Undana Wajibkan Seluruh Mahasiswa Ikut KKN Tanpa Terkecuali

Minggu, 18 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Masyarakat menaruh harapan besar pada Undana. Kehadiran kolaborasi mahasiswa dan dosen untuk hadir mendengar persoalan dan mendampingi masyarakat adalah hal yang sangat penting” kata  Rektor Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng

KUPANG,MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana (Undana) tengah mengkaji kebijakan strategis untuk mewajibkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak bagi seluruh mahasiswa tanpa terkecuali, guna menghapus skema rekognisi dari mata kuliah lain.

Penegasan itu disampaikan Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., saat membuka Pembekalan Mahasiswa KKN Berdampak Periode Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Undana, Kupang, Kamis .

Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undana ini turut dihadiri Wakil Rektor II Prof. Dr. Paul G. Tamelan, M.Si., Kepala LPPM Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph.D., Sekretaris LPPM Prof. Dr. Febri Odel Nitbani, S.Si., M.Si., Koordinator KKN Ir. Markus Sinlae, M.Sc.Ag., serta Ketua Tim Kerja KKN Berdampak Ir. Dominggus B. Osa, M.P. Pembekalan ini menjadi penanda kesiapan ratusan mahasiswa sebelum diterjunkan ke berbagai wilayah pengabdian di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kebijakan ini menegaskan pemenuhan visi World Class Locally Relevant University melalui kewajiban akademis berbobot 4 SKS (180 jam aktivitas) yang terukur dan berorientasi pemecahan masalah.

Sementara itu, penerjunan mahasiswa dan dosen secara masif ini memberikan kepastian pendampingan lapangan yang riil guna mengurai persoalan pembangunan perdesaan, memacu potensi lokal, serta melanjutkan aksi tanggap kemanusiaan seperti pemulihan pascagempa Flores.

Dalam arahannya, Rektor Undana Prof. Jefri S. Bale menekankan bahwa pencapaian reputasi akademik dan publikasi internasional perguruan tinggi harus berjalan selaras dengan keberpihakan nyata kepada masyarakat lokal. Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) diminta untuk tidak menjadikan KKN sekadar formalitas program kerja, melainkan hadir secara aktif untuk mendengar dan mengidentifikasi persoalan warga.

Rektor mengapresiasi kepekaan mahasiswa Undana yang sebelumnya telah teruji dalam mendampingi warga Flores pada fase pemulihan bencana.

“Di luar sana, masyarakat menaruh harapan besar pada Undana. Kehadiran kolaborasi mahasiswa dan dosen untuk hadir mendengar persoalan dan mendampingi masyarakat adalah hal yang sangat penting. Kita tidak hanya mengejar prestasi berkelas dunia, tetapi kita juga harus mengakar dengan persoalan yang ada di NTT,” tegas Rektor Undana.

Prof. Jefri mengungkapkan rencana perombakan kebijakan di tengah penerapan kurikulum Merdeka Belajar untuk memastikan seluruh mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung pengabdian masyarakat. Kebijakan yang sedang difinalisasi ini mengarah pada penegapan KKN sebagai kewajiban mutlak tanpa adanya substitusi dari mata kuliah lain. Langkah ini dirancang agar setiap lulusan Undana memiliki kepekaan sosial serta integritas yang teruji di tengah warga.

“Saat ini kita sedang memikirkan bahwa KKN ini wajib. Tidak ada lagi rekognisi mata kuliah lain yang merekognisi KKN. Ini kita ubah agar seluruh mahasiswa Undana benar-benar turun ke masyarakat dan KKN yang berdampak itu betul-betul nyata,” kata Prof. Jefri Bale.

Mengingat KKN merupakan mata kuliah berbobot empat SKS, Rektor mengingatkan bahwa proses penilaian akan dilakukan secara ketat. Penilaian tidak hanya mengukur kehadiran fisik di lokasi, tetapi mencakup proses perencanaan program, keterlibatan aktif, kepemimpinan, hingga laporan pertanggungjawaban akademis bersama DPL. Mahasiswa diimbau untuk senantiasa menjaga kesehatan, kedisiplinan, etika, serta nama baik almamater selama beradaptasi di lingkungan pengabdian.

Sementara itu, Kepala LPPM Undana Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph.D., melaporkan bahwa pelaksanaan KKN ini merupakan periode ketiga sepanjang tahun 2026. Secara akumulatif, Undana telah menerjunkan sekitar 2.600 mahasiswa dalam tiga periode pelaksanaan pada tahun ini. Khusus pada periode ketiga ini, LPPM membekali sekitar 400 mahasiswa yang akan mengabdi selama satu hingga dua bulan di lokasi prioritas maupun wilayah kemitraan daerah.

“Pelaksanaan KKN Undana dilakukan melalui skema reguler serta berbagai bentuk kegiatan yang terintegrasi dengan program pengabdian dan kegiatan fakultas. Pembekalan KKN dilaksanakan sesuai perhitungan beban pembelajaran 45 jam per SKS dalam satu semester, sehingga mahasiswa wajib memenuhi total 180 jam aktivitas pembelajaran terarah,” terang Kepala LPPM Undana, Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph.D.

Penyelenggaraan KKN Berdampak ini menjadi wujud komitmen Undana dalam menjembatani keahlian akademis dengan kebutuhan riil pembangunan di NTT. Integrasi delapan lokasi prioritas pengabdian dosen dan mahasiswa disinergikan bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

LPPM Undana memastikan bahwa seluruh materi pembekalan dipadukan dengan kompetensi spesifik dari masing-masing program studi. Melalui pelaksanaan KKN Berdampak Semester Ganjil 2026/2027, Undana mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap dinamika sosial. Sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, LPPM, dan pemerintah daerah terus diperkuat.

Undana optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, beretika, dan mampu menghadirkan solusi konkret bagi kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur. (ben)

 

Berita Terkait

Wakil Rektor Undana : Pemilihan Dekan FST Berlangsung Riang Gembira
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Undana Dan IFTK Ledalero Tindak Lanjuti Penguatan Kemitraan
Dr Jacob M. Ratu Terpilih Sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana
Undana Segera Kumpulkan 38 Ribu Alumni Bahas Perumusan Solusi Pembangunan NTT
Tembus 8 Besar SMSI Cup 2026, Tim Bola Voli FKIP Undana Rampungkan Perlawanan Sengit
Undana Dan Pramuka Kota Kupang Gelar Program PKM Di Fatubena
Enam Tim Mahasiswa Undana Meraih Pendanaan Program Aksara Mahasiswa Rp500 Juta

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:53

Undana Wajibkan Seluruh Mahasiswa Ikut KKN Tanpa Terkecuali

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13

Wakil Rektor Undana : Pemilihan Dekan FST Berlangsung Riang Gembira

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:54

Undana Dan IFTK Ledalero Tindak Lanjuti Penguatan Kemitraan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:40

Dr Jacob M. Ratu Terpilih Sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:07

Undana Segera Kumpulkan 38 Ribu Alumni Bahas Perumusan Solusi Pembangunan NTT

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bantu 200 Ekor Ayam Petelur Bagi Jemaat Bolatena, Rote Ndao

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:45

Pulau Timor

Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT

Senin, 5 Okt 2026 - 20:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Dan IFTK Ledalero Bangun Mitra Kerjasama Pendidikan

Senin, 5 Okt 2026 - 01:21

Undana siapkan fasilitas pendidikan darurat di lokasi bencana gempa bumi di Pulau Flores.

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Siapkan Fasilitas Pendidikan Darurat Bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 2 Sep 2026 - 08:20

Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata

Undana Wajibkan Seluruh Mahasiswa Ikut KKN Tanpa Terkecuali

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:53

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Komunitas Katolik Polresta Kupang Kota Bantu Kapela Hati Kudus Yesus Bimoku

Minggu, 18 Okt 2026 - 04:22

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Polda NTT Perkuat Perlindungan PMI Bersama KP2MI

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:03

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Wakil Rektor Undana : Pemilihan Dekan FST Berlangsung Riang Gembira

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:13