Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Mahasiswa KKN adalah duta Undana di masyarakat sehingga mereka dituntut untuk membawa nama baik Undana selama berkegiatan KKN,” penegasan Prof. Yosep Seran Mau

KUPANG,MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi melepas 485 mahasiswa TA 2026/2027  untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tersebar di enam kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat.

Prosesi pelepasan dipimpin Wakil Rektor I Undana Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., mewakili Rektor Undana, serta dihadiri Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undana Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph.D., Sekretaris LPPM Prof. Dr. Febri Odel Nitbani, S.Si., M.Si., Koordinator KKN Ir. Markus Sinlae, M.Sc.Ag., dan Ketua Tim Kerja KKN Berdampak Ir. Dominggus B. Osa, M.P.

Pelepasan ini menandai dimulainya pengabdian mahasiswa selama dua bulan,  tersebar di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Sikka, dan Kabupaten Sumba Timur.

Kehadiran mahasiswa lintas disiplin ilmu ini memberikan kepastian pendampingan berbasis kebutuhan dasar, seperti penguatan literasi membaca anak, penanganan sampah, pemulihan kesehatan masyarakat, serta pemetaan potensi ekonomi lokal tanpa dibebani oleh program kerja fisik yang bersifat formalitas semata.

Wakil Rektor I Undana Prof. Annytha Detha menegaskan bahwa KKN merupakan momentum utama mahasiswa untuk memverifikasi kebenaran teori dan riset perkuliahan di tengah dinamika masyarakat.

Ia meminta mahasiswa meninggalkan paradigma lama yang berfokus pada pembangunan fisik belakangan seperti pembuatan gapura atau papan nama desa, dan beralih fokus pada pemecahan persoalan mendasar warga. Mahasiswa diinstruksikan untuk memetakan kondisi sosial dan menggali potensi ekonomi desa terlebih dahulu sebelum mengeksekusi program pengabdian.

“Substansi kegiatan KKN bukan hanya kegiatan fisik yang terlihat, tetapi bagaimana mahasiswa membantu mengembangkan sumber daya yang ada di desa. Mahasiswa harus lebih peka melihat persoalan mendasar seperti pendampingan belajar dan membaca anak, pengelolaan sampah, serta pengembangan potensi ekonomi masyarakat,” tegas Wakil Rektor I Undana.

Kepala LPPM Undana Prof. Ir. Yosep Seran Mau, M.Sc., Ph.D., menjelaskan penempatan KKN reguler dipusatkan di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Adapun KKN tematik bidang kesehatan dilaksanakan di Kota Kupang khusus bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter, sedangkan KKN tematik lainnya disebar di Kabupaten Manggarai, TTS, Sikka, dan Sumba Timur. LPPM menekankan bahwa penyusunan program kerja wajib dilakukan secara partisipatif bersama warga dan pemerintah lokal.

“Mahasiswa yang akan KKN di desa diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat di lokasi mitra melalui penyusunan program dan pelaksanaan program secara kolaboratif dan partisipatif untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat,” terang Kepala LPPM Undana.

Selain pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan pemenuhan kompetensi akademis mata kuliah KKN selama dua bulan, LPPM mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga etika, norma, dan tata krama di lingkungan pengabdian. Mahasiswa diminta membangun komunikasi yang santun dengan perangkat desa dan tokoh adat setempat.

Kemampuan beradaptasi dan menghormati kearifan lokal menjadi kunci utama suksesnya penterjemahan ilmu pengetahuan di lapangan.

“Mahasiswa KKN adalah duta Undana di masyarakat sehingga mereka dituntut untuk membawa nama baik Undana selama berkegiatan KKN,” penegasan Prof. Yosep Seran Mau kepada para peserta.

Pelepasan 485 mahasiswa KKN Berdampak ini mempertegas komitmen Undana dalam mendukung percepatan pembangunan daerah di Nusa Tenggara Timur. Undana memastikan pengawasan ketat dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) agar seluruh program kerja berjalan terukur dan tepat sasaran. Melalui sinergi sains dan pengabdian masyarakat ini, Undana siap melahirkan lulusan yang berintegritas, peka sosial, serta mampu menghadirkan solusi konkret demi peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT. (ben)

Berita Terkait

Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa
Undana Wajibkan Seluruh Mahasiswa Ikut KKN Tanpa Terkecuali
Wakil Rektor Undana : Pemilihan Dekan FST Berlangsung Riang Gembira
Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak
Undana Dan IFTK Ledalero Tindak Lanjuti Penguatan Kemitraan
Dr Jacob M. Ratu Terpilih Sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana
Undana Segera Kumpulkan 38 Ribu Alumni Bahas Perumusan Solusi Pembangunan NTT
Tembus 8 Besar SMSI Cup 2026, Tim Bola Voli FKIP Undana Rampungkan Perlawanan Sengit

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:29

Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24

Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:53

Undana Wajibkan Seluruh Mahasiswa Ikut KKN Tanpa Terkecuali

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13

Wakil Rektor Undana : Pemilihan Dekan FST Berlangsung Riang Gembira

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08

Bupati Kupang Dorong Peningkatan Kualitas Genetik Dan Produktivitas Ternak

Berita Terbaru

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Prajurit Yonif Teritorial Meo Mutis Di NTT Harus Mampu Bertempur

Senin, 19 Okt 2026 - 22:41

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Lepas 485 Mahasiswa Peserta KKN Di Enam Kabupaten Di NTT

Senin, 19 Okt 2026 - 22:29

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Apresiasi News Zeland Scholarship Lakukan Evaluasi Program Beasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:24

Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata

Undana Wajibkan Seluruh Mahasiswa Ikut KKN Tanpa Terkecuali

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:53