“Proses rekognisi ini baru sebagian dari total beban studi. Besar harapan kami Bapak dan Ibu mampu beradaptasi cepat dengan sistem akademik digital Undana, seperti Siadiknona, serta taat pada kalender akademik,” ujar Prof. Jefri.
KUPANG,MEDIASINTT.COM- Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., memberikan motifasi terhadap 91 mahasiswa angkatan pertama program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) agar mengikuti studi secara bertanggung jawab dan tidak menunda kelulusan.
“ Mahasiswa diminta menunjukkan integritas dan kualitas dengan menyelesaikan kuliah tepat waktu,” kata Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng.,dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan matrikulasi secara daring, Senin (31/8/2026).
Rektor menjelaskan bahwa melalui program ini, pengalaman kerja dan portofolio profesional mahasiswa direkognisi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS) yang sesuai dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).
“Proses rekognisi ini baru sebagian dari total beban studi. Besar harapan kami Bapak dan Ibu mampu beradaptasi cepat dengan sistem akademik digital Undana, seperti Siadiknona, serta taat pada kalender akademik,” ujar Prof. Jefri.
Ia menambahkan, kemudahan jalur RPL hendaknya dimanfaatkan untuk percepatan studi secara bertanggung jawab, bukan malah menunda kelulusan. Mahasiswa diminta menunjukkan integritas dan kualitas dengan menyelesaikan kuliah tepat waktu.
Pembukaan program RPL untuk jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2) ini menjadi momentum penting bagi Undana dalam memperluas akses pendidikan tinggi berbasis pengakuan pengalaman kerja. Kegiatan PKKMB dan matrikulasi digelar guna memperkuat kompetensi dasar mahasiswa sekaligus mempercepat adaptasi terhadap sistem pembelajaran kampus.
Ketua Panitia RPL Undana, Prof. Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si., menjelaskan bahwa pada angkatan pertama ini terdapat 91 peserta yang dinyatakan lulus seleksi. Total beban studi yang berhasil direkognisi mencapai 3.787 SKS yang tersebar di 17 program studi penyelenggara.
Rincian sebaran mahasiswa dan pengakuan SKS meliputi: Jenjang Magister (S2) sebanyak 66 peserta lulus melalui jalur perolehan SKS dengan rata-rata pengakuan 25,0 SKS (rentang 10–32 SKS). Peserta terbanyak berada di Prodi Kesehatan Masyarakat (29 orang) dan Ilmu Hukum (16 orang). Jenjang Sarjana (S1) sebanyak 25 peserta lulus (22 jalur perolehan SKS dan 3 alih jenjang). Rata-rata pengakuan perolehan SKS sebesar 88,7 SKS dan alih jenjang 61,0 SKS. Peserta terbanyak berada di Prodi Ilmu Administrasi Negara (9 orang).
Usai mengikuti PKKMB universitas, mahasiswa baru jalur RPL melanjutkan ke tahap matrikulasi di tingkat fakultas dan program studi. Pembekalan awal ini terbagi dalam lima agenda utama, yakni: orientasi fakultas, orientasi Program Studi, system digital dan layanan akademik, kesiapan belajar mahasiswa, dan agenda teknis matrikulasi. (ben)





