“Penilaian dilakukan secara komprehensif, tidak hanya pada aspek akademik tetapi juga membedah ketangguhan mental, pengalaman klinis, hingga kesiapan pengabdian peserta di daerah,”
KUPANG,MEDIASINTT.COM – Tiga dokter dinyatakan lolos dalam seleksi sebagai mahasiswa untuk mengikuti program pendidikan dokter spesialis (PPDS) TA 2026 di Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Universitas Nusa Cendana (Undana).
Untuk pertama kalinya sejak membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) pada tahun 2026, Undana resmi mengumumkan penerimaan angkatan perdana calon dokter spesialis untuk Program Studi (Prodi) Anestesiologi dan Terapi Intensif serta Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) pada Jumat (7/8/2026).
Pada penerimaan angkatan perdana sebanyak tiga dokter berhasil lolos seleksi yakni dr. Irvan Januard Adoe pada Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif, serta dr. Jefren Evander Bulan dan dr. Elias Winanta Syahputra Ginting pada Prodi Obstetri dan Ginekologi.
Sebelum dinyatakan lulus, para peserta telah melewati rangkaian seleksi ketat termasuk tahapan wawancara bersama tim penguji dan akademisi.
Penilaian dilakukan secara komprehensif, tidak hanya pada aspek akademik tetapi juga membedah ketangguhan mental, pengalaman klinis, hingga kesiapan pengabdian peserta di daerah.
Salah satu peserta yang lulus, dr. Elias Winanta Syahputra Ginting, sebelumnya menyampaikan kesiapannya untuk kembali mengabdi ke Kabupaten Alor setelah menyelesaikan pendidikan spesialisnya nanti.
Hal ini menegaskan bahwa keberadaan PPDS Undana berorientasi langsung pada penguatan layanan medis hingga ke wilayah kepulauan dan pelosok daerah.
Setelah dinyatakan lulus, para calon mahasiswa baru angkatan perdana ini diwajibkan untuk segera menyelesaikan seluruh tahapan pendaftaran ulang dan registrasi akademik. Proses pembayaran biaya pendidikan, yang mencakup SPP, matrikulasi, jas almamater, tes Bahasa Inggris, biaya TKA, hingga biaya pendaftaran, dibuka mulai tanggal 10 hingga 13 Agustus 2026.
Pihak universitas menegaskan bahwa peserta yang tidak melakukan registrasi akademik hingga batas waktu yang ditentukan akan dianggap mengundurkan diri. Untuk mendukung kelancaran proses registrasi, peserta maupun masyarakat dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui website resmi https://bak.undana.ac.id/pengumuman/prog-spesialis/.
Kehadiran angkatan pertama PPDS Undana ini diharapkan menjadi angin segar dan pendorong utama peningkatan mutu layanan medis di NTT. Dengan dimulainya proses pendidikan bagi para dokter spesialis perdana ini, Undana siapmelahirkan tenaga ahli yang siap mengakselerasi penanganan kesehatan ibu dan anak, memperkuat sistem perawatan intensif kritis, serta mewujudkan akses kesehatan yang lebih merata hingga ke pelosok wilayah NTT. (ben)





