Pengobatan Diabetes Maria Ditanggung Penuh Program JKN

Rabu, 20 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Program JKN Maria Arkiang.

Peserta Program JKN Maria Arkiang.

“Semoga program JKN terus ada kedepannya dan semakin banyak peserta yang terbantu dengan hadirnya program ini.  Ia juga ingin semua masyarakat Indonesia terdaftar sebagai peserta JKN sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak bisa berobat karena kendala biaya,” kata Maria.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Diabetes merupakan salah satu penyakit yang banyak di derita oleh masyarakat Indonesia. Diabetes adalah kondisi dimana Tingkat kadar gula yang tinggi di dalam darah sehingga kita harus memperhatikan kandungan gula yang tepat di dalam makan dan minuman yang akan kita konsumsi.

Jangan lupa pula untuk mengkonsumsi buah dengan kadar gula yang rendah dan pastinya baik untuk kesehatan. Kita juga sejak dini harus sudah menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah berbagai penyakit di usia tua nanti.

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terbukti  telah memberikan banyak manfaat  bagi yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Manfaat sebenarnya bukan sekedar kemudahan dalam akses pelayanan kesehatan tetapi juga biaya dan obat juga ditunggung penuh oleh program JKN.

Melalui pelayanan yang semakin baik diberikan kepada peserta, diharapkan semakin banyak lagi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN.

Di usia yang semakin bertambah, salah satu yang harus dimiliki adalah jaminan kesehatan untuk melindungi kita dari penyakit. Apalagi sudah memasuki usia tua, memiliki jaminan sosial akan meringankan beban kita ketika harus mendapatakan pelayanan kesehatan.

Maria Arkiang (43) merupakan peserta JKN yang sejak tahun 2019 sudah menggunakan kartu JKN untul berobat. Selama ia berobat tidak ada biaya yang dikeluarkan, karena semua sudah ditanggung oleh program JKN.

“Menurut saya Program JKN ini sangat membantu walupaun tidak ada uang di saku tetapi tetap dapat berobat dan dilayani dengan sangat baik. Saya selama ini sudah beberapa kali masuk rumah sakit karena penyakit diabetes. Selama berobat selalu dilayani dengan baik oleh petugas rumah sakit. Pelayanan administrasi juga sangat cepat sehingga saya puas dengan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit,” ungkap Maria.

“Menurut saya yang terpenting pastikan saja kartu JKN kita tetap aktif, maka kita akan dilayani dengan lancar oleh petugas rumah sakit. Karena kalau kartu kita tidak aktif akan mengganggu proses penyambuhan penyakit kita yang harusnya bisa fokus pada pengobatan tapi malah terganggu karena kartu tidak aktif. Pastikan dengan rutin untuk mencek keaktifan kartu JKN kita yang bisa akses menggunakan Aplikasi Mobile JKN dan masih banyak fitur yang dapat kita manfaatkan melalui aplikasi Mobile JKN tersebut. Apalagi saat ini untuk berobat cukup dengan menunjukan KTP saja, yang terpenting kartu kita sudah aktif sebagai peserta JKN. Jangan hanya tunjukan KTP ketika berobat tetapi kita ternyata belum terdaftar sebagai peserta JKN.” ujar Maria.

Menjadi peserta JKN membuat Maria tidak khawatir untuk mengakses pelayanan kesehatan. Karena semua biaya pengobatannya telah dijamin dalam program JKN asalkan itu semua sesuai dengan prosedur.

Prosedur sebagai peserta JKN sebenarnya tidak ada ribetnya, yang terpenting kita paham apa saja hak dan kewajiban sebagai peserta. Sehingga Maria tidak perlu untuk mengeluarkan biaya yang besar untuk biaya pengobatan.

Maria senang karena saat ini program JKN sudah memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Ia berterimakasih kepada BPJS Kesehatan yang menyelenggarakan program JKN karena selalu membantu pengobatan Maria secara rutin selama ini.

“Semoga program JKN terus ada kedepannya dan semakin banyak peserta yang terbantu dengan hadirnya program ini.  Ia juga ingin semua masyarakat Indonesia terdaftar sebagai peserta JKN sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak bisa berobat karena kendala biaya,” kata Maria. (ig/is/ade)

 

 

 

Berita Terkait

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!
Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:19

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:30

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:07