Jalur Laut Jadi Tumpuan, Kepolisian Distribusi 100 Ton Bantuan Ke Pulau Pemana

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada  Sabtu (29/8/2026) pukul 10.40 WITA, Kapal Polisi KP. SUKUR 3007 meninggalkan Dermaga Wuring, Kabupaten Sikka, menuju Pulau Pemana dengan membawa 100 dos paket sembako bantuan kemanusiaan dari Polda Sulawesi Selatan.

Pada Sabtu (29/8/2026) pukul 10.40 WITA, Kapal Polisi KP. SUKUR 3007 meninggalkan Dermaga Wuring, Kabupaten Sikka, menuju Pulau Pemana dengan membawa 100 dos paket sembako bantuan kemanusiaan dari Polda Sulawesi Selatan.

KUPANG, MEDIASINTT.COM  – Ketika akses darat tidak dapat dijangkau  maka jalur  laut menjadi jalur alternative yang harus dilakukan dalam pendistribusian bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan para korban bencana.

Seperti halnya dialami korban bencana alam gempa bumi di Pulau Pemana, Kabupaten Sikka  yang  hanya bisa dijangkau melalui jalur laut.

Pada  Sabtu (29/8/2026) pukul 10.40 WITA, Kapal Polisi KP. SUKUR 3007 meninggalkan Dermaga Wuring, Kabupaten Sikka, menuju Pulau Pemana dengan membawa 100 dos paket sembako bantuan kemanusiaan dari Polda Sulawesi Selatan.

Pelayaran ini bukan sekadar perjalanan dari satu dermaga menuju sebuah pulau. Di dalam kapal tersebut terdapat misi untuk memastikan bantuan benar-benar tiba di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

Pulau Pemana merupakan wilayah kepulauan yang hanya dapat dijangkau melalui jalur laut. Kondisi tersebut membuat distribusi bantuan membutuhkan kesiapan personel, sarana transportasi serta koordinasi yang baik agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.

Bagi warga yang sedang menghadapi situasi pascabencana, satu paket sembako bukan sekadar bantuan. Di dalamnya terdapat kebutuhan pokok sekaligus pesan bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit seorang diri.

Bantuan yang dibawa KP. SUKUR 3007 merupakan bentuk solidaritas dari Polda Sulawesi Selatan untuk masyarakat terdampak gempa di wilayah Kabupaten Sikka.

Bantuan tersebut kemudian diangkut melalui jalur laut oleh jajaran Polri menuju Pulau Pemana. Perjalanan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak berhenti pada batas wilayah maupun jarak geografis.

Dari Sulawesi Selatan, bantuan bergerak menuju Nusa Tenggara Timur. Dari dermaga di Wuring, paket-paket kebutuhan pokok kemudian dibawa menyeberangi laut untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 100 dos sembako mungkin hanya terlihat sebagai angka. Namun bagi keluarga yang tengah bertahan dalam situasi pascabencana, bantuan tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar.

Dalam pelayaran menuju Pulau Pemana, KP. SUKUR 3007 membawa empat orang crew kapal. Selain itu, sejumlah personel Ditpolairud Polda NTT dan Polres Sikka turut berada dalam manifest untuk mendukung pelaksanaan misi kemanusiaan.

Dari Ditpolairud Polda NTT turut terlibat AKP M. Idris Hamzah, Bripka Bona Fartis, Bripka M. Gorbachov, Bripda Jhun Bai, Bripda Kornelis Kowan, Bharada Rifaldo, dan Bharada Febrianto.

Sementara dari Polres Sikka terdapat Kasat Polairud Res Sikka Aiptu Sarudin, Aipda Sipriadi So, Aipda R. Ade Selem, dan Bripka Askar Paka.

Kehadiran personel tersebut memastikan perjalanan dan proses distribusi bantuan dapat berjalan dengan aman dan terkoordinasi.

Mereka tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk memastikan bantuan yang telah dikirim dapat menjangkau masyarakat sasaran.

Penanganan bencana membutuhkan lebih dari sekadar bantuan yang terkumpul. Bantuan harus bergerak menuju lokasi yang membutuhkan dan diterima oleh masyarakat yang terdampak.

Di sinilah peran Polri menjadi penting. Ketika akses menuju masyarakat harus ditempuh melalui laut, personel dan armada dikerahkan untuk membuka jalur bantuan tersebut.

Pelayaran KP. SUKUR 3007 menjadi salah satu gambaran bagaimana semangat kemanusiaan diwujudkan melalui tindakan nyata.

Bencana memang dapat memutus akses, merusak fasilitas dan mengganggu aktivitas masyarakat. Namun kondisi tersebut tidak boleh memutus kepedulian.

Setiap paket sembako yang dibawa menuju Pulau Pemana menjadi bagian dari upaya meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat untuk bangkit.

Di tengah laut yang membentang menuju Pulau Pemana, KP. SUKUR 3007 membawa lebih dari sekadar 100 dos paket sembako.

Kapal tersebut membawa pesan bahwa masyarakat terdampak gempa tetap diperhatikan. Bahwa ketika mereka membutuhkan, bantuan akan diupayakan untuk datang, meski harus menempuh perjalanan laut.

Harapannya, bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi warga untuk melewati masa pemulihan pascabencana.

Bukan hanya tentang seberapa banyak bantuan yang diberikan, tetapi tentang bagaimana bantuan itu sampai kepada mereka yang membutuhkan. (ben)

 

Berita Terkait

Anggota Polda NTT Pulihkan Mental Anak-Anak Penyintas Gempa Flores
Mahasiswa Undana dan Polres Manggarai Timur Lakukan Pendampingan Psikologi Korban Gempa
Rektor Undana Ikut Bersama Mendiktisaintek Pantau Dampak Gempa Di Pulau Flores
Wali Kota Kupang Pimpin Pengiriman Logistik Untuk Koban Bencana Gempa Flores
Peduli Bencana Gempa Flores , Undana Kirim Tim Relawan Ke Daerah Terdampak
BPJS Kesehatan Kupang Distribusi Bantuan Bagi Korban Gempa Flores
Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana NTT
Lembaga Penyaluran BBM Di Pulau Flores Tidak Terdampak Gempa

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:33

Anggota Polda NTT Pulihkan Mental Anak-Anak Penyintas Gempa Flores

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:06

Mahasiswa Undana dan Polres Manggarai Timur Lakukan Pendampingan Psikologi Korban Gempa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:31

Jalur Laut Jadi Tumpuan, Kepolisian Distribusi 100 Ton Bantuan Ke Pulau Pemana

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:44

Rektor Undana Ikut Bersama Mendiktisaintek Pantau Dampak Gempa Di Pulau Flores

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:29

Wali Kota Kupang Pimpin Pengiriman Logistik Untuk Koban Bencana Gempa Flores

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bantu 200 Ekor Ayam Petelur Bagi Jemaat Bolatena, Rote Ndao

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:45

Pulau Timor

Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT

Senin, 5 Okt 2026 - 20:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Dan IFTK Ledalero Bangun Mitra Kerjasama Pendidikan

Senin, 5 Okt 2026 - 01:21

Undana siapkan fasilitas pendidikan darurat di lokasi bencana gempa bumi di Pulau Flores.

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Siapkan Fasilitas Pendidikan Darurat Bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 2 Sep 2026 - 08:20

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Bank NTT Dan Fetomone Melengang Ke Final SMSI Cup 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 21:08

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Kepimpinan Polda NTT Resmi Dijabat Irjen Reza Arif Dewanto

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:21

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Mengakhiri Masa Tugas Di NTT, Komjen Rudi Darmoko Resmikan 33 Sumur Bor

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:13

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Tim Voli OJK Gebuk FKIP Undana Dalam Turnamen SMSI Cup 3-0

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:51