Wakil Bupati Kupang Edukasi Warga Dua Desa Dalam Mencegah Stunting

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

–KETERANGAN FOTO/HO-PROKOPIM -  Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki melakukan kunjungan kerja ke Desa Toobaun dan Desa Nunkurus guna mengedukasi warga dalam upaya mengatasi stunting yang masih dialami anak-anak di Kabupaten Kupang.

–KETERANGAN FOTO/HO-PROKOPIM - Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki melakukan kunjungan kerja ke Desa Toobaun dan Desa Nunkurus guna mengedukasi warga dalam upaya mengatasi stunting yang masih dialami anak-anak di Kabupaten Kupang.

“Intervensi dalam hal ini kita turun dan telusuri  jadi sudah beberapa kali kita turun ke lapangan  Ada beberapa alasan yang berbeda tapi semua pada akhirnya merujuk kepada pola asuh orang tua terhadap anak itu sendiri, yang artinya stunting ini semuanya bermula dari dalam rumah tangga sendiri”kata Wakil Bupati Aurum.

KUPANG,MEDIASINTT.COM – Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki melakukan kunjungan kerja ke Desa Toobaun dan Desa Nunkurus guna mengedukasi warga dalam upaya mengatasi stunting yang masih dialami anak-anak di Kabupaten Kupang.

Kunjungan kerjaa yang berlangsung pada Senin –Selasa (9-10/3) merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan dan mengevaluasi implementasi berbagai intervensi penanganan stunting di tingkat desa.

Dalam kunjungan itu Wakil Bupati Aurum Titu Eki meninjau langsung posyandu yang menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi balita dan ibu hamil dan berdiskusi dengan tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan perwakilan orang tua untuk mengetahui kendala dan kebutuhan di lapangan.

“Desa Toobaun merupakan salah satu wilayah yang menjadi prioritas dalam program penurunan stunting. Kita berkomitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses yang layak terhadap gizi, kesehatan, dan perawatan agar dapat tumbuh kembang optimal,” kata Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki.

Wabup Aurum menjelaskan masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Kupang masalah stunting dari tahun ke tahun  grafiknya itu naik turun. Intervensi dari pemerintah telah banyak dilakukan oleh Dinas Kesehatan, puskesmas dan instansi vertikal lain seperti BKKBN, LSM, NGO  dan Yayasan terkait dengan terjun langsung ke daerah yang menjadi fokus percepatan penurunan stunting.

“Intervensi dalam hal ini kita turun dan telusuri  jadi sudah beberapa kali kita turun ke lapangan  Ada beberapa alasan yang berbeda tapi semua pada akhirnya merujuk kepada pola asuh orang tua terhadap anak itu sendiri, yang artinya stunting ini semuanya bermula dari dalam rumah tangga sendiri”kata Wakil Bupati.

Sementara dalam kunjungan kerja di Desa Nunkurus, Wakil Bupati Kupang  Aurum Titu Eki, dengan tegas mengingatkan seluruh masyarakat serta jajaran pemerintah setempat agar saling mengingatkan dan berperan aktif dalam mendukung berbagai intervensi pemerintah terkait percepatan penurunan Stunting yang saat ini terus digencarkan di setiap desa.

Menurut Wakil Bupati, upaya penurunan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab sosial seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun budaya saling mengingatkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ada tanggung jawab kita secara sosial untuk saling mengingatkan, ini harus tetap jalan, saling mengingatkan sama-sama lain,ini hal yang mudah, tidak perlu terlalu seperti apa, sekadar duduk, pas ada bertamu tinggal saling mengingatkan saja, itu bisa”kata Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki.

Dia  juga mengingatkan kepada seluruh jajaran pemerintah yang hadir, baik dari pihak puskesmas maupun perangkat daerah terkait, agar tidak hanya fokus pada pemberian bantuan semata. Menurutnya, bantuan dalam berbagai bentuk memang penting, namun harus diimbangi dengan upaya edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.

“Kita boleh kasih bantuan dalam bentuk ini, itu,ini,  itu, tetapi tanggung jawab kita juga untuk menyampaikan hal yang baik, untuk bisa berubah pola pikir masyarakat, itu yang paling penting,” kata Aurum Titu Eki. (Ben)

Berita Terkait

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!
Presiden Ramos-Horta Minta Implementasi Nyata Kerja Sama Timor Leste-Indonesia
Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani
Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur
Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT
Laporan Terhadap Wartawan NTTHits Disorot: Salah Tafsir Penilaian Dewan Pers

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:19

FINAL GAMKI–PBVSI CUP I NTT 2026: PANGGILAN UNTUK ORANG TTS DI KUPANG, MARI RAMAIKAN!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:33

Dukung Pembangunan Pertanian Bupati Kupang Bantu Alsintan Bagi Petani

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:41

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 02:16

Pemkab Kupang Butuh Perencanaan Matang Menyiapkan 538 Kepala Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

PKM Undana Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bagi Warga Oesao

Minggu, 25 Okt 2026 - 13:30

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bersama OJK Kupang Gelar Diskusi Literasi Keuangan Cegah Jebakan Pinjol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:07