Program JKN, Solusi Defrianus Menjangkau Layanan Kesehatan

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) bernama Defrianus Kapitan (39) menilai bahwa kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat membantu menstabilkan kondisi keuangan keluarganya.

Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) bernama Defrianus Kapitan (39) menilai bahwa kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat membantu menstabilkan kondisi keuangan keluarganya.

“Program JKN memang sangat membantu, terutama saat menghadapi momen-momen besar seperti ini. Anak saya Puji Tuhan lahir dengan keadaan normal begitu juga dengan istri saya yang dijamin pemulihannya setelah melahirkan. Sebelum kelahirannya saya mengurus kepesertaan JKN sementara untuk bayi yang baru lahir sehingga tidak ada pengeluaran biaya. Dilengkapi dengan bantuan serta dukungan dari rumah sakit juga tim medis yang sudah melayani kami pasien dengan luar biasa,” ujar Defrianus

KUPANG, MEDIASI NTT.COM – Seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) bernama Defrianus Kapitan (39) menilai bahwa kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat membantu menstabilkan kondisi keuangan keluarganya. Ia baru saja menyambut kelahiran anak ketiganya. Dengan pengalaman melahirkan yang sudah dilalui beberapa kali, kali ini ia dan istri tidak perlu khawatir soal biaya rumah sakit. Mereka bisa lebih fokus pada keluarga dan memastikan istri serta bayinya dalam kondisi baik tanpa khawatir tentang tagihan medis.

Defrianus menjelaskan bahwa ia bersyukur karena Program JKN bahkan menjamin akses pelayanan kesehatan untuk bayinya. Untuk itu ia datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mengurus administrasi untuk anak bungsunya sebagai peserta JKN demi mendukung perawatan kesehatan selama masa pertumbuhan. Ia sekeluarga merasa sangat lega dan bersyukur atas manfaat Program JKN.

“Program JKN memang sangat membantu, terutama saat menghadapi momen-momen besar seperti ini. Anak saya Puji Tuhan lahir dengan keadaan normal begitu juga dengan istri saya yang dijamin pemulihannya setelah melahirkan. Sebelum kelahirannya saya mengurus kepesertaan JKN sementara untuk bayi yang baru lahir sehingga tidak ada pengeluaran biaya. Dilengkapi dengan bantuan serta dukungan dari rumah sakit juga tim medis yang sudah melayani kami pasien dengan luar biasa,” ujar Defrianus pada Selasa (06/08).

Defrianus kemudian menjelaskan bahwa manfaat dari Program JKN ini memang sangat membantu. Ia dan keluarga sudah merasakan manfaat nyata dari penggunaan Program JK melalui perawatan dan pengobatan yang diterima oleh istri maupun kedua anaknya. Anak pertama Defrianus pernah mengalami demam tinggi kemudian dalam pemeriksaannya dokter memutuskan bahwa ia harus di rawat inap di Rumah Sakit Mamami. Hal yang sama juga terjadi pada anak kedua Defrianus yang didiagnosis mengalami diare dan harus juga dirawat inap di Rumah Sakit St Carolus Borromeus.

“Kedua musibah itu terjadi dalam rentang waktu yang cukup berdekatan. Namun karena sudah jadi peserta JKN, keuangan saya tetap terjaga karena biaya selama pemeriksaan, perawatan maupun obat-obatan semuanya didukung dengan Program JKN serta pelayanan yang terbilang sudah memuaskan. Bahkan istri saya selama masa kehamilannya sampai ia melahirkan semuanya didukung dengan Program JKN. Mulai dari pemeriksaan rutin, konsultasi dengan dokter, kunjungan kontrol maupun pemeriksaan tambahan yang dibutuhkan,” jelas Defrianus.

Ia juga sangat menghargai pemerintah yang sudah berinovasi sehingga terciptalah Program JKN ini. Dengan hadirnya Program JKN, diharapkan tak ada lagi masyarakat yang khawatir memikirkan biaya untuk berobat. Selama menggunakan haknya sebagai peserta JKN, Defrianus merasa tidak ada kendala. Program JKN selalu memberikan solusi untuk setiap masalah yang dialami terkait segala pengurusan administrasi dan pelayanan yang diterima. Ia juga benar-benar berharap seluruh masyarakat yang tidak bisa membayar iuran per bulannya secara mandiri, bisa proaktif mendaftarkan dirinya menjadi peserta JKN yang dibantu pemerintah.

“Walaupun sakit yang keluarga saya alami mungkin hanya sakit ringan tetapi saya tetap mengapresiasi pemerintah melalui Program JKN. Tidak semua orang memiliki tingkat ekonomi yang sama. Untuk itu hal yang mungkin bagi orang lain tidak seberapa tapi bisa saja bagi beberapa orang itu hal yang cukup berpengaruh membantu beberapa aspek kehidupannya. Oleh karena itu saya berharap banyak bahwa iuran yang sudah saya penuhi setiap bulannya juga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan Program JKN tetap ada di tengah masyarakat dan mempertahankan kualitas pelayanannya,” kata Defrianus. (ak/fr)

 

Berita Terkait

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!
Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:19

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:30

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:07