Perkuat Ekosistem Kampus, Undana Gelar Pontuak Festival 2026

“Kerja sama harus memegang prinsip setara, berkelanjutan, serta saling menguntungkan demi memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Prof. Jefri Bale.

KUPANG,MEDIASINTT.COM –  Universitas Nusa Cendana (Undana) bakal menggelar Pontuak Festival 2026 di Grha Cendana, Kupang, pada 29–30 Oktober 2026 sebagai upaya untuk memperkuat ekosistem kampus.

Bacaan Lainnya

Hajatan tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-64 Undana ini dirancang sebagai ruang kolaborasi nyata antara perguruan tinggi, mahasiswa, alumni, serta dunia usaha dan industri.

Langkah akselerasi kemitraan ini difokuskan untuk memangkas jarak interaksi antar-pemangku kepentingan, memperkuat ekosistem kampus yang inklusif, serta mempersiapkan angkatan kerja muda NTT dalam menghadapi puncak bonus demografi 2045.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa kampus yang dihuni sekitar 35.000 mahasiswa serta 2.500–2.700 dosen dan pegawai ini sedang melangsungkan proses transformasi menuju World Class-Locally Relevant University. Visi tersebut diwujudkan melalui perbaikan tata kelola menuju favorable governance dan kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Kerja sama harus memegang prinsip setara, berkelanjutan, serta saling menguntungkan demi memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Prof. Jefri Bale.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Rudi Rohi, S.H., M.Si., menggarisbawahi pentingnya wadah festival ini untuk menghubungkan mahasiswa dengan para mitra kerja.

“Selama ini masih ada jarak yang cukup lebar antara mahasiswa, alumni, dan mitra. Melalui kegiatan tahunan Pontuak Festival, kami mencoba bridging, menghubungkan dan saling mengisi dalam kolaborasi di sejumlah aktivitas yang lebih rileks,” ujar Dr. Rudi Rohi.

Pontuak Festival 2026 akan diisi dengan serangkaian kegiatan akademik, olahraga, seni, pengembangan soft skill, pameran UMKM, Student Expo, Undana Night, hingga penandatanganan kerja sama baru. Sebagai bentuk apresiasi, Undana akan menganugerahkan Partnership Award pada malam puncak di akhir Oktober, di mana mahasiswa terlibat langsung dalam menilai kontribusi para mitra.

Bank Mandiri dan Bank NTT: Berkomitmen mendampingi UMKM mahasiswa serta menyiapkan program perencanaan masa pensiun bagi dosen dan pegawai.

Mandiri Taspen Menawarkan program pembinaan wirausaha skala UMKM maupun besar bagi ASN dan dosen yang memasuki masa persiapan pensiun.

Sementara itu pihak BTN menyiapkan program khusus hunian bagi dosen muda sejak awal masa kerja., sedangkan  Bank Niaga Kupang mendorong literasi transaksi digital berbasis QRIS di UMKM kampus, menyediakan vending machine BPU Undana, memfasilitasi penjaringan alumni via platform olahraga padel, serta memberikan asuransi kecelakaan gratis bagi dosen.

Merespons berbagai gagasan mitra, Wakil Rektor IV Undana, Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya penerjemahan visi kampus agar memberikan dampak nyata bagi 45 persen angkatan kerja muda NTT.

“Tiga fokus utama yang akan diejawantahkan bersama mitra meliputi program NTT Talent & Future Leader melalui magang dan pelatihan digital/kewirausahaan, pembentukan pusat kajian NTT Economic & Policy Brief untuk riset kebijakan Pemprov dan perbankan, serta program beasiswa terintegrasi mentoring hingga penyaluran kerja,” terang Prof. Philiphi.

Rangkaian forum sosialisasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara pimpinan universitas dan mitra industri untuk menyukseskan Pontuak Festival 2026, sekaligus membangun ekosistem pendidikan tinggi NTT yang inklusif, berdampak, dan berdaya saing global. (ben)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *