Bupati Kupang Dorong Para Pemuda Jadi Wira Usaha Muda Mandiri

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Yosef Lede  membuka Pelatihan Vokasi Nasional Berbasis Kompetensi di UPTD Balai Pelatihan Oelnasi, Kec. Kupang Tengah ,Kabupaten Kupang, Selasa (1/9/2026) pagi.

Bupati Yosef Lede membuka Pelatihan Vokasi Nasional Berbasis Kompetensi di UPTD Balai Pelatihan Oelnasi, Kec. Kupang Tengah ,Kabupaten Kupang, Selasa (1/9/2026) pagi.

“Tidak semua orang diciptakan untuk menjadi PNS. Masing-masing memiliki talenta. Yang penting adalah bagaimana talenta itu dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai,”kata Yosef Lede

KUPANG,MEDIASINTT.COM-  Bupati Kupang Yosef Lede, mendorong kalangan muda di daerah setempat untuk terus meningkatkan kapasistas diri sehingga mampu  menjadi wira usaha mandiri.

Hal itu dikatakan Bupati Yosef Lede saat  membuka Pelatihan Vokasi Nasional Berbasis Kompetensi di UPTD Balai Pelatihan Oelnasi, Kec. Kupang Tengah ,Kabupaten Kupang, Selasa (1/9/2026) pagi.

Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur. Sebanyak 48 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Kupang mengikuti pelatihan sebagai bekal untuk meningkatkan keterampilan, memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Bupati Yosef Lede mendorong agar pelatihan tersebut tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan, tetapi dapat dilanjutkan dalam bentuk praktik dan usaha yang memberikan manfaat nyata bagi peserta.

“Harapan kita, ilmu dan keterampilan yang diperoleh di sini dapat dipraktikkan setelah pelatihan selesai, sehingga membuka peluang usaha dan menciptakan kemandirian bagi anak-anak muda kita,” ujarnya.

Bupati Yosef,meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali pengetahuan sebanyak mungkin. Menurutnya, keterampilan merupakan modal penting yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi, terutama ketika peserta berani memulai dari usaha kecil.

Ia mendorong peserta untuk tidak hanya berpikir sebagai pencari kerja, tetapi juga berani menjadi pencipta lapangan kerja. Menurutnya, tidak semua orang harus menempuh jalan yang sama dalam membangun masa depan karena setiap orang memiliki potensi dan talenta yang dapat dikembangkan.

“Tidak semua orang diciptakan untuk menjadi PNS. Masing-masing memiliki talenta. Yang penting adalah bagaimana talenta itu dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai,” Ungkapnya.

Bupati menilai keterampilan di bidang pengolahan buah serta penyiapan produk pastry dan kue yang diperoleh peserta memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha produktif. Dengan kreativitas dan inovasi, produk sederhana dapat dikembangkan menjadi usaha yang menghasilkan pendapatan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Karena itu, Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Kupang siap mendukung keberlanjutan peserta setelah pelatihan, termasuk melalui komunikasi dengan berbagai pihak dan mitra perbankan yang dapat mendukung pengembangan usaha dan akses pembiayaan sesuai ketentuan.

“Kalau setelah pelatihan ada yang mau membuka usaha, komunikasikan dengan baik. Pemerintah akan melihat apa yang bisa kita lakukan. Kita ingin anak-anak muda di Kabupaten Kupang memiliki kemandirian dan tidak terus bergantung kepada orang tua maupun pemerintah,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Banyak usaha berkembang karena dimulai dari langkah kecil, kemudian dibangun melalui proses, kerja keras, kreativitas dan ketekunan.

Ia berharap 48 peserta dapat menyelesaikan pelatihan dengan baik, membawa pulang keterampilan yang diperoleh, dan menerapkannya dalam kehidupan nyata.

“Kita berharap ada dampak dan tindak lanjut dari apa yang diterima di tempat ini. Setelah pulang, ilmu yang diperoleh harus dipraktikkan dan dikembangkan,” kata Bupati Kupang Yosef Lede dalam kegiatan yang turut dihadiri sejumlah pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang. (ben)

 

 

Berita Terkait

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers
Ukir Prestasi Gemilang IPDN Serahkan Penghargaan Spesial Bagi Bupati Kupang
Pemkab Kupang Distribusi Bantuan Beras 238 Ton

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:43

Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Olah Kacang Merah Jadi Tepung Bakso Dan Nugget

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Tahan Rusna Pimpinan PT Tugas Mulai Terseret Kasus Dugaan TPPO YN

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

SMPK St Teresia Kupang Tampil Sebagai Juara Cerdas Cermat PPKN NTT

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:34

Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata

Winston Rondo Prihatin, Bangunan Sekolah Dibiarkan 10 Tahun Tanpa Perbaikan

Kamis, 22 Okt 2026 - 05:49