Dukung Enterpreneur Universitas, Rektor Undana Resmikan Inkubator Bisnis FEB

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., meresmikan gedung pelayanan Inkubator Bisnis FEB , Senin (17/82026).
Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., meresmikan gedung pelayanan Inkubator Bisnis FEB , Senin (17/82026).

“Namun mari kita jadikan perbedaan sebagai kesatuan. Mari kita lepaskan sekat dan jaga kebersamaan, karena itulah kekuatan utama kita di Undana,” kata Prof Jefri Balle

KUPANG,MEDIASINTT.COM –  Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, melantik Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dr. Rolland E. Fanggidae, SE.,MM  serta meresmikan gedung pelayanan Inkubator Bisnis FEB , Senin (17/82026).

Turut  hadir, Wakil Rektor (WR) I Prof. Dr. drh Annytha I.R. Detha MSi, WR II Prof. Dr. Paul G. Tamelan, MSi, WR III Dr. Rudi Rohi, M. Si, WR IV Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M. Si., M.Sc., PhD, beserta pimpinan fakultas, pasca sarjana, lembaga, biro dan unit lainnya.

Bacaan Lainnya

Selain mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU), inkubator bisnis juga didorong untuk mewujudkan kampus sebagai Enterpreunership University, yang mampu mencetak generasi unggul, berdaya saing dan siap berwirausaha di tengah tantangan zaman.

Rektor  Prof. Jefri Bale menegaskan bahwa jabatan dekan bukanlah sekadar pemimpin, tetapi pelayan.

“Pak Dekan ini bukanlah penguasa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, beliau adalah pelayan. Kata dasarnya sangat bagus, ‘to serve’. Bahkan ada yang lebih tinggi dari itu, yaitu ‘taking care’, bukan hanya melayani, tetapi benar-benar mengurus dan mengayomi apa yang menjadi kebutuhan seluruh warga di sini,” ujar Prof. Jefri.

Rektor mengingatkan bahwa Undana tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen. Menanggapi target besar transformasi Undana dari Satker, BLU, menuju PTN-BH, serta pergeseran menuju Research & Entrepreneurship University hingga World Class University, Prof.Jefri menyebut, sinergi lintas lini menjadi kunci utama.

“Perbedaan pandangan itu niscaya. Namun mari kita jadikan perbedaan sebagai kesatuan. Mari kita lepaskan sekat dan jaga kebersamaan, karena itulah kekuatan utama kita di Undana,” tambahnya.

Menyadari karakter sivitas akademika FEB yang sangat dinamis, Rektor berharap kepemimpinan Dr. Rolland yang dikenal ramah dan murah senyum dapat menghadirkan suasana kerja yang sejuk, damai, serta mendatangkan sukacita. Dinamika yang terjadi di FEB diharapkan dapat diselesaikan secara konstruktif, bukan destruktif.

Menyambut amanah tersebut, Dekan FEB, Dr. Rolland Fanggidae, menegaskan komitmennya untuk langsung menerjemahkan visi besar universitas.

“Tentu saya tidak mungkin berjalan sendiri. Saya sangat membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh keluarga besar FEB Undana. Salah satu langkah konkret awal kami adalah meresmikan Inkubator Bisnis ini untuk mendukung upaya Undana menjadi Entrepreneur University,” tutur Dr. Rolland.

Sementara itu, saat meresmikan gedung pelayanan Inkubator Bisnis FEB, Rektor Prof. Jefri Bale, menekankan agar fasilitas ini tidak sekadar menjadi ruangan megah yang sepi dari aktivitas, melainkan harus hidup menjadi tempat menggembleng kecakapan wirausaha mahasiswa agar mampu mencetak lapangan kerja mandiri.

“Kita tidak hanya ingin mencetak lulusan yang mencari kerja di pemerintahan atau industri, tetapi lulusan yang mampu menciptakan usahanya sendiri. Selain itu, hasil riset dosen dan mahasiswa jangan berhenti di perpustakaan atau laporan akademis, tapi harus dihilirisasi menuju masyarakat dan pasar,” tegas Prof. Jefri.

Ketua Inkubator Bisnis FEB Undana, Clarce Sarliana Maak, S.Si., MM menjelaskan bahwa wadah ini dirancang khusus untuk menjembatani riset akademik dari hulu ke hilir.

“Saat ini sudah ada 4 produk awal yang berhasil dihasilkan dari kolaborasi dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Ke depan, inkubator ini tidak terbatas untuk FEB saja. Kami akan segera menyurati fakultas-fakultas lain, seperti prodi yang membidangi tenun ikat dan potensi lokal lainnya, agar bisa berkolaborasi. Pintu inkubator ini terbuka luas bagi mahasiswa aktif, alumni, hingga pelaku UMKM masyarakat,” jelas Clarche.

Melalui sinergi kepemimpinan yang mengayomi dan hadirnya Inkubator Bisnis ini, FEB Undana optimistis dapat berkontribusi nyata dalam mencetak wirausahawan muda demi mendukung tercapainya World Class- Locally Relevan University. (sel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *