Bupati Kupang Serahkan Santunan Bagi Korban Bencana Alam

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kupang, Korinus Masneno serahkan santunan bagi ahli waris korban yang meninggal dunia akibat banjir, Senin (20/6/2022)

Bupati Kupang, Korinus Masneno serahkan santunan bagi ahli waris korban yang meninggal dunia akibat banjir, Senin (20/6/2022)

“Santunan tak dapat mengembalikan mereka yang telah pergi tapi setidaknya pemerintah tidak menutup mata dan telinga terhadap mereka yang berduka akibat ditinggal oleh sanak keluarga,”kata Bupati Korinus Masneno.

Kupang, MEDIASINTT.COM – Bupati Kupang, Korinus Masneno menyerahkan santunan senilai Rp60 juta untuk ahli waris dari empat korban yang meninggal dunia dalam bencana alam banjir yang melanda daerah itu pada Februari 2022.

Bupati Korinus Masneno menyerahkan bantuan santunan itu kepada empat ahli waris yang berlangsung di Oelamasi, Senin.

“Kami sampaikan terimah kasih dan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI karena bentuk perhatiannya telah membantu memberikan santunan sebesar Rp15.000.000 kepada masing-masing ahli waris korban bencana alam di Kabupaten Kupang,” kata Bupati Kupang, Korinus Masneno.
Bupati Kupang, Korinus Masneno mengatakan hal itu saat menyerahkan santunan bagi ahli waris dari empat korban yang meninggal dunia dalam peristiwa banjir di Kabupaten Kupang.

Santunan tersebut diserahkan secara langsung Bupati Kupang, Korinus Masneno didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Obet Laha dan Asisten II Sekda Kabupaten Kupang, Mesak Soleman Elfeto.

Menurut Bupati Kupang, berbagai upaya dilakukan pemerintah dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait dari penanganan bencana sampai pada pasca bencana guna penanganan secara efektif, sehingga masyarakat yang terdampak bencana merasakan adanya perhatian dari pemerintah dalam hal penanganan korban bencana.

Menurut dia Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Sosial melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi dan Kementerian Sosial agar ke empat korban meninggal dalam bencana itu mendapat santunan ahli waris dengan maksud meringankan beban bagi mereka yang ditinggalkan.

“Santunan tak dapat mengembalikan mereka yang telah pergi tapi setidaknya pemerintah tidak menutup mata dan telinga terhadap mereka yang berduka akibat ditinggal oleh sanak keluarga,”kata Bupati Korinus Masneno.

Menurut Bupati Korinus Masneno santunan yang diberikan itu tidak seberapa, namun sekiranya santunan ini sedikit mengurangi penderitaan keluarga.

Dia berharap warga di kabupaten yang berbatasan dengan wilayah Oecusse, Timor Leste itu selalu waspada saat memasuki musim penghujan.

Menurut dia kewaspadaan yang tinggi ketika hadapi bencana yang tiba-tiba dan  tak terduga sangat penting guna meminimalisir adanya korban jiwa.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kupang, Anis Masneno menyebutkan bahwa pada bulan februari hingga maret Tahun 2022 Kabupaten Kupang mengalami puncak musim penghujan yang mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Kupang terdampak bencana banjir.

Bencana itu menurut Anis Masneno mengakibatkan kerugian harta benda, rusaknya ekosistem dan timbulnya korban jiwa.

Ia mengatakan bencana banjir tahun ini mengakibatkan empat warga Kabupaten Kupang di tiga wilayah terpisah yakni Abraham Nofu di Desa Naitae, Kecamatan Fatuleu Barat, Elisabeth Abani di Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur, dan dua korban jiwa yaitu Melanton Tiran dan Desiyani Tiran di Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat.

Pada kesempatan itu Inche Tinenti dari Kecamatan Amarasi Barat, sebagai penerima santunan ucapkan terima kasih kepada Bupati Kupang, Korinus Masneno dan segenap jajaran yang telah melancarkan kepengurusan administrasi sehingga para ahli waris korban bencana bisa mendapatkan bantuan. (Rio/Gige)

Berita Terkait

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!
Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:19

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:30

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:07