“Teknologi digital telah menciptakan peluang baru untuk memperluas akses ke layanan keuangan, meningkatkan efisiensi bisnis, mendukung kewirausahaan, memperkuat akuntabilitas, dan menghubungkan masyarakat yang sebelumnya memiliki akses terbatas ke lembaga keuangan formal,” jelas Prof. Jefri Bale.
KUPANG,MEDIASINTT.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Cendana (FEB Undana) menyelenggarakan konferensi internasional The 3rd Conference on Accounting, Management, and Economics (CAME 3) secara hybrid berpusat di Aula Lantai II FEB Undana serta disiarkan melalui Zoom Meeting dan live streaming, Kamis (10/9/2026).
Konferensi internasional dalam rangka perayaan Dies Natalis Undana ke-64 ini mengusung tema “Transforming Accounting, Management, and Economics toward Green Economy and Digital Financial Inclusion for Sustainable Development”.
Forum ini menjadi sarana strategis untuk merespons transisi ekonomi hijau dan perombakan sistem keuangan akibat transformasi digital, sekaligus menghubungkan perspektif global dengan realitas pembangunan daerah agar digitalisasi tidak memicu ketimpangan baru.
Ketua Panitia CAME 3, Juendiny C.E. Tualaka, S.E., M.Ak., dalam laporannya menyampaikan bahwa forum ilmiah ini diikuti oleh 69 presenter yang memaparkan hasil penelitian pada sesi paralel di bidang akuntansi, manajemen, ekonomi, serta inovasi digital.
“Tema tahun ini mencerminkan komitmen kami untuk menciptakan forum akademik yang merespons tantangan kontemporer, khususnya transisi menuju ekonomi hijau, transformasi digital, inklusi keuangan, dan pembangunan berkelanjutan,” ungkap Juendiny.
Ia menambahkan bahwa gelaran ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan universitas untuk memperkuat kapasitas akademik di tingkat internasional.
“Bagi Universitas Nusa Cendana dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, konferensi ini juga merupakan bagian penting dari upaya berkelanjutan kami untuk memperkuat internasionalisasi akademik dan menghubungkan perspektif global dengan realitas serta tantangan pembangunan di daerah kami,” tambah Juendiny.
Saat membuka acara secara resmi, Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menekankan bahwa transformasi digital yang pesat tengah merombak cara masyarakat, organisasi, dan pemerintah dalam berinteraksi dengan sistem keuangan modern.
“Transformasi digital yang pesat sedang merombak cara individu, organisasi, dan pemerintah berinteraksi dengan sistem keuangan. Teknologi digital telah menciptakan peluang baru untuk memperluas akses ke layanan keuangan, meningkatkan efisiensi bisnis, mendukung kewirausahaan, memperkuat akuntabilitas, dan menghubungkan masyarakat yang sebelumnya memiliki akses terbatas ke lembaga keuangan formal,” jelas Prof. Jefri Bale.
Lebih lanjut, Prof. Jefri Bale mengingatkan bahwa penguatan literasi dan kelembagaan menjadi syarat mutlak agar akses keuangan digital dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Namun, transformasi digital juga harus dipenuhi oleh literasi keuangan, kesiapan kelembagaan, tata kelola dan perlindungan yang bertanggung jawab, akses yang setara, serta kebijakan yang inklusif. Digital tidak boleh menciptakan bentuk ketimpangan baru, sebaliknya, digital harus menjadi instrumen agar peluang ekonomi dapat lebih diakses oleh masyarakat,” tegas Rektor Undana.
Konferensi internasional ini menghadirkan lima pembicara utama dari berbagai negara, yaitu Farahnaz Quader, Ph.D. (RMIT University, Australia), Prof. Dr. Nor Balkish Zakaria (Universiti Teknologi MARA, Malaysia), Prof. Dr. Nguyen Thi Hong Thuy (Vietnam National University, Vietnam), Bobur Sobirov, Ph.D. (Tashkent State University of Economics, Uzbekistan), Moni W. Muskanan, S.E., M.P.A., Ph.D. (Universitas Nusa Cendana, Indonesia),Moni W. Muskanan, S.E., M.P.A., Ph.D, Dosen Prodi Ilmu Manajemen.
Melalui CAME 3, FEB Undana berharap dapat memicu lahirnya kerangka kerja baru dan jejaring kerja sama riset internasional secara berkala. Upaya ini menjadi bentuk kontribusi nyata para akademisi dalam mengawal transisi ekonomi hijau serta perluasan inklusi keuangan digital di tingkat regional dan internasional. (ben)





