KUPANG,MEDIASINTT.COM -Tim bola voli Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) menuntaskan perjalanannya di ajang turnamen SMSI Cup 2026 setelah melakoni laga sengit pada babak delapan besar melawan tim Teratai di Gedung Bahtera Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Selasa (13/10/2026) malam. Kendati harus mengakhiri langkah di babak perempat final usai mengakui keunggulan Teratai dengan skor akhir 0-3 (23-25, 17-25, dan 10-25), skuad FKIP Undana menunjukkan daya juang luar biasa dan mampu mengimbangi permainan ketat, khususnya pada set pembuka.
Raihan ini mempertegas komitmen kampus dalam memfasilitasi minat serta bakat mahasiswa di bidang keolahragaan, melatih ketangguhan mental bertanding di luar akademis, dan membentuk nilai-nilai sportivitas yang tinggi. Penampilan persahabatan serta semangat pantang menyerah tim atlet mahasiswa ini menyajikan hiburan kompetitif yang positif, sekaligus memacu gairah pembinaan prestasi cabang olahraga bola voli generasi muda di Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur.
Pada set pertama, tim FKIP Undana tampil sangat solid dengan menempel ketat perolehan poin tim Teratai hingga memasuki fase krusial. Persaingan perolehan angka berlangsung sengit dan saling mengejar, sehingga peluang FKIP Undana untuk merebut set pembuka tetap terbuka lebar. Namun, ketenangan tim lawan dalam memanfaatkan peluang akhir menyegel set pertama untuk keunggulan Teratai dengan skor tipis 25-23.
Memasuki set kedua, FKIP Undana terus berupaya mengejar ketertinggalan angka meski harus tertinggal 3-8 dan 6-13 pada sesi technical timeout. Babak kedua tersebut akhirnya ditutup dengan skor 25-17 untuk keunggulan Teratai. Pada set ketiga, kendati jarak poin semakin melebar akibat tekanan lawan hingga berakhir dengan skor 10-25, para pemain FKIP Undana tetap menunjukkan semangat kompetitif tinggi dengan menyelesaikan laga hingga poin terakhir.
Pelatih tim bola voli FKIP Undana, Anto Hambabanju, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas daya juang seluruh anak asuhnya di lapangan. Menurutnya, keberhasilan menembus babak delapan besar merupakan raihan membanggakan di tengah keterbatasan komposisi pemain dan masa persiapan yang relatif singkat. Hasil ini dijadikan bahan evaluasi berharga untuk merancang program latihan yang lebih matang menjelang kompetisi berikutnya.
“Teman-teman sudah memberikan yang terbaik di lapangan walaupun dengan materi, pemain yang terbatas, dan persiapan yang singkat. Perjalanan sampai babak delapan besar ini menjadi pengalaman berharga bagi kami dan ke depan kami pasti akan mempersiapkan latihan dengan lebih matang agar tim bisa tampil lebih baik,” ujarnya.
Pemain libero tim FKIP Undana, Baiten Bahan, mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi FKIP Undana
Senada dengan sang pelatih, pemain libero tim FKIP Undana, Baiten Bahan, menegaskan bahwa seluruh anggota tim tidak patah semangat dan justru semakin termotivasi untuk mengasah kemampuan diri. Pengalaman bertanding melawan tim-tim kuat di tingkat daerah memberikan jam terbang serta pelajaran berharga bagi perkembangan performa tim. Dukungan dari civitas akademika menjadi modal moral berharga bagi para atlet mahasiswa untuk kembali berlatih lebih giat.
“Kami tetap bersemangat untuk mengikuti kompetisi berikutnya. Pengalaman bertanding sampai babak delapan besar ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri agar bisa tampil lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Rangkaian laga dalam ajang SMSI Cup 2026 menegaskan posisi Undana sebagai institusi yang secara konsisten mendukung wadah kreativitas dan olahraga mahasiswa. Keikutsertaan aktif FKIP Undana membuktikan bahwa potensi akademisi kampus mampu bersaing secara sehat di arena olahraga publik. Pihak fakultas dan universitas berkomitmen untuk terus memfasilitasi sarana serta pembinaan kegiatan kemahasiswaan.
Dengan selesainya kiprah di babak delapan besar SMSI Cup 2026, tim bola voli FKIP Undana siap melakukan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas tim. Semangat pantang menyerah dan kerja keras yang telah ditunjukkan di lapangan menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter mahasiswa. Melalui persiapan yang lebih terstruktur, skuad FKIP Undana optimis siap kembali melangkah lebih jauh serta mengukir prestasi terbaik pada turnamen-turnamen mendatang.(ben)















