Lakalalantas Di Kota Kupang Pada Juni 2026 Sangat Tinggi

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, Kompol R. Ade Triken Deayomi, S.I.K., M.H. FOTO/MEDIASINTT.COM/BEN

Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, Kompol R. Ade Triken Deayomi, S.I.K., M.H. FOTO/MEDIASINTT.COM/BEN

“Tidak ada orang yang berkendara ingin kecelakaan. Semua pasti ingin berangkat dan pulang dengan selamat. Karena itu, kalau mau selamat ya harus berkendara dengan baik,”kata Kompol  R. Ade Triken Deayomi, S.I.K., M.H

KUPANG, MEDIASINTT.COM  –  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kupang Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat kasus kecelakaan lalulintas yang terjadi pada Juni 2026 sangat tinggi  mencapai 30 kasus lakalantas.

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Kupang selama Juni 2026 menjadi perhatian serius jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kupang Kota. Dalam kurun waktu satu bulan, tercatat sekitar 28 hingga 40 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi, atau rata-rata hampir satu kecelakaan setiap hari.

Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, Kompol  R. Ade Triken Deayomi, S.I.K., M.H., menilai faktor manusia masih menjadi penyebab dominan terjadinya kecelakaan. Salah satu pemicu yang paling sering ditemukan adalah pengendara yang mengemudikan kendaraan dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.

Menurutnya, mengonsumsi minuman beralkohol bukanlah persoalan utama, namun menjadi sangat berbahaya ketika seseorang tetap memaksakan diri mengendarai kendaraan setelah mabuk.

“Kalau menurut saya, kalau memang ada acara atau kegiatan tertentu dan mengonsumsi minuman beralkohol, sebaiknya tidak usah berkendara. Dalam keadaan mabuk tidak boleh mengendarai kendaraan, baik motor maupun mobil,” tegas Ade saat diwawancarai, Senin (6/7/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul tingginya angka kecelakaan yang masih terjadi di Kota Kupang. Ia menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang berangkat dari rumah dengan tujuan mengalami kecelakaan.

“Tidak ada orang yang berkendara ingin kecelakaan. Semua pasti ingin berangkat dan pulang dengan selamat. Karena itu, kalau mau selamat ya harus berkendara dengan baik,” ujarnya.

Selain faktor manusia, Ade mengakui kondisi infrastruktur jalan juga turut memengaruhi tingkat kecelakaan di sejumlah titik di Kota Kupang.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polresta Kupang Kota bersama Direktorat Lalu Lintas Polda NTT telah melakukan survei lapangan terhadap sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan akibat kerusakan jalan.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perhubungan (Dishub), guna mempercepat langkah perbaikan di lapangan.

“Kami sudah melakukan survei bersama Ditlantas, PU, dan Dishub terhadap jalan-jalan yang rusak. Beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kecelakaan sudah menjadi perhatian untuk dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Menurut Ade, meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang tidak diimbangi dengan pengembangan infrastruktur jalan serta masih terbatasnya fasilitas penerangan jalan menjadi tantangan tersendiri dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Memasuki periode Juli hingga Agustus yang ditandai meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas pelajar menjelang tahun ajaran baru, Satlantas Polresta Kupang Kota memperkuat berbagai langkah preventif dan edukatif.

Ade menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan tiga strategi utama, yakni pendekatan preemtif, preventif, dan represif.

Pada aspek preemtif, Satlantas menggencarkan kegiatan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lantas melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah, komunitas pengemudi ojek online, sopir angkutan kota, hingga kelompok masyarakat lainnya.

Sementara pada aspek preventif, patroli siang dan malam terus dilakukan di titik-titik rawan kecelakaan, rawan pelanggaran, serta kawasan yang berpotensi mengalami kemacetan.

Adapun langkah represif dilakukan melalui penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas, termasuk operasi gabungan bersama instansi terkait.

“Kami juga melakukan patroli malam, penertiban knalpot brong, serta hunting system terhadap pelanggaran yang terlihat secara kasat mata, seperti tidak menggunakan helm,” katanya.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, Ade menilai keberhasilan menekan angka kecelakaan tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga pada kesadaran masyarakat sebagai pengguna jalan.

Ia mengingatkan bahwa keselamatan lalu lintas harus dimulai dari disiplin pribadi, mulai dari memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat, tidak mengonsumsi alkohol sebelum berkendara, menggunakan perlengkapan keselamatan, hingga memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.

“Keselamatan itu sebenarnya dimulai dari diri sendiri. Kita harus menyiapkan diri dalam keadaan sadar, tidak mabuk, kendaraan juga harus standar dan layak digunakan. Kalau semua itu dilakukan, risiko kecelakaan bisa ditekan,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas, pesan sederhana yang disampaikan Kasat Lantas Polresta Kupang Kota menjadi pengingat penting bagi masyarakat: jangan biarkan satu keputusan keliru di jalan raya mengakhiri perjalanan hidup yang seharusnya masih panjang. (ben)

Berita Terkait

Tim Voli OJK Gebuk FKIP Undana Dalam Turnamen SMSI Cup 3-0
Buronan Polres Tasikmalaya Kota Diringkus Di Kabupaten TTS,NTT
Enam Tim Elit Bola Voli Kota Kupang Adu Kekuatan Di SMSI Cup Hari Ini
SMKN 5 Kupang Taklukan SMA 5 Dalam Tiga Set
Bank NTT Bungkam PDAM Kupang Dalam SMSI Cup 2026
Pertarungan Sengit, Fatu Mone Bungkam BI Dalam Turnamen SMSI Cup 2026
Pemda NTT Dan PBVSI Apresiasi SMSI Gelar Turnamen Bola Voli
Geliat UMKM Ramaikan Tournamen SMSI Cup 2026

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:51

Tim Voli OJK Gebuk FKIP Undana Dalam Turnamen SMSI Cup 3-0

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:08

Enam Tim Elit Bola Voli Kota Kupang Adu Kekuatan Di SMSI Cup Hari Ini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:35

SMKN 5 Kupang Taklukan SMA 5 Dalam Tiga Set

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:33

Bank NTT Bungkam PDAM Kupang Dalam SMSI Cup 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09

Pertarungan Sengit, Fatu Mone Bungkam BI Dalam Turnamen SMSI Cup 2026

Berita Terbaru

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bantu 200 Ekor Ayam Petelur Bagi Jemaat Bolatena, Rote Ndao

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:45

Pulau Timor

Mega Proyek Patung Kristus Mulai Dibangun Di Semau, NTT

Senin, 5 Okt 2026 - 20:43

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Dan IFTK Ledalero Bangun Mitra Kerjasama Pendidikan

Senin, 5 Okt 2026 - 01:21

Undana siapkan fasilitas pendidikan darurat di lokasi bencana gempa bumi di Pulau Flores.

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Siapkan Fasilitas Pendidikan Darurat Bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 2 Sep 2026 - 08:20

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Tim Voli OJK Gebuk FKIP Undana Dalam Turnamen SMSI Cup 3-0

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:51

Headline news

Dampak Kebakaran Hutan Kota Kupang Dikepung Asap

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:16

UNDANA DALAM PANDANGAN MATA

Undana Bedah Fenomena Viral Di Medsos Serta Dampak Hukum Bagi Masyarakat NTT

Jumat, 9 Okt 2026 - 05:32

BAKU DAPA DI KOTA KUPANG

Buronan Polres Tasikmalaya Kota Diringkus Di Kabupaten TTS,NTT

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:58