Bupati Dan Wakil Bupati Kupang Kobarkan Nasionalisme Dari Beranda Terdepan NKRI

Bupati Kupang, Yosef Lede, beserta Wakil Bupati Auurum Tiru Eki turun gunung ke wilayah Amfoang untuk menyambangi masyarakat.
Bupati Kupang, Yosef Lede, beserta Wakil Bupati Auurum Tiru Eki turun gunung ke wilayah Amfoang untuk menyambangi masyarakat.

“Apabila ini adalah pesta kemerdekaan, maka harus menghadirkan kegembiraan, sukacita dan kedamaian. Jangan sampai perayaan kemerdekaan justru menimbulkan konflik atau malapetaka. Kita rayakan dengan tertib, aman dan penuh kekeluargaan,” kata Yosef Lede.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Ada yang berbeda dan bersejarah dalam momentum menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026  di Kabupaten Kupang,  Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Tercatat dalam dalam sejarah,  melalui program roadshow kemerdekaan yang digagasi Bupati Kupang, Yosef Lede, beserta Wakil Bupati  Auurum Tiru Eki turun gunung ke wilayah Amfoang untuk menyambangi masyarakat.

Bacaan Lainnya

wilayah Amfoang yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste dipilih menjadi titik awal atau episentrum pembukaan seluruh rangkaian kegiatan road show  yang dipusatkan di Oepoli, Kecamatan Amfoang Timur.

Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Amfoang Timur merupakan wilayah strategis yang berbatasan langsung secara darat dengan negara tetangga, Demokrasi Timor Leste (Enclave Oecusse).

Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa memulai perayaan dari beranda terdepan NKRI membawa pesan moral yang mendalam. Amfoang Timur adalah simbol garda depan pertahanan bangsa yang mencerminkan keteguhan menjaga kedaulatan, persatuan, dan rasa cinta tanah air yang tak luntur oleh jarak.

Semarak Pertandingan Olahraga dan Pesta Rakyat ikut mewarnai Roadshow ini tidak sekadar kunjungan formalitas birokrasi, melainkan pesta rakyat yang melibatkan partisipasi aktif warga.

Di wilayah Amfoang Barat Laut, rombongan Bupati disambut hangat oleh aparat keamanan, termasuk Koramil 1604-03/Naikliu, pihak kecamatan, serta ratusan masyarakat local.

Bupati dan Wakil Bupati membuka secara resmi turnamen bola voli dan berbagai perlombaan tradisional yang  dirancang bukan sekadar mencari pemenang, melainkan sebagai wadah mempererat tali silaturahmi, memupuk sportivitas, dan membakar semangat gotong royong warga pascapandemi maupun tantangan ekonomi daerah.

Pemerataan semangat Kemerdekaan ke PelosokSelama ini, kemeriahan hari kemerdekaan seringkali berpusat di ibu kota kabupaten. Melalui road show serentak yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 7 hingga 17 Agustus 2026  membalikkan paradigma tersebut.

Melalui safari kemerdekaan Bupati Yosef Lede optimistis Kabupaten Kupang dapat melangkah menuju daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.  Setelah membuka rangkaian acara di wilayah utara Amfoang, rombongan akan melanjutkan roadshow ke wilayah-wilayah kecamatan lain sebelum akhirnya menutup seluruh rangkaian pesta kemerdekaan ini di Kecamatan Semau pada tanggal 17 Agustus nanti.

Bagi masyarakat Amfoang, kehadiran pemimpin daerah di tengah-tengah mereka dalam balutan momentum Agustus ini menjadi bukti nyata bahwa wilayah perbatasan tidak pernah dilupakan, melainkan selalu menjadi prioritas utama pembangunan dan simbol kehormatan bangsa.Silakan beri tahu saya jika Anda ingin menyesuaikan tulisan di atas. Saya bisa membantu Anda untuk:

Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan, keputusan menghadirkan rangkaian perayaan kemerdekaan di tingkat kecamatan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus memastikan bahwa semangat kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kemerdekaan yang telah dinikmati selama 81 tahun  menurut Bupati Yosef Lede merupakan anugerah Tuhan sekaligus hasil perjuangan panjang para pahlawan bangsa. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja keras, persatuan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita adalah orang-orang yang menikmati kemerdekaan. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan para pahlawan, merawat kemerdekaan, memelihara persatuan dan kesatuan, serta mengisi kemerdekaan dengan kerja keras dan pembangunan,” kata Bupati Yosef  Lede .

Bupati mengatakan, perayaan kemerdekaan harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersukacita, membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarmasyarakat dari berbagai desa.

“Kalau ini adalah pesta kemerdekaan, maka harus menghadirkan kegembiraan, sukacita dan kedamaian. Jangan sampai perayaan kemerdekaan justru menimbulkan konflik atau malapetaka. Kita rayakan dengan tertib, aman dan penuh kekeluargaan,” kata Yosef Lede.

Selain sebagai ruang kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Kupang melihat pelaksanaan perayaan HUT ke-81 RI di kecamatan sebagai peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

Bupati menilai, kegiatan olahraga, seni budaya, hiburan rakyat dan berbagai kegiatan pendukung lainnya dapat menjadi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk lokal.

Masyarakat didorong untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan membawa dan menjual berbagai produk lokal seperti ubi, pisang, pangan olahan dan hasil pertanian lainnya.

“Kita ingin perayaan kemerdekaan ini memberikan dampak. Bukan hanya masyarakat terhibur, anak-anak muda bisa menyalurkan bakat melalui olahraga dan seni budaya, tetapi pelaku UMKM juga mendapatkan penghasilan. Hasilnya bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan pendidikan anak-anak,” ungkapnya.

Kehadiran kegiatan selama beberapa hari di kecamatan juga diharapkan dapat meningkatkan interaksi sosial, mempertemukan masyarakat dari berbagai desa, memperkuat silaturahmi serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan potensi dan kreativitasnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati Kupang Yosef Lede menyerahkan bantuan kepada anak-anak stunting di Kecamatan Amfoang Tengah dan Amfoang Selatan. Khusus di Kecamatan Amfoang Selatan, Bupati juga menyerahkan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) berupa KTP, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran kepada masyarakat serta melakukan launching Teras Baca.

Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati Kupang meninjau stan UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat dari setiap desa di masing-masing kecamatan yang dikunjungi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung pelayanan publik, peningkatan literasi, serta pengembangan potensi dan ekonomi masyarakat di wilayah Amfoang.

Bupati menambahkan, pemerintah daerah telah berkomitmen untuk mengunjungi seluruh 24 kecamatan dalam rangkaian Road Show Kemerdekaan tahun ini.

Pelaksanaan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat kecamatan juga mendapat apresiasi dan dukungan dari unsur legislatif. Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jan Piter Windy, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bupati dan Wakil Bupati Kupang yang menghadirkan rangkaian perayaan kemerdekaan langsung di tingkat kecamatan.

Ia menilai, keputusan Pemerintah Kabupaten Kupang melaksanakan kegiatan di tingkat kecamatan merupakan kebijakan yang patut diapresiasi karena tidak semua masyarakat memiliki kesempatan untuk hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di ibu kota kabupaten.

Jan Piter juga menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, diperlukan dukungan dan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten serta lembaga legislatif.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap pemerintahan yang sedang berjalan agar berbagai program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap.

“Kita tidak bisa membiarkan pemerintah berjalan sendiri. Dibutuhkan partisipasi, dukungan dan kerja sama dari semua pihak. Mari kita bersama-sama mendukung pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota, untuk menjawab berbagai tantangan yang kita hadapi,” kata Jan Piter.

Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Yudi Lima, mengapresiasi kebijakan Bupati Kupang Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki yang menghadirkan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI langsung di tingkat kecamatan. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan respons terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan agar kemeriahan kemerdekaan dapat dirasakan lebih dekat oleh rakyat.

“Ini langkah yang baik karena masyarakat di kecamatan juga ingin merasakan kemeriahan perayaan kemerdekaan. Kami melihat masyarakat antusias dan senang karena pemerintah hadir langsung bersama mereka. Tentu kami di DPRD mendukung dan akan terus mengawal aspirasi masyarakat,” ujar Yudi.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kupang Ira/Abi Yerusa Sobeukum mengatakan, pelaksanaan perayaan di kecamatan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat dari berbagai desa. Menurutnya, masyarakat menginginkan kegiatan pemerintah yang tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tetapi juga hadir langsung di wilayah kecamatan.

“Ini merupakan aspirasi masyarakat yang perlu kita dengarkan. Masyarakat ingin pemerintah hadir lebih dekat, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk berolahraga, berkesenian dan menampilkan potensi mereka. Kami mengapresiasi langkah Bupati dan Wakil Bupati dan berharap kegiatan seperti ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Senada, Anggota DPRD Kabupaten Kupang Habel Mbate menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan perayaan HUT ke-81 RI di tingkat kecamatan. Ia menilai, selain memperkuat persatuan dan kebersamaan, kegiatan tersebut juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Yang kami lihat, masyarakat sangat antusias. Mereka ingin perayaan kemerdekaan hadir di tengah-tengah mereka. Ini juga menjadi kesempatan bagi UMKM untuk menjual produk lokal dan mendapatkan tambahan pendapatan. Aspirasi seperti ini tentu harus kita dukung bersama,” ujar Habel.

Habel menambahkan, DPRD Kabupaten Kupang siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat.

“Pemerintah dan DPRD harus berjalan bersama. Apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat harus kita perjuangkan secara bersama-sama sesuai dengan kemampuan dan kewenangan masing-masing,” kata Habel Mbate.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *