“Jangan sampai teman-teman yang sudah mendekati masa pensiun belum memperoleh profesor. Karena itu, kami berharap melalui kegiatan seperti ini ada pendampingan sehingga target-target akademik tersebut dapat dicapai,”kata Prof. Dr. Ir. Apris A. Adu
KUPANG,MEDIASINTT.COM – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana (FKM Undana) menjalin kolaborasi strategis dengan FKM Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu guna mendorong dosen dan mahasiswa menembus jurnal bereputasi.
Kerjasma ini ini diwujudkan melalui gelaran workshop bertajuk “Metodologi dan Kiat dalam Penulisan Artikel di Jurnal Bereputasi” sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA) di Aula Lantai III FKM Undana, Rabu (12/8/2026) dengan narasumber, Dekan FKM Unismuh Palu Dr. Ahmad Yani, S.K.M., M.Kes., M.I.Kom.
Workshop yang diikuti jajaran pimpinan FKM Undana, para dosen serta mahasiswa program sarjana, dan magister itu dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis kepada peserta mengenai metodologi penulisan artikel ilmiah, strategi memilih jurnal yang tepat, hingga berbagai kiat agar artikel dapat memenuhi standar jurnal bereputasi.
Dekan FKM Undana, Prof. Dr. Ir. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan, kehadiran Dr. Ahmad Yani, sebagai narasumber yang memiliki pengalaman dalam dunia akademik dan publikasi ilmiah, merupakan kesempatan penting bagi dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka.
“Kami berterima kasih kepada Pak Ahmad Yani yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berbagi dengan kami. Beliau sudah cukup lama kami kenal dan komunikasi yang baik terus terbangun sampai hari ini,” ujarnya.
Prof. Apris berharap workshop tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyampaian materi semata. Para dosen dan mahasiswa diharapkan dapat membawa pulang hasil nyata berupa naskah artikel yang semakin siap untuk dipublikasikan pada jurnal bereputasi.
Ia bahkan mendorong peserta agar tidak ragu melakukan konsultasi dengan narasumber setelah kegiatan berlangsung. Menurutnya, proses menulis artikel ilmiah membutuhkan pendampingan dan perbaikan secara berkelanjutan hingga naskah benar-benar memenuhi standar jurnal yang dituju.
Lebih lanjut, Prof. Apris menekankan pentingnya peningkatan publikasi ilmiah dalam mendukung pengembangan karier akademik para dosen. Produktivitas publikasi, terutama pada jurnal bereputasi, menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan akademik dosen menuju jenjang yang lebih tinggi.
Karena itu, ia berharap para dosen FKM Undana yang telah memiliki pengalaman maupun naskah penelitian dapat terus didorong untuk menghasilkan publikasi berkualitas.
“Jangan sampai teman-teman yang sudah mendekati masa pensiun belum memperoleh profesor. Karena itu, kami berharap melalui kegiatan seperti ini ada pendampingan sehingga target-target akademik tersebut dapat dicapai,” ungkapnya.
Prof. Apris juga menyinggung pentingnya kerja sama antarlembaga perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring akademik. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi lain dapat membuka peluang lebih besar bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian bersama, publikasi, maupun kegiatan akademik lainnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Workshop, Dr. Sintha L. Purimahua, S.KM., M.Kes, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi akademik dosen dan mahasiswa, khususnya dalam bidang penulisan dan publikasi artikel ilmiah.
Peserta yang ditargetkan berjumlah sekitar 50 orang, yang terdiri atas mahasiswa program S1 dan S2 serta para dosen FKM Undana.
Dr. Sintha menyampaikan apresiasi kepada pimpinan FKM Undana yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh persiapan workshop dapat dilakukan dengan baik. Apresiasi juga diberikan kepada Dr. Ahmad Yani yang di tengah kesibukannya bersedia hadir dan berbagi ilmu dengan sivitas akademika FKM Undana.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda penting berupa penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FKM Undana dan FKM Unismuh Palu.
Penandatanganan PKS tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara kedua fakultas.
Selain PKS, kedua pihak juga melakukan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk implementasi dari kerja sama yang telah dibangun.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan kapasitas sivitas akademika.
Melalui workshop dan penguatan kerja sama tersebut, dosen dan mahasiswa tidak hanya didorong untuk menghasilkan penelitian, tetapi juga mampu mengolah hasil penelitian tersebut menjadi artikel ilmiah yang memenuhi standar publikasi jurnal bereputasi, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan reputasi akademik Undana di tingkat nasional maupun internasional. (sel)





