LPDP Dorong Undana Siapkan Ekosistem Akademik Kampus

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG,MEDIASINTT.COM – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mendorong Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk segera menyiapkan ekosistem akademik kampus guna menembus seleksi Beasiswa 3+1+1 Amerika. Komitmen ini ditandai melalui pelaksanaan Launching Program Beasiswa 3+1+1 Undana – Amerika yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Undana, Kupang, pada Kamis (27/8/2026).

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Direktur Beasiswa LPDP Ir. Dwi Larso, MSIE., Ph.D., serta diikuti oleh para dekan dan koordinator program studi di lingkungan Undana.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si. menegaskan bahwa inisiasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan akses keadilan pendidikan bagi mahasiswa di kawasan timur Indonesia melalui jalur afirmasi.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Rudi Rohi, S.H., M.Si. menilai kerja sama ini sebagai momentum emas untuk mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur.

Program Beasiswa LPDP 3+1+1 sendiri dirancang sebagai skema pendidikan terintegrasi yang menggabungkan tiga tahun kuliah S1 di perguruan tinggi asal, satu tahun penguatan global di kampus mitra dalam negeri, dan satu tahun studi magister (S2) di luar negeri. Jalur ini terbagi menjadi dua kategori, yakni Path Umum (Existing) untuk berbagai disiplin ilmu menuju magister luar negeri, serta Path Pabrik Wirausaha yang berfokus pada penguatan ekosistem kewirausahaan antar-kampus mitra sebelum melanjutkan studi ke manca negara.

Direktur Beasiswa LPDP Ir. Dwi Larso, MSIE., Ph.D. menjelaskan bahwa strategi penggabungan perguruan tinggi dalam negeri dengan kampus kelas dunia merupakan langkah cepat untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia nasional.

Melalui skema ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga keterampilan, karakter, dan pengalaman internasional. LPDP mencatat skema 3+1+1 telah menyelesaikan Batch 1 pada 2026 yang melibatkan universitas dalam negeri seperti UI, ITB, UNDIP, UNS, BINUS, President University, dan Universitas Islam Kediri menuju kampus dunia seperti Georgetown University dan University of Wisconsin–Madison, sementara pelaksanaan tahun 2027 saat ini memasuki tahap seleksi perguruan tinggi mitra.

Kualifikasi calon peserta program ini mewajibkan mahasiswa aktif S1 minimal semester 3 yang masuk peringkat 10 besar terbaik di program studi dan angkatannya.

Pelamar wajib memperoleh Letter of Acceptance (LoA) Internasional Sarjana tanpa penundaan intake, mengantongi LoA Unconditional Magister di kampus tujuan yang sama, serta bersedia menjalankan kewajiban pengabdian di Indonesia selama dua kali masa pendanaan LPDP.

Selain itu, LPDP menargetkan 50 hingga 100 universitas terlibat pada 2027 serta mengincar 20 persen lulusan mampu mencetak bisnis baru guna menopang perekonomian nasional.

Sebagai langkah tindak lanjut, forum diskusi juga menyepakati pemanfaatan skema co-funding serta dorongan bagi dosen yang mengalami kendala studi S3 agar aktif mengajukan riset dan kerja sama luar negeri.

Menanggapi seluruh arahan tersebut, pihak rektorat Undana menyatakan kesiapannya untuk segera memotivasi mahasiswa-mahasiswa terbaik di setiap jurusan sekaligus membenahi fasilitas pendukung kampus agar mampu bersaing secara maksimal pada seleksi mendatang.

Kemitraan akademik ini secara langsung memangkas hambatan keterisolasian akses pendidikan internasional yang selama ini kerap dihadapi mahasiswa di wilayah timur Indonesia. Pembukaan jalur terintegrasi dari jenjang sarjana hingga magister luar negeri tidak hanya memberikan kepastian kualifikasi global bagi peserta didik Undana, tetapi juga menjadi instrumen penciptaan wirausahawan terdidik yang siap memperkuat daya saing ekonomi daerah sekembalinya mereka dari bangku studi. (ben)

Berita Terkait

Undana Bedah Fenomena Viral Di Medsos Serta Dampak Hukum Bagi Masyarakat NTT
Undana Bantu 200 Ekor Ayam Petelur Bagi Jemaat Bolatena, Rote Ndao
Undana Kawal Pembentukan DOB Pantar Di Alor
Undana Dan Pemkab Sikka Perkuat Kerjasama Dalam Bidang Riset Pembangunan Daerah
Undana Dan IFTK Ledalero Bangun Mitra Kerjasama Pendidikan
Undana Edukasi Pencegahan Stunting Bagi Masyarakat
Undana Implementasi Penerapan Sistem Pertanian Terpadu Di Kupang Tengah
Rektor Jefri Balle Evaluasi Tantangan Dihadapi FISIP Undana

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:32

Undana Bedah Fenomena Viral Di Medsos Serta Dampak Hukum Bagi Masyarakat NTT

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:45

Undana Bantu 200 Ekor Ayam Petelur Bagi Jemaat Bolatena, Rote Ndao

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:26

Undana Dan Pemkab Sikka Perkuat Kerjasama Dalam Bidang Riset Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:21

Undana Dan IFTK Ledalero Bangun Mitra Kerjasama Pendidikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 01:13

Undana Edukasi Pencegahan Stunting Bagi Masyarakat

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bantu 200 Ekor Ayam Petelur Bagi Jemaat Bolatena, Rote Ndao

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:45

Pulau Timor

Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT

Senin, 5 Okt 2026 - 20:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Dan IFTK Ledalero Bangun Mitra Kerjasama Pendidikan

Senin, 5 Okt 2026 - 01:21

Undana siapkan fasilitas pendidikan darurat di lokasi bencana gempa bumi di Pulau Flores.

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Siapkan Fasilitas Pendidikan Darurat Bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 2 Sep 2026 - 08:20

Headline news

Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:16

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bedah Fenomena Viral Di Medsos Serta Dampak Hukum Bagi Masyarakat NTT

Jumat, 9 Okt 2026 - 05:32

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Buronan Polres Tasikmalaya Kota Diringkus Di Kabupaten TTS,NTT

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:58