Pemkab Kupang Gelar Rakor Percepatan Penanganan Stunting

Kamis, 3 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe memimpin rakor penanganan stunting, Kamis. Foto Prokompim Kabupaten Kupang.

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe memimpin rakor penanganan stunting, Kamis. Foto Prokompim Kabupaten Kupang.

” Kabupaten Kupang jangan menggunakan ego sektor dalam penanganan stunting yang hanya melimpahkan tugasnya pada DP2KBP3A saja melainkan harus ada penanganan serius dari dinas-dinas terkait,” kata Jerry Manafe.

Oelamasi, MediasiNTT.Com – Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe memimpin langsung rapat koordinasi penanganan penurunan stunting yang berlangsung di ruangan rapat Wakil Bupati Kupang di Oelamasi, Kamis.

Wabup Jerry dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada Dinkes, DP2KBP3A dan Dompet Dhuafa yang telah berkontribusi dalam masalah stunting yang makin menurun walaupun belum mencapai target yang diharapkan.

Ia berharap perlu adanya kerjasama agar apa yang ditargetkan oleh Propinsi hingga Pusat bisa mencapai titik stunting yang ditentukan.

Manafe berharap adanya kemajuan dari kabupaten Kupang untuk persoalan stunting yang mana dengan kolaborasi dan kerjasama yang baik stunting bisa menurun hingga 14 %.

“Stunting bukan hanya bermasalah pada kesehatan melainkan pada pola hidup,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang itu.

Tidak hanya itu Jerry Manafe menegaskan agar kabupaten Kupang jangan menggunakan ego sektor yang hanya melimpahkan tugasnya pada DP2KBP3A saja melainkan harus ada penanganan serius dari dinas-dinas terkait.

Juga dalam pelaksanaan stunting, perlu adanya kerja sama dengan PMD karena adanya dana desa yang diwajibkan untuk tiga nakes baik itu perawat, bidan dan tenaga gizi dimana PMD wajib memberi laporan untuk dipaparkan dalam evaluasi.

Jerry Manafe juga mengingatkan kepada Tim Dompet Dhuafa dan Kepala DP2KBP3A harus sepakat untuk melakukan rapat evaluasi tentang anggaran dan program masing-masing maksimal 1 atau 2 bulan sekali. Sehingga dinas terkait bisa mempresentasikan program yang sudah dirasakan masyarakat.

Dijelaskan Jerry, pada tahun 2019 ada pembangunan jamban sehat tapi hal ini harus ada evaluasi dari dinas terkait dan para kades tentang seperti apa jamban sehat itu dan manfaatnya bagi masyarakat.

Upaya pencapaian ODF dan stunting diintervensi LKC melalui program Kawasan sehat dengan fokus stunting pada pendampingan imdividu (bumil, busui dan baduta), pengetahuan gizi ibu, Inisiasi ketahanan pangan keluarga melalui kebun sayur dan kunjungan rumah, sedangkan sanitasi melalui pemicuan stop buang air besar sembarangan, dukungan jamban bagi keluarga tidak mampu dan monitoring rutin bersama tokoh masyarakat.

Sebagai Ketua PMI kabupaten Kupang, Jerry Manafe juga sedang gencar tentang masalah Polio karena terdapat empat kecamatan dan 4 desa di kabupaten Kupang yang teridentifikasi polio yaitu kecamatan Kupang Barat Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Tengah Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Timur Desa Naibonat dan Kecamatan Taebenu Desa Oeltuah.

“Oleh karena itu, semoga sektor-sektor terkait ini bisa memperhatikan dan memberi pendapat serta pikiran untuk dilaksanakan sebaik-baiknya demi kesehatan dan penurunan stunting hingga 14 %”, ungkap Jerry dalam kegiatan yang dihadiri Kepala DP2KBP3A Yesay Lanus, Pimpinan LKC Dompet Dhuafa Wilayah NTT Umi Kalsum Muhammad, perwakilan Dinas Terkait, para Kades dan para Kepala Puskesmas. (Rio)

Berita Terkait

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!
Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:19

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:30

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:07