlu terus didorong agar mampu berkembang dan bersaing hingga ke tingkat yang lebih tinggi” kata Marthen Rahakbauw.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Kupang memiliki potensi sumber daya manusia yang besar dengan jumlah peserta didik tingkat SMP mencapai lebih dari 20 ribu siswa dan SD sekitar 40 ribu siswa.

Apabila potensi tersebut dibina dengan baik, generasi muda Kabupaten Kupang akan mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan bersaing secara global.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi mencari pemenang, tetapi menjadi sarana membangun kepercayaan diri, melatih kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berbahasa, khususnya Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional,” ujarnya

Ia menjelaskan, melalui lomba cerdas cermat para siswa dilatih berpikir cepat, tepat, dan sistematis. Melalui pidato Bahasa Inggris, siswa belajar menyampaikan gagasan dengan percaya diri, sementara melalui storytelling mereka mengembangkan imajinasi, kreativitas, dan kemampuan komunikasi yang efektif.

Kepada para guru dan orang tua, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan dukungan yang terus diberikan kepada anak-anak.

Menurutnya, peran guru dan orang tua sangat penting dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Ia juga menegaskan bahwa para juara dalam kegiatan ini akan mendapat pembinaan dan dukungan untuk mengikuti lomba di tingkat provinsi hingga nasional.

Selain perlombaan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kampanye pencegahan kekerasan dan perundungan di sekolah.

Marthen mengingatkan bahwa kekerasan di satuan pendidikan, baik terhadap siswa maupun guru, harus menjadi perhatian serius semua pihak. Karena itu, pendidikan karakter harus diperkuat di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Ia meminta seluruh kepala sekolah, guru, dan komunitas pendidikan mengoptimalkan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di masing-masing satuan pendidikan agar sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan ramah anak.

“Mari kita berkomitmen menghilangkan kekerasan dan perundungan di sekolah. Tangan ini untuk menolong, bukan untuk memukul. Kita hadir untuk saling mengasihi dan melindungi anak-anak kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengajak seluruh sekolah mewujudkan lingkungan sekolah sehat, asri, aman, bersih, dan indah melalui berbagai gerakan seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pembiasaan hidup bersih dan sehat, serta pemeriksaan kesehatan rutin bekerja sama dengan puskesmas.

Ia optimistis, apabila seluruh program tersebut dijalankan dengan baik, maka mutu pendidikan di Kabupaten Kupang akan semakin meningkat. (ben)

Berita Terkait

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers
Ukir Prestasi Gemilang IPDN Serahkan Penghargaan Spesial Bagi Bupati Kupang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:44

Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43