Mahasiswa Undana NTT Dilatih PLN Tentang Keselamatan Kerja

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO - Selain edukasi Safety Induction , juga di kenalkan Aplikasi PLN Mobile sebagai aplikasi layanan  PLN  yang semakin mudah dalam genggaman.

KETERANGAN FOTO - Selain edukasi Safety Induction , juga di kenalkan Aplikasi PLN Mobile sebagai aplikasi layanan PLN yang semakin mudah dalam genggaman.

“Mahasiswa ini adalah aset masa depan bangsa. Melalui momen Hari Pancasila ini, kita ingin mengetuk kesadaran mereka bahwa disiplin terhadap keselamatan bukan sekadar aturan, melainkan wujud tertinggi dari rasa kemanusiaan dan kepedulian sesama. Kami ingin mereka pulang membawa ilmu, pengalaman, dan yang paling penting: pulang ke rumah dalam keadaan selamat,” ungkap Eko.

KUPANG, MEDIASINTT.COM –  PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang memberikan pelatihan safety induction bagi mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Nusa Cendana (Undana) .

Pelatihan yang dilakukan pada Rabu (3/6 ) sebagai wujud komitmen PLN dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan kerja sejak dini.

Kegiatan edukatif yang diinisiasi oleh  Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PLN UPT Kupang ini menjadi gerbang wajib yang harus dilalui para mahasiswa sebelum melakukan observasi lapangan secara langsung di Gardu Induk (GI) Maulafa. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diberikan pemahaman mendalam mengenai potensi bahaya kelistrikan, prosedur keselamatan, hingga tata tertib ketat di area instalasi tegangan tinggi.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral PLN untuk ikut membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter di NTT.

“Adik-adik mahasiswa ini adalah aset masa depan bangsa. Melalui momen Hari Pancasila ini, kita ingin mengetuk kesadaran mereka bahwa disiplin terhadap keselamatan bukan sekadar aturan, melainkan wujud tertinggi dari rasa kemanusiaan dan kepedulian sesama. Kami ingin mereka pulang membawa ilmu, pengalaman, dan yang paling penting: pulang ke rumah dalam keadaan selamat,” ungkap Eko.

Senada dengan hal tersebut, Manager UPT Kupang, Muhammad Husen, menekankan bahwa keselamatan sama sekali tidak boleh ditawar dalam setiap jengkal operasional PLN.

“Kami sangat terbuka dan mendukung proses belajar rekan-rekan mahasiswa di lapangan. Namun, memastikan proses tersebut berjalan aman adalah prioritas mutlak. Safety induction ini adalah proteksi awal yang wajib dipahami sebelum menyentuh realita industri bertegangan tinggi,” kata Husen.

Selama sesi sosialisasi, Team Leader K3 UPT Kupang, I Gede Agus Widanta, bersama tim secara interaktif memaparkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang benar, batasan area aman, hingga simulasi tanggap darurat. Mahasiswa diajak melihat bahwa kepatuhan K3 adalah cerminan dari nilai Pancasila dalam dunia kerja—sebuah gotong royong untuk saling menjaga nyawa dan ruang kerja.

Rian A. P. Geno, salah satu mahasiswa peserta, mengaku mendapatkan sudut pandang baru yang sangat berharga dari kegiatan ini.

“Selama ini kami hanya melihat teorinya di kelas. Di sini, PLN membuka mata kami bahwa industri besar dibangun di atas fondasi keselamatan yang sangat ketat. Ini bekal berharga bagi kami sebelum melangkah ke dunia kerja yang sesungguhnya,” tutur Rian.

Tak hanya berbagi ilmu keselamatan, dalam kesempatan yang sama PLN juga mengajak para mahasiswa untuk menjadi pelopor digitalisasi kelistrikan dengan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Layanan ini mempermudah masyarakat mengakses pengaduan gangguan, pembelian token, hingga permohonan pasang baru dalam satu genggaman.

Melalui sinergi yang hangat antara dunia pendidikan dan industri ini, PLN berharap kunjungan lapangan ini tidak hanya melahirkan teknisi yang cerdas secara akademis, tetapi juga generasi muda yang memiliki jiwa safety culture yang kuat demi kemajuan ketenagalistrikan di bumi Nusa Tenggara Timur. (ben)

Berita Terkait

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget
SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT
Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa
Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT
Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru
Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana
Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT
Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:55

Undana Siapkan Program Tutorial Presentasi Bahasa Inggris Gratis Bagi Mahasiswa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:42

Undana Perkuat Pengetahuan Biologi Melalui Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTS Di NTT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:13

Fakultas Hukum Undana Bedah Konsep Baru KUHP Dan KUHAP Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:50

Menkokesra Serahkan Tanda Penghargaan Untuk Undana

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43